Berita

Warga Bilang Pemotor Melintas di Trotoar Jl Sentul karena Putaran Balik Jauh

Warga Bilang Pemotor Melintas di Trotoar - Fenomena pengendara motor yang menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif semakin sering terlihat di kawasan

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Pemotor Melintas Trotoar Jalan Sentul Karena Putaran Balik Terlalu Jauh
  2. Related Reading

Pemotor Melintas Trotoar Jalan Sentul Karena Putaran Balik Terlalu Jauh

Fenomena Pemotor di Trotoar yang Mulai Merusak Permukaan

Wahanaberita.com – Warga Bilang Pemotor Melintas di Trotoar – Fenomena pengendara motor yang menggunakan trotoar sebagai jalur alternatif semakin sering terlihat di kawasan Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kondisi trotoar yang baru saja selesai direnovasi kini terlihat rusak parah akibat terus-menerus dilintasi kendaraan roda dua. Ahmad, seorang warga setempat yang berusia 70 tahun, menceritakan bahwa hal ini sudah menjadi pemandangan yang sangat biasa bagi masyarakat sekitar.

Menurut Ahmad, para pengendara motor cenderung memilih jalur trotoar daripada harus memutar balik ke arah lain. “Sudah biasa, mungkin malas muter karena jauh. Iya saya pagi di sini terus udah biasa (lihatnya),” jelas Ahmad saat ditemui detikcom.

Pantauan yang dilakukan menunjukkan bahwa aktivitas pemotor di trotoar ini terjadi terutama pada pagi hari, tepatnya saat jam keberangkatan siswa-siswa menuju sekolah. Mulai pukul 06.30 WIB, pengendara motor terus melintas dengan interval beberapa menit sekali. Trotoar yang sebelumnya terlihat mulus kini dipenuhi pecahan batuan dan potongan-potongan yang berserakan di permukaan.

Amir Jelaskan Alasan Pemotor Lebih Suka Trotoar Daripada Putaran Balik

Amir, warga berusia 58 tahun yang dikenal sebagai pedagang batu akik di lokasi tersebut sejak lama, memberikan penjelasan lebih detail mengenai fenomena ini. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar pemotor yang melintas di trotoar adalah orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah menengah pertama yang terletak di belakang perumahan setempat.

“Ada SMP belakang perumahan sini. Iya, nanti kalau muter mah jauh. Lewat sini (trotoar) saja terus,” kata Amir pada Kamis (6/8/2026).

Menurut Amir, kehadiran petugas lalu lintas di sekitar lokasi memang bisa menjadi solusi sementara. Namun, efeknya hanya bersifat temporer. “Kalau ada polisi mah nggak boleh, dijaga di sini juga. Kalau umpama polisi ada di situ mah sampai sini aja (tidak sampai trotoar) semua motor mah,” ungkapnya sambil menunjukkan arah keberadaan petugas.

“Memang baru-baru ini aja (rusaknya). Baru dibangun aja udah pada itu rusak soalnya kan motor masuk ke situ semua. Jadi kalau ada polisi doang nggak bisa,” imbuhnya.

Amir juga menambahkan bahwa selain pemotor yang mengantar anak sekolah, kadang-kadang ada juga pedagang keliling seperti tukang tempe yang memanfaatkan trotoar sebagai jalur alternatif. Ia merasa kecewa karena trotoar yang baru saja dibangun kini rusak parah dalam waktu yang relatif singkat.

Dampak dan Solusi untuk Masalah Pemotor di Trotoar Sentul

Ahmad mengonfirmasi bahwa yang paling banyak melintas di trotoar adalah para orang tua yang mengantar pelajar ke sekolah. Bagi dia, pemandangan ini sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga setempat. Ia berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini.

Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang lebih jelas di area tersebut. Selain itu, penambahan petugas lalu lintas pada jam-jam tertentu juga bisa membantu mengurangi jumlah pemotor yang melintas di trotoar. Masyarakat juga diharapkan lebih peduli terhadap fasilitas umum yang telah disediakan untuk kenyamanan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kondisi jalan di kawasan Sentul, pembaca dapat mengunjungi halaman berita Jawa Barat detikcom. Sementara itu, untuk mengetahui perkembangan terbaru mengenai infrastruktur jalan di Bogor, silakan cek berita Bogor terbaru.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pemotor di Trotoar Sentul

1. Mengapa pemotor lebih memilih melintas di trotoar daripada memutar balik? Pemotor memilih trotoar karena jarak putaran balik yang mereka harus tempuh dianggap terlalu jauh. Hal ini terutama terjadi pada pagi hari saat mengantar anak sekolah.

2. Kapan waktu tersibuk pemotor melintas di trotoar Jalan Alternatif Sentul? Waktu tersibuk adalah pada pagi hari mulai pukul 06.30 WIB, saat jam keberangkatan siswa menuju sekolah.

3. Apakah ada sanksi bagi pemotor yang melintas di trotoar? Saat petugas lalu lintas hadir, pemotor cenderung tidak berani melintas di trotoar. Namun, tanpa kehadiran petugas, pelanggaran ini masih sering terjadi.

4. Bagaimana kondisi trotoar setelah beberapa bulan dilintasi pemotor? Trotoar yang baru saja direnovasi kini terlihat rusak parah dengan pecahan batuan yang berserakan di permukaan.

5. Siapa saja yang selain pemotor sekolah yang melintas di trotoar? Selain pemotor yang mengantar anak sekolah, pedagang keliling seperti tukang tempe juga kadang memanfaatkan trotoar sebagai jalur alternatif.

Leave a Comment