Visit Agenda: 4 Pelaku Coba Bobol Rumah di Depok, Kabur Usai Dipergoki Warga
Visit Agenda – Sebuah kejadian pencurian di Gang Modis, Sawangan, Depok, Jawa Barat, terungkap melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) yang menjadi sorotan publik. Keempat pelaku mencoba merusak pintu rumah korban namun langsung kabur setelah dipergoki warga. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 5 Juni 2026, sekitar pukul 14.17 WIB, dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial setelah diunggah oleh warga setempat.
Detil Kejadian dan Saksi Mata
Pada saat kejadian, dua saksi yang sedang bekerja di sekitar area mengamati situasi yang mencurigakan. Salah satu dari mereka menerima panggilan dari asisten rumah tangga (ART) korban yang melaporkan kehadiran orang tak dikenal di depan rumah. Setelah memastikan adanya aktivitas mencurigakan, keduanya bergerak untuk mengecek lebih lanjut.
Dari video yang diunggah, terlihat empat orang berusaha memasuki bangunan. Dua di antaranya berada di dalam rumah sementara dua lainnya berada di luar. Saksi yang datang langsung bertanya kepada para pelaku tentang tujuan mereka, yang memicu adu mulut hingga berkembang menjadi perkelahian. Saksi tersebut juga melihat salah satu pelaku membawa alat seperti obeng panjang dan tangan kanan di belakang pinggang.
Setelah melihat gerakan para pelaku, saksi spontan berteriak “maling” dan memulai pertukaran batu dengan para pelaku. Tindakan ini menyebabkan dua orang pelaku di dalam rumah segera keluar, sehingga total keempat pelaku langsung melarikan diri. Mereka kabur menggunakan dua unit sepeda motor, dengan kecepatan tinggi menuju arah yang tidak diketahui.
Proses Investigasi dan Dampak Insiden
Korban mengalami kerugian sebesar Rp 4 juta akibat kerusakan pada smart lock pintu yang diperparah oleh tindakan para pelaku. Setelah insiden terjadi, korban segera melaporkan ke Polsek Bojongsari untuk investigasi lebih lanjut. Polisi melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari saksi mata yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.
AKP Hendra, Kasi Humas Polres Metro Depok, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh ketidaktahuan pelaku tentang keberadaan warga di sekitar rumah. “Para terlapor berjumlah dua orang di depan rumah pelapor dan bertanya maksud kehadiran mereka. Saat terlihat bergerak, saksi langsung berteriak ‘maling’ dan memulai pertukaran batu,” tutur AKP Hendra dalam pernyataannya, Selasa (9/6).
Proses investigasi sedang berlangsung untuk mengungkap identitas pelaku serta motif pencurian. Polisi juga memeriksa kondisi tempat kejadian perkara guna menemukan bukti-bukti tambahan. Selain itu, pihak kepolisian menyarankan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan sekitar, terutama saat malam hari atau saat sedang tidak dijaga.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga Depok untuk tetap waspada terhadap tindakan kriminal. Beberapa warga setempat mengunggah video kejadian ke media sosial, memicu peningkatan kepedulian terhadap keamanan rumah. Selain itu, warga juga menyarankan penggunaan alat keamanan seperti CCTV dan sistem sensor gerak untuk mencegah insiden serupa terulang.
Visit Agenda – Keseluruhan kejadian menunjukkan bagaimana warga aktif dalam mempercepat proses penegakan hukum. Dengan bantuan CCTV, polisi dapat memproses pelaku lebih cepat. Kondisi ini juga memperkuat pentingnya teknologi modern dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Selain itu, kejadian ini menarik perhatian masyarakat terhadap perlunya kolaborasi antara warga dan pihak berwenang dalam menghadapi tindakan kriminal.
