Berita

Dishub Siapkan Buffer Zone Urai Kemacetan Cakung-Cilincing Imbas Antrean Truk

Kemacetan panjang yang terjadi pada jalur Cakung-Cilincing atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai jalur Cacing kini menjadi perhatian serius Dinas

Desk Berita
Published Juli 22, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com

Dishub Siapkan Buffer Zone Urai Kemacetan Jalur Cakung-Cilincing

Wahanaberita.com – Kemacetan panjang yang terjadi pada jalur Cakung-Cilincing atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai jalur Cacing kini menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Utara. Kondisi ini dipicu oleh antrean truk kontainer yang tidak terkendali akibat belum optimalnya operasional depo di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Untuk mengatasi masalah tersebut, Dishub Siapkan Buffer Zone Urai kemacetan yang mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang bagi para pengemudi truk dan masyarakat sekitar.

Rudy Saptari Sulesuryana, Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, menjelaskan bahwa fenomena kemacetan ini awalnya teramati di wilayah Cakung, Jakarta Timur. Namun, dampaknya kemudian meluas hingga ke Jakarta Utara. Pernyataan tersebut disampaikan setelah ia menghadiri Rapat Koordinasi Depo yang diselenggarakan di Polrestro Jakarta Utara. Rapat ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait untuk membahas solusi terbaik dalam menangani antrean truk yang semakin padat setiap harinya.

Strategi Mitigasi dan Koordinasi Lintas Instansi

Pihak Dishub telah menggelar Rapat Koordinasi Pengelolaan Bongkar Muat di Depo Kontainer yang dihadiri oleh Satlantas Polres Metro Jakarta Utara dan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu, para pengusaha truk serta pihak terkait lainnya juga hadir dalam pertemuan tersebut. Rudy menegaskan bahwa langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan permasalahan yang terjadi di Cakung tidak menular ke Jakarta Utara. Koordinasi yang intensif antara berbagai instansi menjadi kunci keberhasilan program ini.

Kami melakukan mitigasi apa yang terjadi, permasalahan di Cakung agar tidak terjadi di Jakut, ujar Rudy Saptari Sulesuryana.

Upaya kedua yang dijalankan adalah penyiapan buffer zone atau kawasan penyangga. Kawasan ini berfungsi sebagai area parkir maupun zona tunggu bagi truk logistik sebelum mereka diizinkan memasuki kawasan pelabuhan. Tujuannya jelas, yaitu mencegah antrean kendaraan terjadi di jalan raya atau jalan umum. Dengan adanya buffer zone, truk dapat menunggu giliran masuk tanpa mengganggu arus lalu lintas utama di sekitar jalur Cakung-Cilincing.

Buffer zone ini bertujuan agar antrean kendaraan tidak terjadi di jalan raya atau jalan umum, tutur Rudy.

Jumlah Depo dan Peran Truk Logistik

Selain itu, Dishub juga menempatkan petugas, baik dari lalu lintas maupun Sudin Perhubungan, untuk menerapkan SOP yang seragam di wilayah depo yang berada di luar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Rudy memaparkan bahwa jumlah depo truk logistik di Jakarta Utara mencapai lebih dari 31 unit yang tersebar di berbagai wilayah setempat. Setiap depo memiliki peran strategis dalam mengurai antrean truk yang datang dari berbagai arah.

Truk kontainer tersebut memiliki fungsi ganda, yaitu melayani kegiatan ekspor dan impor. Trailer-trailer ini mengangkut kontainer dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju depo-depo yang terletak di luar kawasan pelabuhan. Di sisi lain, truk juga melakukan antrean untuk menjemput kontainer yang ada di depo guna diantar kembali ke dalam pelabuhan. Proses ini menjadi titik rawan kemacetan yang perlu diatasi dengan segera.

Di proses ini yang kerap terjadi kemacetan, yakni antrean ke depo, dan itu yang coba kami mitigasi bersama, pungkas Rudy.

Dengan implementasi buffer zone yang telah direncanakan, Dishub optimis dapat mengurangi tingkat kemacetan di jalur Cakung-Cilincing secara signifikan. Masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan jadwal perjalanan mereka selama masa transisi ini. Program ini juga akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitasnya dalam jangka panjang.

Leave a Comment