Berita

8 Siswa SMA Unggulan CT ARSA Jadi Mahasiswa ITB 2026, Bertambah Dibanding 2025

Sebanyak delapan pelajar dari SMA Unggulan CT ARSA Foundation telah resmi ditetapkan sebagai mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung untuk tahun akademik

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. 8 Siswa SMA Unggulan CT ARSA Masuk ITB 2026, Naik dari Tahun Lalu
  2. Related Reading

8 Siswa SMA Unggulan CT ARSA Masuk ITB 2026, Naik dari Tahun Lalu

Wahanaberita.com – Sebanyak delapan pelajar dari SMA Unggulan CT ARSA Foundation telah resmi ditetapkan sebagai mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung untuk tahun akademik 2026. Pencapaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus membuktikan kualitas pendidikan yang diberikan oleh yayasan filantropi tersebut. Kedelapan siswa ini bergabung dengan total 5.468 mahasiswa baru jenjang sarjana yang diresmikan melalui Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru.

Upacara pelantikan para mahasiswa baru berlangsung di Sasana Budaya Ganesha atau yang dikenal dengan nama Sabuga, Bandung, pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Kehadiran mereka semakin memperkaya sejarah panjang SMA Unggulan CT ARSA dalam menghasilkan lulusan yang diterima di perguruan tinggi terbaik Indonesia. Prestasi ini juga menjadi bukti nyata komitmen yayasan dalam memberikan pendidikan berkualitas tanpa biaya bagi siswa berprestasi.

Program Pendidikan Gratis yang Berdampak Luas

SMA Unggulan CT ARSA Foundation mengelola dua lokasi kampus yang tersebar di Indonesia. Kampus pertama berada di Deli Serdang, Sumatera Utara, sementara kampus kedua terletak di Sukoharjo, Jawa Tengah. Kedua kampus ini menjalankan program pendidikan gratis yang menjangkau siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu hingga mereka menyelesaikan pendidikan tinggi.

Hingga saat ini, ribuan lulusan dari kedua kampus telah berhasil melanjutkan studi ke berbagai perguruan tinggi negeri ternama. Institusi seperti ITB, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Padjadjaran menjadi pilihan utama para lulusan CT ARSA. Konsistensi prestasi ini menunjukkan bahwa program pendidikan gratis yang dijalankan yayasan telah memberikan dampak positif yang signifikan.

Rektor ITB Apresiasi Peningkatan Penerimaan Siswa CT ARSA

Rektor ITB, Tatacipta Dirgantara, secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap pencapaian para siswa. Ia menekankan bahwa jumlah siswa SMA Unggulan CT ARSA yang diterima di ITB terus mengalami peningkatan yang menggembirakan setiap tahunnya.

“Ada delapan yang diterima tahun ini, tahun lalu itu masih lebih sedikit. Jadi jumlahnya semakin bertambah,” ujar Tatacipta Dirgantara usai Sidang Terbuka PMB ITB, sebagaimana dilansir detikJabar.

Tatacipta menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari konsistensi CT ARSA Foundation dalam membina siswa agar mampu bersaing di kancah nasional. Ia juga menyebutkan bahwa ITB sebelumnya telah menerima lulusan CT ARSA yang menyelesaikan studi dengan prestasi membanggakan dalam waktu singkat.

“Bulan April yang lalu juga ada alumni dari CT ARSA Foundation yang selesai 3,5 tahun dengan hasil yang luar biasa. Saya kira itu fakta yang sangat membahagiakan. Tentu saja keberadaan filantropis-filantropis di Indonesia itu sangat dibutuhkan, semakin banyak semakin baik,” tambahnya.

Tingkat Persaingan Masuk ITB yang Sangat Ketat

Rektor ITB menjelaskan bahwa tingkat persaingan untuk masuk ITB tahun ini mencapai level yang sangat tinggi. Dari seluruh pendaftar yang mendaftar, hanya sebagian kecil saja yang berhasil mendapatkan kursi sebagai mahasiswa baru. Angka penerimaan yang rendah ini menunjukkan kualitas seleksi yang ketat dan kompetitif.

“Yang diterima ITB itu ketatnya sangat tinggi, kurang dari empat persen dari yang mendaftar. Jadi mungkin satu kursi itu diperebutkan lebih dari 25 orang,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor ITB juga memberikan pesan penting kepada seluruh mahasiswa baru. Menurutnya, keberhasilan diterima di ITB bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari proses panjang untuk menimba ilmu dan mengembangkan karakter sebagai generasi penerus bangsa.

“Karena itu saya sampaikan kepada mahasiswa baru bahwa ini baru langkah pertama. Setelah ini masih banyak langkah berikutnya dan pada akhirnya kita ingin Indonesia naik kelas,” pungkasnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang SMA Unggulan CT ARSA dan ITB 2026

Berapa jumlah siswa SMA Unggulan CT ARSA yang diterima di ITB tahun 2026? Sebanyak delapan siswa SMA Unggulan CT ARSA resmi diterima sebagai mahasiswa baru ITB untuk tahun akademik 2026.

Apakah jumlah ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya? Ya, jumlah delapan siswa ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang masih lebih sedikit.

Di mana saja lokasi kampus SMA Unggulan CT ARSA? SMA Unggulan CT ARSA memiliki dua lokasi kampus, yaitu di Deli Serdang, Sumatera Utara, dan Sukoharjo, Jawa Tengah.

Bagaimana tingkat persaingan masuk ITB tahun ini? Tingkat persaingan masuk ITB sangat tinggi dengan tingkat penerimaan kurang dari empat persen dari total pendaftar.

Apakah ada alumni CT ARSA yang sudah lulus dari ITB? Ya, pada bulan April 2026, ada alumni CT ARSA Foundation yang menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan hasil yang luar biasa.

Leave a Comment