Berita

Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor di CFD Bundaran HI – Warga Antusias Ikut

Imigrasi Buka Layanan Pembuatan Paspor di Area CFD Bundaran HI, Masyarakat Antusias Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor di CFD - Direktorat Jenderal Imigrasi

Desk Berita
Published Mei 24, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Imigrasi Buka Layanan Pembuatan Paspor di Area CFD Bundaran HI, Masyarakat Antusias

Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor di CFD – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia melakukan inisiatif baru dengan membuka layanan pembuatan paspor di Car Free Day (CFD) Bundaran HI, Jakarta Pusat. Langkah ini menimbulkan antusiasme yang tinggi di kalangan warga Jakarta, karena layanan pengurusan dokumen perjalanan bisa diakses secara lebih mudah dan praktis di tengah aktivitas rutin. Dengan memanfaatkan momen CFD, Imigrasi berusaha mengoptimalkan aksesibilitas bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ini.

Pelaksanaan Layanan di Lokasi Strategis

Layanan pembuatan paspor berlangsung pada hari Minggu (24 Mei 2026) di Bundaran HI, tepat di depan Wisma KEIAI, Jalan Jenderal Sudirman. Area yang dipilih merupakan lokasi strategis yang selalu ramai dan mudah dijangkau oleh warga. Imigrasi menyediakan tenda, kursi, serta mobil layanan khusus untuk melayani pemohon. Pemilihan lokasi ini bertujuan mempercepat proses pendaftaran dan mengurangi antrian yang biasanya terjadi di kantor Imigrasi.

Pada acara tersebut, pihak Imigrasi berkolaborasi dengan pihak penyelenggara CFD untuk menyediakan fasilitas yang nyaman. Selain itu, layanan ini juga dilengkapi dengan petugas yang siap membantu warga dalam mengurus dokumen perjalanan. Kebijakan ini diharapkan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin segera mengurus paspor tanpa mengorbankan waktu berlibur.

Proses Pengurusan dan Batasan Pendaftaran

Sejumlah warga terlihat antusias mengikuti layanan ini, karena prosesnya cukup sederhana. Pemohon tetap diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi M-Paspor sebelum datang ke lokasi. Layanan yang tersedia terdiri dari dua jenis: pengurusan paspor secara walk-in langsung dan penggunaan sistem digital melalui M-Paspor. Focus keyword: Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor

Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto, mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar dibatasi hanya 50 orang. Batas tersebut ditentukan berdasarkan durasi acara CFD yang berakhir pukul 10.00 WIB. “CFD menjadi momen penting untuk mempercepat akses layanan paspor, karena banyak warga Jakarta menghabiskan waktu libur di area ini. Kami menyesuaikan jumlah pendaftar agar layanan bisa berjalan optimal,” jelas Eko dalam wawancara.

Layanan paspor di CFD, menurut Eko, tidak berbeda secara prinsip dengan pengurusan di kantor Imigrasi. “Warga tetap memerlukan persyaratan yang sama, seperti paspor lama, foto, dan formulir pendaftaran. Hanya durasi waktu yang berbeda, karena semua menggunakan sistem M-Paspor atau layanan walk-in langsung,” tambahnya. Paspor yang telah selesai diproses bisa diambil secara langsung atau dikirimkan ke Kantor Wilayah Imigrasi.

Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan

Pembukaan layanan Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor di CFD ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Namun, beberapa warga mengeluhkan keterbatasan jumlah pendaftar yang hanya 50 orang. “Saya berharap layanan ini bisa dilakukan lebih sering, karena banyak warga mengalami kesulitan mengatur waktu untuk datang ke kantor Imigrasi,” ujar salah satu warga yang mengambil paspor.

Eko Budianto menyatakan bahwa kebijakan ini adalah langkah awal dalam meningkatkan kenyamanan pengurusan dokumen perjalanan. “Kami ingin mengeksplorasi potensi lokasi CFD sebagai tempat layanan imigrasi yang bisa diakses secara berkala. Selama ini, kita hanya fokus pada kegiatan rutin, tetapi dengan memanfaatkan event seperti CFD, kita bisa menciptakan pengalaman yang lebih baik untuk warga,” tutur Eko.

Pelaksanaan layanan Imigrasi Buka Layanan Bikin Paspor di CFD juga menjadi contoh kolaborasi antara instansi pemerintah dan kegiatan masyarakat. Dengan memanfaatkan ruang publik yang ramai, Imigrasi berharap bisa mendorong partisipasi warga dalam pengurusan dokumen. “Kami melihat kebutuhan warga terhadap layanan paspor meningkat, terutama sebelum keberangkatan ke luar negeri. Dengan adanya layanan ini, masyarakat bisa mengurus paspor tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari,” pungkas Eko.

Leave a Comment