Internasional

Panas! Saudi Serang Fasilitas Telekomunikasi Houthi di Yaman

Koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi kembali melakukan serangan udara terhadap fasilitas telekomunikasi milik kelompok Houthi di Yaman. Serangan ini

Desk Internasional
Published Juli 25, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com

Panas Saudi Serang Fasilitas Telekomunikasi Houthi di Yaman

Wahanaberita.com – Koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi kembali melakukan serangan udara terhadap fasilitas telekomunikasi milik kelompok Houthi di Yaman. Serangan ini merupakan bagian dari upaya untuk menghancurkan target-target yang dinilai mengancam pelayaran komersial di perairan Laut Merah. Menurut laporan yang dihimpun, serangan udara tersebut berhasil menargetkan situs-situs militer Houthi yang terhubung dengan infrastruktur komunikasi strategis. Kelompok Houthi sendiri melaporkan bahwa serangan ini menyebabkan dua orang terluka, termasuk seorang pekerja dan seorang wanita.

Detail Serangan dan Target yang Dihancurkan

Televisi Al Arabiya melaporkan melalui unggahan di platform X bahwa situs militer Houthi secara spesifik ditargetkan di provinsi Hodeida. Target-target yang dihancurkan dalam operasi ini memiliki kaitan langsung dengan ancaman terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Laut Merah. Penting untuk dicatat bahwa pelabuhan Hodeida di Yaman tidak menjadi sasaran dalam serangan ini dan tetap terbuka untuk navigasi kapal-kapal dagang.

Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki, menjelaskan bahwa serangan ini merupakan respons langsung terhadap tindakan Houthi yang telah menyerang kapal-kapal di Laut Merah. Dalam pernyataannya di X, al-Maliki menyebut militer Houthi sebagai kelompok teroris yang secara konsisten menargetkan kapal-kapal komersial. Ia menambahkan bahwa koalisi telah melakukan respons yang tegas dan kuat terhadap provokasi tersebut.

"Situs militer Houthi ditargetkan di provinsi Hodeida… target yang dihancurkan terkait dengan ancaman terhadap kapal komersial di Laut Merah," kata televisi Al Arabiya dalam unggahan di X.

Menurut al-Maliki, fasilitas-fasilitas yang diserang merupakan situs militer Houthi yang digunakan untuk mengancam pelayaran di Laut Merah. Ia juga menegaskan bahwa respons militer yang dilakukan telah berakhir, menandakan bahwa operasi serangan telah selesai dilaksanakan. Media Houthi di Yaman melaporkan bahwa dua orang terluka akibat serangan udara Saudi. Korban pertama adalah seorang pekerja di kota Hodeida, sementara korban kedua adalah seorang wanita yang berada di pulau Kamaran.

Dampak Serangan terhadap Infrastruktur dan Pelayaran

Seorang pekerja di gedung telekomunikasi dilaporkan terluka dalam agresi Saudi di kota Hodeida, sebagaimana dikonfirmasi oleh televisi al-Masirah. Serangan ini menyoroti pentingnya fasilitas telekomunikasi dalam operasional militer Houthi. Dengan dihancurkannya fasilitas-fasilitas ini, koalisi berharap dapat melemahkan kemampuan Houthi dalam mengkoordinasikan serangan terhadap kapal-kapal internasional. Peluang untuk memulihkan stabilitas di Laut Merah semakin terbuka setelah serangan ini, mengingat pelabuhan Hodeida tetap beroperasi normal.

Operasi militer yang dilakukan koalisi pimpinan Saudi ini menunjukkan komitmen untuk melindungi kepentingan pelayaran global. Dengan menargetkan fasilitas telekomunikasi dan situs militer, langkah ini diharapkan dapat mengurangi ancaman yang terus-menerus dihadapi oleh kapal-kapal dagang. Serangan terhadap fasilitas telekomunikasi juga berdampak pada kemampuan komunikasi Houthi dalam mengkoordinasikan aksi-aksi mereka di masa depan.

Leave a Comment