Ngeri Kereta Tabrak Bus Sekolah, Beberapa Orang Tewas
Ngeri Kereta Tabrak Bus Sekolah – Kecelakaan maut yang menggemparkan terjadi di daerah Buggenhout, Belgia utara, pada hari Selasa (26/5/2026) pagi, saat sebuah kereta api menabrak minibus sekolah yang sedang berjalan di jalur rel. Tabrakan ini menewaskan beberapa korban dan menyebabkan luka-luka serius, termasuk tujuh anak yang sedang dalam perjalanan ke sekolah. Seorang sumber dari pihak berwenang setempat mengatakan bahwa jumlah korban jiwa masih belum diketahui secara pasti, meskipun diperkirakan minimal tiga orang meninggal. Insiden ini memicu kekacauan besar, dengan ambulans dan kendaraan darurat langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan awal.
Korban Termasuk Anak-Anak, Pengawas, dan Sopir
Menurut informasi dari pihak kepolisian, bus sekolah tersebut membawa tujuh murid, seorang pengawas, dan seorang sopir. Kecelakaan terjadi ketika kereta api yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi tiba-tiba tidak berhenti tepat waktu di stasiun terdekat, sehingga menabrak bus yang bergerak di jalur rel. Kekuatan tabrakan begitu besar hingga bus terguling ke jalan raya, dengan bagian depannya hancur berantakan. Para korban mengalami luka-luka, dan beberapa dari mereka dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Kecelakaan ini sangat mengenaskan, karena mengorbankan anak-anak yang sedang dalam perjalanan ke sekolah,” ujar Frederic Sacre, juru bicara kepolisian Belgia, menjelaskan dampak tabrakan tersebut.
Sacre juga menambahkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.08 pagi waktu setempat, saat bus sekolah sedang bergerak menuju sekolah utama di wilayah tersebut. Informasi tambahan menyebutkan bahwa kereta api yang terlibat dalam insiden ini tidak berhenti karena kesalahan petugas pengemudi, yang kemudian diperiksa oleh tim investigasi.
Penyebab Tabrakan Belum Diketahui, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kecelakaan tabrak kereta api tersebut. Beberapa saksi mata di sekitar lokasi kejadian mengatakan bahwa kereta api melaju dengan cepat dan tidak berhenti tepat waktu, sehingga menabrak bus yang sedang berjalan. Sementara itu, polisi dan petugas penyelamatan terus melakukan pencarian di lokasi kejadian untuk menemukan semua korban yang mungkin masih terperangkap di dalam bus. “Kami sedang berupaya keras untuk mengidentifikasi semua korban dan mengetahui detail insiden,” kata juru bicara kepolisian.
Media lokal Belgia membagikan foto-foto yang menunjukkan kondisi bus setelah tabrakan. Bus itu terguling dan tertimpa oleh bagian depan kereta api, sementara tenda darurat sudah didirikan di sekitar lokasi kejadian. Warga sekitar terkejut dan kaget, dengan sebagian besar mengaku takut melihat kejadian tersebut. “Saya tidak pernah membayangkan bisa terjadi hal seperti ini di kota kami,” kata salah satu warga yang tinggal di dekat jalur rel.
Respons Pemerintah dan Kebutuhan Penyelidikan Lengkap
Dalam pernyataan melalui media sosial X, Menteri Dalam Negeri Belgia, Bernard Quintin, menyampaikan dukanya atas kecelakaan tragis tersebut. “Saya sangat sedih menyaksikan kejadian berdarah di Buggenhout, di mana bus sekolah ditabrak kereta api,” katanya. Quintin juga menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau ulang prosedur keselamatan di jalur rel, terutama setelah kejadian ini terjadi.
“Kami akan memastikan bahwa penyebab kecelakaan ini diteliti secara menyeluruh, dan langkah-langkah pencegahan diambil untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali,” tegas Quintin.
Selain itu, pihak berwenang mengatakan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan penyelidik transportasi dan inspeksi keamanan untuk mengetahui apakah ada faktor teknis atau manusiawi yang menyebabkan kecelakaan ini.
Korban dan Kondisi Luka-Luka yang Berat
Menurut laporan terkini, sebanyak lima korban yang terluka parah sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Dua dari mereka dalam kondisi kritis dan membutuhkan operasi darurat. Sementara itu, tiga korban lainnya dinyatakan selamat, meskipun mengalami luka ringan. Kondisi bus yang rusak parah membuat penyelamatan korban memakan waktu beberapa jam setelah kejadian terjadi.
Di tempat kejadian, petugas medis dan polisi bekerja sama untuk mengevakuasi semua korban. Seorang petugas darurat mengatakan bahwa mereka mendapati seorang anak yang masih hidup tetapi terluka parah, yang kemudian dibawa ke rumah sakit. “Kami berharap semua korban dapat selamat, tetapi situasi ini sangat kritis,” katanya.
Keluhan Masyarakat dan Upaya Pemulihan
Kecelakaan ini menyebabkan gelombang kekacauan di masyarakat setempat, terutama orang tua yang sedang menunggu anak-anak mereka di sekolah. Beberapa warga mengatakan bahwa mereka merasa terkejut dan sedih karena kejadian ini terjadi di tempat yang biasanya aman. “Ini adalah hari yang sangat tragis bagi kami, terutama bagi keluarga korban,” kata seorang ibu yang tinggal di dekat lokasi kejadian.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah daerah menjanjikan bantuan bagi korban dan keluarga mereka. Mereka juga berencana untuk mengadakan rapat khusus dengan perusahaan kereta api untuk mengevaluasi keamanan dan keselamatan. Selain itu, warga setempat menyatakan dukungan mereka kepada para korban, dengan beberapa dari mereka menawarkan bantuan sementara.
“Kami akan mendukung keluarga korban dan memastikan mereka mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
