Berita

Penampakan Brankas Tertanam di Dinding Kafe de’Clan Saat Digeledah Polisi

Penampakan Brankas Tertanam di Dinding Kafe de'Clan Saat Digeledah Polisi Penampakan Brankas Tertanam di Dinding Kafe - Dalam operasi penyisiran yang

Desk Berita
Published Juli 8, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Penampakan Brankas Tertanam di Dinding Kafe de’Clan Saat Digeledah Polisi

Penampakan Brankas Tertanam di Dinding Kafe – Dalam operasi penyisiran yang dilakukan oleh polisi di kafe de’Clan Signature, Cipete, Jakarta Selatan, muncul penampakan brankas tertanam di dinding bangunan. Penemuan ini menjadi sorotan karena tidak terduga dan mengungkap kemungkinan keterlibatan kasus korupsi dalam bisnis kafe tersebut. Brankas tersebut ditemukan di salah satu sudut ruangan lantai dua, yang sebelumnya dianggap menjadi area penyimpanan barang-barang biasa. Dengan sistem penyelundupan yang canggih, alat penyimpanan uang ini tersembunyi secara sempurna, menyulitkan para petugas untuk mendeteksinya sebelum penggeledahan dilakukan.

Detail Penampakan Brankas Tertanam di Dinding

“Betul, brankas tersebut memang ditemukan di dalam dinding kafe de’Clan Signature,” ujar Irjen Totok Suharyanto, Kakortas Tipikor Polri, saat diwawancarai Rabu (8/7/2026).

Brankas yang terungkap memiliki desain modern dengan lapisan pelindung khusus, membuatnya sulit terlihat dari luar. Petugas menyebut alat ini berwarna abu-abu dan terletak di balik dinding yang terdiri dari bahan konstruksi berlapis. Pintu eksternal brankas menghadap ke lorong ruangan yang dilengkapi sistem pendingin udara, sehingga tidak mudah diduga. Selain itu, brankas juga dilengkapi tombol kode hitam untuk mengaksesnya, yang menjadi bukti bahwa penyimpanan ini dirancang secara terstruktur.

Kepolisian menyatakan bahwa brankas ini bukanlah penemuan kebetulan. Selama proses penyisiran, tim investigasi melakukan pengukuran dan analisis struktur bangunan untuk memastikan bahwa alat penyimpanan uang tersebut tersembunyi secara teknis. Proses penggeledahan berlangsung sekitar dua jam, dengan petugas membagi tugas untuk menyelidiki setiap sudut ruangan. Hasilnya, brankas ditemukan dalam kondisi utuh, dengan dokumen dan barang-barang dalam jumlah besar.

Kasus Korupsi yang Terkait dengan Penemuan Brankas

Menurut Totok Suharyanto, dugaan korupsi yang sedang ditelusuri mencakup tiga kasus utama: pengadaan batu bara menyebabkan blackout, skandal ASABRI, dan penyelesaian utang PT CBS terhadap PT KNI. Kafe de’Clan Signature dituduh menjadi tempat penyimpanan dana hasil korupsi yang terkait dengan salah satu kasus tersebut. Penampakan brankas tertanam di dinding menjadi bukti tambahan bahwa bisnis kafe ini mungkin menjadi bagian dari jaringan penyelundupan dana ilegal.

Investigasi yang sedang berlangsung mencakup analisis dokumen dan uang asing yang ditemukan dalam brankas. Valuta asing yang dikumpulkan terdiri dari dolar Singapura dan dolar Amerika Serikat (AS), yang menjadi petunjuk bahwa uang tersebut mungkin berasal dari transaksi internasional. Selain itu, dokumen-dokumen yang ditemukan diduga berisi data keuangan, rekening bank, serta bukti transaksi yang berkaitan dengan kasus korupsi yang sedang ditangani. Kepolisian mengatakan bahwa penemuan ini adalah salah satu bagian kritis dari upaya penyelidikan terhadap perusahaan tersebut.

Langkah-Langkah Penyelidikan dan Hubungan Kasus

Penggeledahan di kafe de’Clan Signature bukan hanya fokus pada brankas tertanam di dinding, tetapi juga mencakup penyisiran seluruh area bangunan. Petugas mengungkapkan bahwa dugaan korupsi terkait PLN BB, ASABRI, dan penyelesaian utang PT CBS ke PT KNI terlihat saling terhubung. Totok Suharyanto menjelaskan bahwa tim penyelidik sedang mempelajari hubungan antara kasus-kasus ini untuk mengidentifikasi pola kecurangan yang digunakan.

Dalam penjelasannya, Totok menyebut bahwa operasi penyisiran dilakukan secara terencana, dengan penyisiran berlangsung selama beberapa hari sebelumnya. Tim investigasi juga memeriksa unit perubahan uang dan tempat lainnya sebagai bagian dari upaya menemukan sumber dana yang tidak transparan. Penampakan brankas tertanam di dinding menjadi bukti bahwa pengelola kafe ini mungkin menyimpan dana ilegal untuk keperluan perusahaan atau pihak tertentu.

Analisis dan Validasi Temuan

Setelah brankas ditemukan, tim penyelidik melakukan analisis lebih lanjut untuk memastikan bahwa semua barang dalam brankas terkait langsung dengan kasus korupsi yang sedang ditelusuri. Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menegaskan bahwa hasil penyisiran menunjukkan adanya dana yang terkumpul dalam jumlah besar serta bukti-bukti yang mendukung klaim tersebut. “Dokumentasi tentang brankas ini sudah ada, dan memang terdapat penyimpanan uang dalam jumlah besar serta berbagai dokumen,” katanya.

Kepolisian juga mengungkap bahwa brankas ini bisa menjadi bukti penting untuk menegaskan bahwa kafe de’Clan Signature bukan hanya tempat bisnis, tetapi juga menjadi lokasi penyimpanan dana hasil korupsi. Proses validasi terhadap temuan ini akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lebih mendalam, termasuk mengidentifikasi sumber dana dan pelaku transaksi. Penampakan brankas tertanam di dinding juga menjadi fokus utama media dan publik, yang menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Konsekuensi dan Tanggung Jawab

Kepolisian menyatakan bahwa penemuan brankas tertanam di dinding kafe ini menggarisbawahi seriusnya kasus korupsi yang sedang ditangani. Petugas menyebut bahwa penyelidikan akan terus berjalan hingga semua fakta terungkap. “Penampakan brankas di dinding memberikan gambaran bahwa penyelundupan dana dilakukan dengan cara yang terencana,” ujar Totok Suharyanto.

Penggeledahan ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kasus korupsi yang sedang ditelusuri. Selain itu, penemuan brankas juga bisa menjadi bukti bahwa kafe de’Clan Signature menjadi titik kumpul dana ilegal. Proses penyelidikan akan terus berlangsung, dengan target penemuan lebih banyak barang bukti dan pengungkapan detail transaksi. Penampakan brankas tertanam di dinding kafe ini mungkin menjadi salah satu penanda penting dalam kasus besar korupsi yang sedang diinvestigasi saat ini.

Leave a Comment