Berita

Andre Rosiade Ungkap Perhatian Prabowo ke Sumbar, Rp2,9 T untuk Irigasi-Normalisasi Sungai

Andre Rosiade Ungkap Perhatian Prabowo yang sangat besar terhadap Sumatera Barat melalui komitmen anggaran infrastruktur yang luar biasa. Sebagai Wakil Ketua

Desk Berita
Published Juli 24, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com

Andre Rosiade Ungkap Perhatian Prabowo ke Sumbar: Rp2,9 Triliun untuk Infrastruktur

Wahanaberita.com – Andre Rosiade Ungkap Perhatian Prabowo yang sangat besar terhadap Sumatera Barat melalui komitmen anggaran infrastruktur yang luar biasa. Sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade bersama Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Reski Wahyudi, resmi mengonfirmasi realisasi dana minimal Rp2,9 triliun untuk berbagai program pembangunan di wilayah Sumatera Barat. Konfirmasi ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah pusat benar-benar serius dalam mempercepat pembangunan sumber daya air di provinsi tersebut.

Konfirmasi Resmi dalam Konferensi Pers di Padang

Pengumuman penting ini disampaikan secara resmi dalam konferensi pers yang digelar di Padang pada hari Jumat, tanggal 24 Juli 2026. Pemaparan yang dilakukan oleh kedua pejabat tersebut bertujuan untuk menjawab berbagai keraguan dan pertanyaan masyarakat Sumatera Barat terkait perhatian pemerintah pusat terhadap provinsi ini. Setelah satu setengah tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, masyarakat mulai merasakan dampak nyata dari kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintahan baru.

Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah bekerja. Presiden Prabowo bekerja keras, tidak banyak omong. Anggaran untuk Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang sangat besar dan sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Rincian Alokasi Anggaran yang Signifikan

Andre Rosiade, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), menjelaskan secara detail rincian alokasi anggaran yang telah disalurkan. Pada tahun 2025, anggaran rutin BWS Sumatera V Padang tercatat sebesar Rp907 miliar. Angka ini menunjukkan lonjakan yang sangat drastis di tahun 2026 menjadi sekitar Rp2 triliun. Selain itu, pemerintah pusat telah menyiapkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana senilai Rp1,5 triliun dari total rencana anggaran sebesar Rp4,2 triliun.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar tersebut menambahkan bahwa dana yang sudah dinikmati langsung oleh masyarakat mencapai Rp2,9 triliun. Jumlah ini merupakan gabungan dari anggaran rutin dan dana rehab-rekon yang telah turun ke lapangan. Seluruh dana tersebut difokuskan untuk membangun irigasi, menormalisasi sungai, serta mengendalikan banjir di berbagai wilayah Sumatera Barat yang selama ini sering mengalami masalah.

Program Pembangunan di Seluruh Wilayah Sumbar

Program-program pembangunan sumber daya air ini tersebar di sejumlah daerah di Sumatera Barat dengan cakupan yang sangat luas. Pekerjaan yang dilaksanakan mencakup pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi, pengendalian daya rusak air, normalisasi sungai, penanganan banjir, hingga percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Semua program ini dirancang untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Sumatera Barat.

Reski Wahyudi, Kepala BWS Sumatera V Padang, menyatakan bahwa seluruh anggaran tersebut diarahkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan besar sumber daya air di Sumatera Barat. Ia menekankan bahwa isu-isu besar yang terjadi di wilayah tersebut sudah memiliki alokasi anggaran yang jelas dan terstruktur. Hal ini menunjukkan adanya perencanaan yang matang dari pemerintah pusat.

Isu-isu besar yang terjadi di Sumatera Barat sudah memiliki alokasi anggaran. Total sekitar Rp2,9 triliun akan kami kawal pelaksanaannya. Yang kami harapkan adalah dukungan masyarakat, terutama terkait persoalan sosial dan pembebasan lahan agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar.

Menurut Reski, berbagai program yang tengah dikerjakan mencakup pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk mendukung sektor pertanian, pengendalian banjir, rehabilitasi sungai, pembangunan prasarana pengendali sedimen, penyediaan air baku, hingga percepatan penanganan dampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat. Semua ini menunjukkan komitmen yang kuat dari pemerintah.

Andre Rosiade menegaskan bahwa besarnya anggaran tersebut merupakan bukti nyata keberpihakan Presiden Prabowo kepada Sumatera Barat, terutama setelah daerah itu berulang kali diterpa bencana alam. Komitmen ini bukan sekadar janji politik, melainkan tindakan nyata yang sudah dimulai dan akan terus berlanjut.

Inilah bukti bahwa Pemerintah Presiden Prabowo bekerja keras. Dana sekitar Rp2,9 triliun sudah dikucurkan melalui Balai Wilayah Sungai untuk mempercepat pembangunan irigasi, normalisasi sungai, pengendalian banjir, serta rehabilitasi pascabencana. Ini bukan janji, tetapi pekerjaan nyata yang sedang berjalan dan akan terus dilanjutkan.

Leave a Comment