Lintasarta Dorong Transformasi Digital BPD Lewat Intelligent Core
Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Dalam upaya Lintasarta Dorong Transformasi
Table of Contents
Lintasarta Dorong Transformasi Digital BPD Lewat Intelligent Core: Solusi Komprehensif untuk Era Baru
Wahanaberita.com – Transformasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia. Dalam upaya Lintasarta Dorong Transformasi Digital BPD Lewat pendekatan yang holistik, perusahaan teknologi ini menghadirkan Intelligent Core sebagai jawaban atas berbagai tantangan yang dihadapi sektor perbankan daerah. Bank-bank pembangunan daerah kini dituntut untuk tidak hanya meningkatkan kapabilitas digital, tetapi juga memastikan keamanan siber yang mumpuni sesuai standar industri perbankan modern.
Intelligent Core merupakan solusi terintegrasi yang menggabungkan empat kapabilitas utama dalam satu ekosistem. Empat pilar tersebut dikenal dengan istilah 4C, yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI. Kombinasi ini menciptakan fondasi digital yang aman, andal, dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan spesifik setiap BPD. Menurut Armand Hermawan, President Director & CEO Lintasarta, solusi ini dibangun berdasarkan tiga prinsip fundamental yang menjadi kunci keberhasilan transformasi digital.
Fondasi ini dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui solusi end-to-end yang menyatukan empat kapabilitas utama (4C), serta Seamless Experience yang menghadirkan pengalaman digital yang terintegrasi, andal, dan efisien.
Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Armand Hermawan pada acara BPD Summit 2026 yang diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah. Agenda strategis ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, tepatnya dari tanggal 5 hingga 7 Agustus 2026. BPD Summit 2026 menjadi wadah penting bagi para pemimpin BPD dan regulator untuk mendiskusikan isu-isu krusial seperti Digital Sovereignty, ketahanan siber, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam operasional perbankan.
Mengatasi Ketimpangan Kematangan Digital di Seluruh Indonesia
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh BPD saat ini adalah ketimpangan tingkat kematangan digital antarwilayah. Banyak bank pembangunan daerah yang masih memiliki keterbatasan dalam hal Cybersecurity dan Security Operations Center (SOC). Lintasarta merespons kondisi ini dengan menghadirkan pendekatan keamanan siber yang lebih proaktif dan terintegrasi. Pendekatan ini didukung oleh kemampuan AI yang mampu menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks dan berkembang pesat.
Upaya Lintasarta Dorong Transformasi Digital BPD Lewat solusi cerdas ini dinilai sangat krusial untuk memperkuat posisi BPD sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Variasi tingkat kematangan digital dan kesiapan talenta di setiap wilayah masih cukup signifikan, sehingga diperlukan strategi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing daerah. Dengan demikian, setiap BPD dapat mencapai level kematangan digital yang optimal tanpa harus meninggalkan identitas lokalnya.
Tiga Pilar Kolaborasi untuk Akselerasi Transformasi
Untuk mempercepat proses transformasi digital secara menyeluruh, Lintasarta mengajukan tiga pilar kolaborasi utama yang dapat diimplementasikan oleh para BPD. Pertama, pembentukan forum lintas BPD yang berfungsi sebagai platform untuk berbagi praktik terbaik di bidang teknologi informasi. Forum ini memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar bank pembangunan daerah dalam mengadopsi teknologi terkini.
Kedua, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk mengeksekusi berbagai use case prioritas sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing daerah. Ketiga, penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui pencetakan talenta digital lokal. Strategi ini melibatkan sinergi antara BPD dan perguruan tinggi setempat untuk menghasilkan SDM yang kompeten di bidang teknologi digital.
Seluruh inisiatif yang digagas oleh Lintasarta dirancang agar sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai entitas Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison Group, Lintasarta berkomitmen untuk membantu BPD meningkatkan daya saing dalam menyediakan layanan keuangan digital modern. Transformasi ini dilakukan tanpa mengorbankan kedaulatan data nasabah, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan daerah tetap terjaga.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Transformasi Digital BPD
Apa itu Intelligent Core dari Lintasarta? Intelligent Core adalah solusi terintegrasi yang menggabungkan empat kapabilitas utama (4C) yaitu Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI ke dalam satu ekosistem digital yang aman dan andal.
Kapan BPD Summit 2026 diselenggarakan? BPD Summit 2026 diselenggarakan di Semarang, Jawa Tengah, selama tiga hari mulai 5 hingga 7 Agustus 2026.
Apa saja tiga prinsip fundamental Intelligent Core? Tiga prinsip tersebut adalah Sovereign (melalui sovereign infrastructure dan sovereign AI), Integrated (melalui solusi end-to-end), dan Seamless Experience (pengalaman digital yang terintegrasi dan efisien).
Bagaimana Lintasarta membantu BPD mengatasi ketimpangan digital? Lintasarta menerapkan pendekatan keamanan siber yang proaktif dan terintegrasi, didukung kemampuan AI untuk menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks, serta membentuk forum lintas BPD untuk berbagi praktik terbaik.
