Pemprov NTB Buka Suara Nobar Film ‘Pesta Babi’ di Mataram Dibubarkan
DetikBali, 12 Mei 2026
Pemprov NTB Buka Suara Nobar Film – Pemuburan nonton bareng (nobar) film *Pesta Babi* terjadi di dua institusi pendidikan di Mataram. Di Universitas Mataram (Unram), aksi tersebut dilakukan oleh rektorat pada Kamis malam (7/5). Sebelumnya, penghapusan acara serupa juga terjadi di Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) pada Senin (27/4). Di UIN Mataram, tindakan serupa dilakukan pada Jumat malam (8/5).
Koordinasi dengan Pihak Kampus
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) NTB, Surya Bahari, mengungkapkan telah berkomunikasi dengan rektorat Undikma dan Unram terkait keputusan pembubaran nobar film. Menurutnya, tindakan ini diambil karena pertimbangan dampak sosial yang mungkin muncul.
“Kalau dibiarkan, dampaknya bisa sangat besar. Kami sudah melakukan koordinasi internal dengan rektorat kedua kampus tersebut,” jelas mantan Sekretaris DPRD NTB.
Larangan Belum Dikeluarkan
Pemprov NTB menyatakan belum memberikan instruksi khusus soal larangan pemutaran film tersebut. Namun, Surya mengusulkan agar acara yang diadakan secara terbuka ditunda sementara.
“Bukan berarti tidak ada larangan. Tapi kita mengambil langkah untuk menunda dulu, karena khawatirkan dampaknya. Instruksi dari pusat belum dikeluarkan,” ujarnya.
Ketidakelokan Judul Film
Surya menyoroti nama film *Pesta Babi*, yang menurutnya dianggap kurang sopan dalam konteks masyarakat. Ia berharap pihak yang ingin menonton secara umum mempertimbangkan hal itu sebelum melanjutkan.
“Menyebut judul film saja sudah terkesan berbeda. Kita khawatirkan dampak negatifnya,” katanya.
Baca berita selengkapnya di sini.