Berita

Topics Covered: Antusiasme Warga Kala CFD Rasuna Said Kembali Dibuka

mbut Kebijakan Ini Topics Covered - Setelah sempat absen selama dua minggu sebagai bagian dari evaluasi terkait kebijakan kota, Car Free Day (CFD) di area

Desk Berita
Published Juni 7, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Masyarakat Antusias Sambut Kebijakan Ini

Topics Covered – Setelah sempat absen selama dua minggu sebagai bagian dari evaluasi terkait kebijakan kota, Car Free Day (CFD) di area Rasuna Said, Jakarta Selatan, kembali digelar. Acara ini menarik antusiasme warga yang mengikuti kegiatan olahraga dan rekreasi di jalur khusus, dengan harapan dapat memperkaya pilihan aktivitas komunitas. Sejumlah penduduk sekitar mengungkapkan kegembiraan karena acara ini diharapkan menjadi solusi untuk mobilitas yang lebih nyaman di tengah padatnya lalu lintas.

Detail Jadwal dan Lokasi CFD Rasuna Said

CFD di Rasuna Said berlangsung dari pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, dengan jalur sepanjang sekitar 4,4 kilometer yang menghubungkan beberapa titik strategis. Acara ini diresmikan pada 22 Juni 2026, yang juga merayakan hari ulang tahun Jakarta, sebagai langkah untuk memperkenalkan jalur bebas kendaraan sebagai alternatif baru. Jalur utama yang dibuka meliputi Jalan Rasuna Said, serta akses ke area sekitar seperti Plaza Festival dan Jalan Casablanca.

Penyempurnaan dalam penyusunan jadwal dan lokasi menjadi fokus utama dalam kebijakan ini. Pemerintah mengadakan evaluasi untuk memastikan jalur tidak mengganggu aktivitas transportasi umum, sekaligus memberikan ruang yang aman bagi masyarakat. Dengan waktu yang lebih panjang, warga dapat menggunakan jalur ini untuk berbagai kegiatan, termasuk bersepeda, lari pagi, atau menikmati pertunjukan seni yang disiapkan.

Macam-Macam Aktivitas yang Disajikan

Pada CFD Rasuna Said, warga tidak hanya menikmati kebebasan bergerak di jalan khusus, tetapi juga dapat mengikuti berbagai aktivitas menarik. Di Plaza Festival, ada permainan tradisional seperti egrang dan gasing yang menjadi daya tarik bagi anak-anak dan keluarga. Sementara itu, di sepanjang jalur sepeda, banyak warga menyediakan stand makanan ringan dan minuman, serta tempat berfoto dengan dekorasi khusus. Aktivitas seperti ini menjadi bagian dari Topics Covered yang bertujuan menghidupkan ruang publik sebagai pusat hiburan dan kesehatan masyarakat.

Beberapa warga juga memanfaatkan CFD sebagai sarana memperkenalkan budaya lokal. Misalnya, para penari tradisional mengadakan pertunjukan dengan kostum khas, sementara pengusaha kecil menyediakan produk unggulan mereka untuk dijual secara langsung. Aktivitas ini menciptakan interaksi sosial yang lebih intens, menggantikan kebiasaan masyarakat sebelumnya yang lebih fokus pada kegiatan berbasis teknologi. Dengan demikian, CFD menjadi platform yang multifungsi, sekaligus menggali potensi pembangunan ruang publik di Jakarta Selatan.

Respon dan Harapan Masyarakat

Antusiasme warga terhadap CFD Rasuna Said terlihat jelas melalui partisipasi mereka dalam kegiatan. Hendri, warga Karet Kuningan, menilai ini sebagai kebeneran karena lokasinya dekat dengan rumah. “Senang banget, soalnya ini kan kebeneran rumah dekat sini. Alangkah baiknya setiap seminggu sekali diadain soalnya biar sekalian ada hiburan dan olahraga,” ujarnya. Harapan ini sejalan dengan Topics Covered yang ingin memberikan ruang untuk aktivitas rutin sekaligus mendukung kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Udin, warga sekitar, menambahkan bahwa CFD menjadi pilihan yang lebih menarik dibandingkan Bundaran HI. “Momen-momen kayak gini di Kuningan senang banget karena ada hiburan, olahraga juga kan susah gitu,” kata Udin. Ryan, warga setempat, juga mengapresiasi kebijakan ini sebagai alternatif untuk jogging, terutama di luar GBK. “Untuk saya bagus, karena ada opsi jogging yang biasanya di GBK mulu jadi bisa ke Rasuna Said. (Kita) Muter aja dari Kedubes Malaysia ke Setiabudi,” imbuhnya.

Usulan Peningkatan Fasilitas

Di sisi lain, beberapa warga mengusulkan perbaikan fasilitas untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Ryan, misalnya, menyoroti kebutuhan toilet di sepanjang jalur. “Sebenernya toilet, nggak nemu kalau lagi kebelet gitu. Kalau ke LRT harus ngetap juga. Jadi bener harus ada fasilitas toilet lah di CFD ini,” katanya. Usulan ini menjadi bagian dari Topics Covered yang ingin meningkatkan pengalaman partisipasi masyarakat di ruang publik.

Perbaikan lain yang disarankan adalah penambahan area parkir dan pengamanan keamanan. Warga mengharapkan jalur ini tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga tempat rekreasi keluarga yang aman dan nyaman. Dengan adanya fasilitas umum yang lebih lengkap, CFD Rasuna Said bisa menjadi destinasi yang lebih menarik, terutama untuk pengunjung dari luar daerah. Penyempurnaan ini juga menjadi langkah strategis dalam mengembangkan kebijakan yang lebih inklusif untuk berbagai kalangan.

Potensi Sebagai Landmark Baru Jakarta

Dalam wawancara dengan wartawan, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa CFD Rasuna Said menawarkan akses yang lebih mudah dibandingkan lokasi sebelumnya. “Di tempat ini saya meyakini karena aksesnya lebih gampang, Transjakarta bisa di sini, kemudian juga LRT apakah itu dari Bekasi maupun dari Cibubur bisa sampai dengan tempat ini sehingga akses dari luar Jakarta sangat gampang,” katanya. Kebijakan ini dinilai menjadi bagian dari Topics Covered yang ingin menggali potensi pembangunan kota berbasis ramah lingkungan dan keberlanjutan.

Menurut Pramono, CFD Rasuna Said berpotensi menjadi landmark baru Jakarta sebagai lokasi kegiatan rutin yang menarik. “Dan saya melihat potensi yang ada di Kuningan ini, kalau dilihat view-nya, dilihat udaranya, dilihat aksesnya, pasti ini akan menjadi landmark baru untuk car free day yang ada di Jakarta,” ungkapnya. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 95% warga mengharapkan CFD dilanjutkan sebagai kegiatan rutin, yang akan meningkatkan kualitas hidup dan kepuasan masyarakat dalam mengakses ruang terbuka hijau.

Kebijakan Berkelanjutan untuk Jakarta

Kebijakan pembukaan kembali CFD Rasuna Said menjadi contoh nyata bagaimana Jakarta berupaya menciptakan keseimbangan antara mobilitas dan kenyamanan warga. Dengan menjadikan jalur ini sebagai bagian dari kebijakan transportasi, Pemprov DKI mencoba memperluas pilihan aktivitas sehari-hari. Topics Covered dalam kebijakan ini mencakup peningkatan kualitas udara, pengurangan kemacetan, serta pengembangan ekonomi lokal melalui kegiatan kreatif.

CFD juga memberikan ruang bagi komunitas untuk berinovasi. Beberapa warga menggagas acara rutin seperti festival musik atau pameran seni yang diselenggarakan di jalur ini. Dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat, pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya sebagai langkah sementara, tetapi menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Aktivitas yang dibawa ke jalur bebas kendaraan akan terus dikembangkan, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota yang ramah lingkungan dan budaya.

Leave a Comment