Berita

Warga Protes Proyek Trotoar Jl Pemuda Depok Terlalu Lebar: Jalan Jadi Sempit

Kota Depok kembali menjadi sorotan publik setelah Warga Protes Proyek Trotoar Jl Pemuda karena dimensi yang dianggap tidak proporsional. Pembangunan jalur

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Trotoar Terlalu Lebar di Jl Pemuda Depok, Warga Protes Jalan Makin Sempit
  2. Related Reading

Trotoar Terlalu Lebar di Jl Pemuda Depok, Warga Protes Jalan Makin Sempit

Wahanaberita.com – Kota Depok kembali menjadi sorotan publik setelah Warga Protes Proyek Trotoar Jl Pemuda karena dimensi yang dianggap tidak proporsional. Pembangunan jalur pejalan kaki di kawasan tersebut memang sedang berlangsung, namun hasilnya menuai kritik dari masyarakat sekitar. Trotoar yang dibangun dengan lebar signifikan dinilai telah menggerogoti ruang jalan bagi kendaraan bermotor.

Berdasarkan laporan detikcom pada Kamis (6/8/2026), kondisi lalu lintas di titik pertigaan menuju Jalan Pemuda dari arah Jalan Margonda menunjukkan peningkatan kemacetan yang cukup nyata. Kendaraan dari berbagai arah terlihat saling menumpuk, terutama saat keluar-masuk dari ruas jalan yang sedang diperbaiki. Fenomena ini menjadi salah satu alasan utama mengapa masyarakat merasa perlu menyuarakan keberatan mereka.

Detail Proyek dan Dampaknya

Trotoar baru di Jalan Pemuda ini merupakan kelanjutan dari proyek yang sebelumnya telah dimulai di Jalan Kartini. Proses pembangunan masih berlangsung, dengan pekerja yang terus melakukan penurunan bata menggunakan ukuran yang konsisten dengan proyek sebelumnya. Keberadaan puing-puing dan alat-alat material di tengah laju kendaraan turut memperparah kondisi jalan yang sudah sempit.

Salah satu masalah utama yang muncul adalah dimensi trotoar yang terlalu lebar. Hal ini menyebabkan kendaraan dari kedua arah sering terhambat saat melewati area pembangunan. Ketika dua kendaraan bertemu di titik sempit tersebut, salah satu pihak harus memberikan jalan, yang pada akhirnya memperpanjang waktu tempuh dan memicu kemacetan.

Proyek trotoar di Jalan Pemuda, Depok. (Devi Puspitasari/detikcom)

Suara Warga yang Mendapat Perhatian

Damar, seorang warga berusia 41 tahun yang telah lama tinggal di kawasan tersebut, tidak ragu untuk menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai proyek ini justru memperparah kondisi jalan yang sebenarnya sudah sempit. Bagi Damar, lebar trotoar yang berlebihan menjadi masalah serius yang perlu segera ditangani.

“Aduh gimana ya, ini kan udah macet nih. Dibikin kecil lagi sama trotoar, ya jadi makin sempit,” ujar Damar kepada detikcom, Kamis (6/8).

Menurut Damar, kemacetan di lokasi tersebut sudah sering terjadi bahkan sebelum proyek ini dimulai. Proyek tambahan ini membuat antrian kendaraan semakin panjang dan waktu tunggu menjadi lebih lama. Ia berharap pemerintah dapat meninjau kembali desain trotoar yang telah dibuat.

“Ya ini kan sering macet, kalau ditambah lagi begini, ya panjang urusannya, macetnya. Kecilin- lah, ini kelebaran,” tuturnya.

Meli, warga berusia 35 tahun, juga ikut menyuarakan kekhawatirannya. Ia meminta pemerintah, khususnya Wali Kota Depok, untuk meninjau kembali proyek ini. Menurut Meli, lebar trotoar yang berlebihan telah mengurangi ruang jalan secara signifikan dan berdampak langsung pada kenyamanan berkendara.

“Dilihat dulu pemerintah ke sini, ya Pak Wali. Ini lebar banget, Pak, coba tinjau lagi. Jalan jadi sempit, bisa lihat sendiri ini,” ucapnya.

Prospek dan Solusi yang Diharapkan

Kasus Warga Protes Proyek Trotoar Jl Pemuda ini bukan hanya sekadar keluhan biasa, melainkan representasi dari kebutuhan masyarakat akan perencanaan infrastruktur yang lebih baik. Warga berharap pemerintah dapat mendengarkan aspirasi mereka dan melakukan penyesuaian jika diperlukan.

Beberapa solusi yang mungkin dapat diterapkan antara lain adalah mempersempit lebar trotoar atau menambahkan jalur alternatif untuk kendaraan. Selain itu, koordinasi yang lebih baik antara kontraktor dan pemerintah daerah juga dapat membantu meminimalkan gangguan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai proyek infrastruktur di Depok, pembaca dapat mengunjungi artikel terkait di detikcom tentang pembangunan jalan dan trotoar di berbagai kawasan kota.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Proyek Trotoar Jl Pemuda

1. Kapan proyek trotoar Jl Pemuda dimulai? Proyek ini merupakan kelanjutan dari pembangunan trotoar di Jalan Kartini dan sedang berlangsung hingga saat ini.

2. Mengapa warga merasa trotoar terlalu lebar? Warga menilai lebar trotoar mengurangi ruang jalan bagi kendaraan, sehingga memicu kemacetan yang lebih parah.

3. Apakah ada rencana peninjauan ulang proyek ini? Warga telah menyampaikan keluhan kepada Wali Kota Depok dan berharap ada peninjauan terhadap desain trotoar.

4. Di mana lokasi titik kemacetan utama? Titik kemacetan utama berada di pertigaan menuju Jalan Pemuda dari arah Jalan Margonda.

5. Bagaimana dampak proyek terhadap lalu lintas harian? Proyek ini menyebabkan kendaraan dari kedua arah sering terhambat dan memperpanjang waktu tempuh warga.

Tonton juga video “Viral Pemotor Ngaku TNI saat Ditegur Karena Berkendara di Trotoar Depok” untuk informasi lebih lanjut.

Leave a Comment