Berita

Special Plan: Banyak Insiden Tertabrak Kereta, KAI Tutup Perlintasan Liar Antara Cawang-Tebet

KAI Terapkan Special Plan Tutup Perlintasan Liar Cawang-Tebet Special Plan - Dalam upaya mencegah kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di sekitar jalur

Desk Berita
Published Mei 15, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

KAI Terapkan Special Plan Tutup Perlintasan Liar Cawang-Tebet

Special Plan – Dalam upaya mencegah kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di sekitar jalur kereta api, KAI Daop 1 Jakarta meluncurkan Special Plan yang menutup beberapa perlintasan liar antara Cawang hingga Tebet. Langkah ini diumumkan oleh Franoto, pejabat humas KAI, saat dihubungi pada Kamis (14/5/2026).

“Penutupan perlintasan liar ini merupakan bagian dari Special Plan tahunan KAI, yang bertujuan melindungi keselamatan pengguna jalan raya dan masyarakat sekitar,” jelas Franoto.

Special Plan yang dijalankan KAI mencakup sosialisasi intensif kepada warga setempat untuk menjamin keselarasan antara kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Franoto mengungkapkan, warga secara umum mendukung langkah ini karena kejadian tertabrak kereta masih sering terjadi di wilayah tersebut.

“Kami sudah menyosialisasikan Special Plan ini ke berbagai lapisan masyarakat. Warga berharap perlintasan bisa ditata agar kecelakaan tidak terus berulang,” tambah Franoto.

Program Penutupan Tahunan dan Analisis Risiko

Deddy Hendrady, Deputi 2 Daop 1 Jakarta, menjelaskan bahwa Special Plan ini menjadi bagian dari program rutin KAI untuk menutup perlintasan liar setiap tahun. Pernyataan ini diperkuat oleh data kecelakaan yang terjadi di area Cawang-Tebet.

“Special Plan tahunan KAI bertujuan mengurangi risiko tabrakan kereta dengan kendaraan bermotor. Penyebab utamanya adalah pengendara yang melanggar rambu-rambu dan bergerak tidak terkendali,” tutur Deddy.

Deddy menambahkan, kebijakan penutupan ini juga dilakukan untuk memberi peringatan agar masyarakat lebih waspada saat melintas di sekitar jalur kereta. Ia menyebut, beberapa perlintasan masih sering digunakan tanpa pengawasan yang cukup, sehingga membahayakan nyawa.

“Dengan Special Plan, kami harap kesadaran masyarakat meningkat. Selain itu, kami juga akan melakukan pemeriksaan terhadap perlintasan yang tetap terbuka untuk memastikan keamanan,” jelas Deddy.

Kolaborasi dengan Pihak Kelurahan

Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Kebon Baru, Samtopri, menyatakan bahwa pihak kelurahan telah bekerja sama dengan KAI dalam sosialisasi Special Plan. Ia mengatakan, warga sudah diberi penjelasan mengenai manfaat dan dampak penutupan perlintasan.

“Kami mendukung Special Plan KAI karena kecelakaan di perlintasan liar memang menjadi masalah besar. Sosialisasi ini juga memastikan warga memahami perubahan akses yang diterapkan,” kata Samtopri.

Samtopri menegaskan, ada beberapa titik perlintasan yang tetap dibuka karena kebutuhan akses warga sehari-hari. Ia meminta masyarakat bersama-sama menjaga keamanan di sekitar jalur kereta yang masih aktif.

“Meski ada penutupan, kami berharap Special Plan ini bisa menjadi titik balik dalam mengurangi kecelakaan. Warga harus lebih berhati-hati saat melewati perlintasan yang masih terbuka,” imbuh Samtopri.

Sebagai bagian dari Special Plan, KAI juga mengajukan usulan pembangunan jalur alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada perlintasan liar. Langkah ini diharapkan bisa mengalirkan arus lalu lintas secara lebih aman dan teratur.

“Special Plan KAI tidak hanya fokus pada penutupan, tetapi juga pada pengembangan akses yang lebih efisien. Kami sedang berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkannya,” tutur Deddy.

Leave a Comment