Berita

Special Plan: Said Abdullah Sampaikan Doa Megawati Saat Ziarah di Makam Bung Karno

Special Plan: Megawati Memberikan Doa di Makam Bung Karno Special Plan - Dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno

Desk Berita
Published Juni 14, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Table of Contents
  1. Special Plan: Megawati Memberikan Doa di Makam Bung Karno
  2. Partisipasi Tokoh dan Komitmen Partai
  3. Renovasi Museum Sejarah Bung Karno

Special Plan: Megawati Memberikan Doa di Makam Bung Karno

Special Plan – Dalam rangka memperingati Haul ke-56 Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, acara ziarah kebangsaan yang diselenggarakan sebagai bagian dari Special Plan PDIP diadakan di makam Bung Karno, Kota Blitar. Acara ini menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan dan nilai-nilai nasionalis yang ditinggalkan sang proklamator. Special Plan ini dirancang untuk menghadirkan sejumlah tokoh dan pemimpin daerah, serta masyarakat luas, dalam bentuk kegiatan yang istimewa dan berkesan.

Partisipasi Tokoh dan Komitmen Partai

Kegiatan ziarah diikuti oleh berbagai elemen penting dari PDIP, termasuk Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Said Abdullah, yang menjadi pengungkap harapan doa dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Hadir pula sejumlah anggota kepengurusan partai seperti Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, serta perwakilan pemimpin lokal seperti Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin dan Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba. Special Plan ini mencakup persiapan yang rapi, mulai dari keamanan hingga pengaturan acara, agar kegiatan dapat berjalan lancar dan bermakna.

Proses Ziarah dan Sambutan Megawati

Rombongan Megawati tiba di makam sekitar pukul 15.00 WIB, disambut oleh peserta ziarah yang antusias. Setelah berdoa, Said Abdullah menjelaskan bahwa doa yang disampaikan oleh Megawati membawa pesan tentang keberlanjutan kemerdekaan dan perjuangan bangsa. Special Plan dalam ziarah ini juga berfokus pada penghargaan terhadap sejarah, sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.

“Bangsa ini sejahtera, bangsa ini berdikari,” ujar Said Abdullah, mengutip harapan yang disampaikan oleh Megawati selama acara.

Dalam rangkaian Special Plan, Megawati menekankan pentingnya kemandirian nasional dan keharmonisan antarwarga. Doa yang ia sampaikan bertujuan menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga semangat perjuangan yang diperjuangkan para pendiri bangsa. Hadirnya tokoh-tokoh seperti Prananda Prabowo dan Hasto Kristiyanto menambahkan dimensi strategis dalam Special Plan ini, yang dirancang untuk memperkuat identitas politik dan sosial partai.

Renovasi Museum Sejarah Bung Karno

Sebagai bagian dari Special Plan, renovasi rumah masa kecil Bung Karno yang kini berubah menjadi museum sejarah di Istana Gebang telah rampung. Proyek ini dilakukan secara bersama oleh seluruh pengurus DPD PDIP, dengan anggaran total mencapai Rp 4,1 miliar. Museum yang dibuka sebagai Special Plan ini dirancang untuk menjadikan sejarah Bung Karno lebih terjangkau bagi masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi penerus perjuangan bangsa.

Kegiatan peresmian museum direncanakan berlangsung di Istana Gebang, Jalan Sultan Agung Nomor 59, Kelurahan Sananwetan, Kota Blitar. Megawati diagendakan hadir dalam acara tersebut untuk memberikan sambutan resmi dan menegaskan kembali komitmen PDIP terhadap peningkatan nilai-nilai kebangsaan melalui Special Plan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Jawa Timur kepada publik.

Komitmen Special Plan PDIP terhadap sejarah dan pendidikan nasional sangat terlihat dalam upaya membangun infrastruktur sejarah seperti museum Bung Karno. Proyek ini tidak hanya sebagai penghormatan kepada tokoh pendiri bangsa, tetapi juga sebagai bagian dari rencana jangka panjang untuk memperkuat kesadaran historis masyarakat. Dengan Special Plan yang terstruktur, PDIP berharap dapat menciptakan kebanggaan nasional yang lebih dalam.

Leave a Comment