Berita

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival Lembah Baliem Wamena

Festival Budaya Lembah Baliem yang berlangsung di Kampung Walesi, wilayah Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, telah menarik perhatian Menteri Koperasi dan Usaha

Desk Berita
Published Agustus 7, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
kemenkop-1786098532810
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Koperasi Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Papua di Festival Lembah Baliem
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Koperasi Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Papua di Festival Lembah Baliem

Festival ke-34 Jadi Momentum Pengembangan UMKM

Wahanaberita.com – Festival Budaya Lembah Baliem yang berlangsung di Kampung Walesi, wilayah Jaya Wijaya, Papua Pegunungan, telah menarik perhatian Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia, Ferry Juliantono. Acara tahunan ke-34 ini menghadirkan kesempatan strategis bagi masyarakat setempat untuk memamerkan dan menjual berbagai produk unggulan ke pasar nasional maupun global.

Menurut Ferry, koperasi memiliki peran vital sebagai lembaga ekonomi yang mampu menghimpun kekuatan dan potensi masyarakat. Melalui koperasi, produk-produk unggulan dari berbagai daerah, termasuk Papua Pegunungan, dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Festival ini bukan hanya sekadar promosi budaya dan kopi, melainkan juga momentum penting untuk memperkuat ekonomi lokal.

Koperasi Sebagai Rumah Besar Masyarakat Papua

Ferry menyampaikan bahwa koperasi harus menjadi wadah utama bagi petani kopi, pengrajin noken, pelaku usaha, dan generasi muda di Papua. Dengan bergabung dalam koperasi, para petani kopi Wamena akan memperoleh posisi tawar yang lebih kuat, akses pembiayaan yang lebih mudah, serta peluang ekspor yang semakin terbuka.

“Kami tadi sudah bersepakat agar sanggar-sanggar dan petani kopi di sini dapat membentuk koperasi sehingga skala ekonominya bisa ditingkatkan,” ujar Ferry dalam keterangan tertulis pada Jumat (7/8/2026).

Menteri Ferry juga menekankan bahwa nilai tambah dari kopi dan budaya Papua harus tetap dinikmati oleh masyarakat lokal. Koperasi diharapkan menjadi rumah besar yang menaungi berbagai pelaku usaha di tanah Papua.

Dukungan Kementerian Koperasi untuk Pariwisata

Kehadiran Ferry di Wamena juga bertujuan memberikan dukungan terhadap kegiatan sektor pariwisata. Kementerian Koperasi berkomitmen mendorong pemasaran kopi Wamena ke pasar yang lebih luas.

“Kami dari Kementerian Koperasi hadir di sini untuk memberikan dukungan terhadap kegiatan di sektor pariwisata di sini, dan mendorong pemasaran dari kopi Wamena (lebih luas pemasarannya),” kata Ferry.

Ferry berharap pembentukan badan usaha koperasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Selain itu, sanggar-sanggar seni dan budaya di Wamena diharapkan lebih hidup, sehingga Festival Lembah Baliem dapat lebih semarak dan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Potensi Wisata Papua Pegunungan yang Luar Biasa

Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Enik Ermawati, menilai potensi wisata di Papua Pegunungan, khususnya Kabupaten Jayawijaya, sangat menjanjikan. Ni Luh menjelaskan bahwa kekayaan alam, budaya, dan kopi di wilayah ini perlu didorong untuk menjadi sumber pendapatan daerah dan masyarakat.

“Ada begitu besar potensi wisata utamanya kekayaan adat dan budaya yang ada di sini seperti di desa wisata Kumukima dan Aikima. Kami juga melihat potensi kopi di sini dan itu menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dijahit bersama untuk meningkatkan kunjungan dan lama tinggal wisatawan yang datang ke sini,” kata Ni Luh.

Saran Pembentukan Koperasi Diterima Baik

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip, menambahkan bahwa festival ini menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk menampilkan karya kreatif masyarakat, mulai dari kerajinan tangan hingga kuliner khas daerah. Atenius menyatakan bahwa peningkatan kapasitas usaha UMKM dan skala keekonomian hanya dapat dilakukan secara efisien dan cepat apabila mereka bergabung dalam koperasi.

“Kita perlu menajamkan bagaimana dukungan koperasi untuk skala keekonomiannya tetapi kalau ini disentuh satu per satu akan berat tapi dengan bentuk koperasi akan memudahkan dalam upaya peningkatan kapasitas (usaha) dan skala ekonominya,” kata Atenius.

Saran Ferry untuk membentuk badan usaha koperasi dinilai sangat relevan oleh Bupati Atenius. Penggabungan UMKM dalam koperasi diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas usaha dan skala ekonomi secara keseluruhan.

Para Pejabat Hadir Mendukung Acara

Acara Festival Lembah Baliem ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting. Di antaranya adalah Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Destry Anna Sari; Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere; serta Staf Khusus Menkop, Wahyono.

Hadir pula Asisten 3 Sekda Provinsi Papua Pegunungan, Dr Lukas W Kossay; Anggota Komite Percepatan Otonomi Khusus Papua, Ari Sihasale dan Vanya Zulkarnaen; Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Jayawijaya, Liberius Mabel; serta Kadiskop UKM Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom.

Frequently Asked Questions

What is Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival?

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival matter?

Menkop Bawa Semangat Koperasi ke Festival matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment