Berita

Visit Agenda: Rekor Terpanjang Dunia, Kue Ketan Talam Durian Jadi Ikon Kuliner Pekanbaru

rian Pecahkan Rekor Dunia, Jadi Ikon Pekanbaru dalam Visit Agenda Visit Agenda mempersembahkan momen spesial yang memperkuat identitas Kota Pekanbaru sebagai

Desk Berita
Published Juni 22, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Kue Ketan Talam Durian Pecahkan Rekor Dunia, Jadi Ikon Pekanbaru dalam Visit Agenda

Visit Agenda mempersembahkan momen spesial yang memperkuat identitas Kota Pekanbaru sebagai destinasi unik berbasis budaya dan kuliner. Dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota ke-242, Pemerintah Kota Pekanbaru secara resmi mengumumkan kue Ketan Talam Durian sebagai rekor dunia terpanjang, setelah berhasil mengukir sejarah dengan kue yang mencapai panjang 1 kilometer. Pengakuan ini diberikan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yang memastikan keunikan kreasi ini sebagai simbol kekayaan rasa dan budaya Melayu yang melekat pada kota berjuluk “Kota Seribu Durian” tersebut.

Pengembangan Ikon Budaya dan Kuliner

Kue Ketan Talam Durian, yang merupakan variasi tradisional dari kue ketan talam, kini dikenalkan sebagai ikon kuliner khas Pekanbaru. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh tokoh-tokoh nasional seperti Anggota DPR RI dan Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade, kue ini diusung sebagai bentuk apresiasi terhadap warisan budaya serta hasil pertanian unggulan provinsi, khususnya durian. Sebagai perbandingan, kota-kota lain seperti Palembang dengan pempek, Yogyakarta dengan bakpia, dan Medan dengan bika ambon, turut dikenang melalui makanan khas mereka. Dengan Visit Agenda, Pekanbaru berharap menjadi lebih dikenal melalui kue yang menggabungkan rasa durian dan kearifan lokal.

Acara ini tidak hanya menampilkan kue dengan panjang mencapai 1 kilometer, tetapi juga menyediakan 3.000 durian gratis kepada masyarakat. Tak hanya sebagai bentuk pesta rasa, kue ini juga mencerminkan upaya memperkenalkan produk lokal kepada seluruh lapisan masyarakat. Lokasi acara, Jalan Jenderal Sudirman, menjadi tempat yang paling ramai sepanjang hari, dengan peserta dari berbagai daerah di Riau, bahkan luar provinsi. Dengan Visit Agenda, Pekanbaru ingin memperkuat hubungan antara kehidupan sehari-hari dan pengakuan nasional.

Peran Visit Agenda dalam Membangun Identitas Kota

Kehadiran kue Ketan Talam Durian dalam Visit Agenda menunjukkan bagaimana kota ini menjadikan budaya sebagai fondasi pengembangan pariwisata. Event ini tidak hanya menyajikan pemandangan menarik, tetapi juga mengajak masyarakat merasakan eksperimen rasa yang memadukan ketan, gula merah, dan durian. Proses pembuatan kue yang melibatkan ratusan pelaku UMKM lokal menjadi bagian dari upaya membangun ekonomi kreatif, yang saat ini menjadi prioritas kota. Melalui rekor ini, Pekanbaru berharap dapat meningkatkan nilai ekonomi dari produk unggulan mereka.

Antusiasme masyarakat justru melebihi proyeksi panitia. Awalnya, acara diestimasi hanya bisa dihadiri 5.000 hingga 10.000 orang, tetapi jumlah peserta akhirnya mencapai lebih dari 80.000 orang. Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan bahwa ini adalah hadiah spesial untuk masyarakat Pekanbaru, sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat berkarya. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengakui bahwa ada sedikit ketidaknyamanan, seperti kemacetan di pagi hari dan beberapa peserta yang belum sempat merasakan kue atau durian. Meski demikian, event ini tetap menjadi pembicaraan hangat dalam lingkaran Visit Agenda.

“Kue Ketan Talam Durian ini bukan hanya sekadar makanan, tapi juga menjadi simbol kebanggaan masyarakat Pekanbaru. Tujuan kami adalah membangun rasa bangga terhadap kuliner tradisional, sekaligus menjadikan Visit Agenda sebagai ajang promosi pariwisata yang berkelanjutan,” ujar Agung Nugroho. Ia menambahkan bahwa kue ini diharapkan bisa menjadi daya tarik baru, mengingat durian menjadi icon unik yang khas dari kota ini.

Proses pembuatan kue Ketan Talam Durian juga menjadi daya tarik tersendiri. Kue ini dibuat dengan teknik tradisional yang diadaptasi menggunakan bahan-bahan modern, tetapi tetap mempertahankan cita rasa khas Melayu. Dengan kerja sama dari pengusaha kue lokal, pengakuan internasional ini dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan promosi kota. Visit Agenda tahun ini, secara khusus, menjadi momentum yang menyejukkan citra Pekanbaru di mata dunia.

Dalam keseluruhan kegiatan, Visit Agenda menggabungkan unsur budaya, ekonomi, dan pariwisata. Kue Ketan Talam Durian, dengan rekor terpanjangnya, menjadi bukti bahwa kota ini mampu menciptakan inovasi yang tidak menghilangkan nilai tradisional. Selain itu, event ini juga menjadi ajang diskusi tentang potensi pengembangan kuliner tradisional menjadi industri besar. Dengan Visit Agenda, Pekanbaru semakin bersemangat dalam menyambut kunjungan wisatawan, sekaligus menjaga keaslian budaya mereka.

“Kami bersyukur atas dukungan masyarakat dan pelaku UMKM dalam membuat kue ini. Visit Agenda tahun ini membuktikan bahwa Pekanbaru bisa menawarkan sesuatu yang berbeda, sekaligus memperkuat identitas kota,” tambah Agung Nugroho. Ia berharap, melalui rekor ini, kue Ketan Talam Durian bisa menjadi daya tarik yang meningkatkan perekonomian kota. Tidak hanya itu, kue ini juga diharapkan menjadi bagian dari identitas Pekanbaru yang tak tergantikan, seperti halnya Visite Agenda yang terus berkembang.

Leave a Comment