Berita

Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang Berujung Tewas Terbakar

Ketapang, Kalimantan Barat mencatat satu korban jiwa akibat kebakaran hutan dan lahan. Taufik Hidayat, pemuda berusia 26 tahun, meninggal dunia dalam kondisi

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Warga Ketapang Tewas Terbakar Setelah Menerobos Asap Karhutla
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Warga Ketapang Tewas Terbakar Setelah Menerobos Asap Karhutla

Wahanaberita.com – Ketapang, Kalimantan Barat mencatat satu korban jiwa akibat kebakaran hutan dan lahan. Taufik Hidayat, pemuda berusia 26 tahun, meninggal dunia dalam kondisi terbakar setelah peristiwa yang diduga terjadi saat ia melewati kawasan berasap tebal.

Berdasarkan laporan Antara pada Kamis (6/8/2026), Kepala BPBD Kabupaten Ketapang, Yunifar Purwantoro, menjelaskan bahwa korban sedang dalam perjalanan pulang ketika kejadian berlangsung. Asap yang menyelimuti area tersebut diduga menyebabkan korban kekurangan oksigen hingga akhirnya pingsan.

“Korban diduga menerobos kepulan asap saat hendak pulang. Kemungkinan karena kekurangan oksigen korban pingsan,” ujar Yunifar.

Menurut keterangan resmi, pada Selasa malam (4/8) korban diperkirakan terjatuh saat melintasi wilayah yang dipenuhi asap. Jatuhnya korban ke tepi jalan yang dilalap api menjadi penyebab kematiannya. Api yang membakar di kedua sisi jalan membuat jenazah ditemukan dalam keadaan terbakar.

“Kemudian di sisi kanan dan kiri jalan terdapat api sehingga korban meninggal dalam keadaan terbakar,” tambahnya.

Laporan Korban Tambahan dan Upaya Pemadaman

Selain korban jiwa, BPBD juga menerima informasi mengenai seorang warga lanjut usia yang mengalami luka bakar. Orang tua tersebut telah dievakuasi menuju Rumah Sakit dr Agoesdjam Ketapang untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.

Yunifar menyampaikan bahwa kondisi karhutla di wilayah Ketapang masih belum sepenuhnya terkendali. Tim gabungan terus melakukan operasi pemadaman sejak dini hari dan kembali dikerahkan ke lapangan pada pagi hari. Helikopter water bombing juga telah diaktifkan untuk mendukung upaya pemadaman di berbagai titik prioritas.

Dua kawasan yang mendapat perhatian khusus adalah Desa Pelang serta Bukit Gunung Skuri yang terletak di Kecamatan Sungai Laur. Kedua lokasi ini dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap penyebaran api.

BPBD memperkirakan luas lahan terbakar di Desa Pelang sudah melampaui 40 hektare. Kendala utama yang dihadapi tim pemadam adalah keterbatasan sumber air di lokasi kebakaran. Operasi water bombing menjadi solusi penting terutama untuk area yang sulit dijangkau oleh tim darat.

“Kendala utama di lapangan adalah sumber air yang sangat terbatas. Karena itu, operasi ‘water bombing’ sangat dibutuhkan, terutama di lokasi yang sulit dijangkau oleh tim darat,” jelas Yunifar.

Titik-titik kebakaran telah teridentifikasi di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Ketapang. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan metode pembakaran. Masyarakat juga diminta segera melaporkan temuan titik api kepada petugas guna mencegah penyebaran kebakaran yang lebih luas.

Frequently Asked Questions

What is Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang?

Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang matter?

Kronologi Warga Terobos Asap Karhutla di Ketapang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment