Berita

Solving Problems: Andre Rosiade Kunjungi Panti Bayi Terlantar di Padang, Jadikan Azizah Donatur Tetap

antu Panti Bayi Terlantar di Padang, Azizah Jadi Donatur Tetap Solving Problems - Dalam upaya Solving Problems , mantan Menteri PUPR Andre Rosiade melakukan

Desk Berita
Published Mei 12, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Andre Rosiade Bantu Panti Bayi Terlantar di Padang, Azizah Jadi Donatur Tetap

Solving Problems – Dalam upaya Solving Problems, mantan Menteri PUPR Andre Rosiade melakukan kunjungan ke Panti Bayi Terlantar di Padang. Keberadaan panti ini menjadi sorotan karena menghadapi tantangan dalam merawat bayi yang ditinggalkan orang tua. Selama kunjungan, Andre tidak hanya menyampaikan empati, tetapi juga memberikan dukungan finansial yang signifikan sebagai bagian dari Solving Problems yang berkelanjutan.

Kunjungan yang Menginspirasi

Kunjungan Andre ke panti bayi di Padang diwarnai rasa syukur dan empati ketika ia mendengar cerita pengelola tentang kesulitan merawat anak-anak yang terlantar. Dalam salah satu momen yang mengharukan, ia menggendong bayi berusia tiga minggu yang ditemukan di depan pintu panti.

“Ya Allah. Perjuangan di Sumatera Barat ini sangat berat, banyak bayi dibuang di luar. Saya berharap bantuan ini bisa menjadi bagian dari Solving Problems yang kita lakukan bersama,” ujarnya.

Dalam Solving Problems ini, Andre menegaskan bahwa peran pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menyelesaikan masalah pengasuhan anak-anak terlantar. Ia memberikan dana tunai sebesar Rp25 juta serta sepuluh paket sembako senilai Rp5 juta. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperbaiki kondisi panti dan mengurangi beban para pengasuh.

Langkah Masa Depan untuk Perbaikan

Andre Rosiade juga berkomitmen untuk mengembangkan program Solving Problems di wilayah ini. Ia berencana kembali ke panti pada 5 Juni mendatang bersama istrinya, serta menjadikan keluarganya sebagai donatur tetap.

“Insya Allah, 5 Juni saya bawa istri ke sini. Saya minta Azizah, anak kami, jadi donatur tetap. Dengan dukungan ini, kita bisa terus Solving Problems bersama masyarakat,” lanjutnya.

Komitmen Andre mencerminkan upaya menyeluruh untuk menyelesaikan masalah sosial yang berdampak pada kelangsungan hidup anak-anak terlantar. Ia menyebutkan bahwa donasi dari Azizah akan memastikan panti tetap beroperasi tanpa hambatan, sehingga dapat memberikan layanan optimal bagi bayi-bayi yang membutuhkan.

Realita di Balik Panti Bayi Terlantar

Dewi Melinda, salah satu pengelola panti, menuturkan bahwa jumlah bayi yang masuk ke panti meningkat tajam pada 2023. Terutama di bulan November, ada tiga bayi yang ditinggalkan orang tua secara bersamaan.

“Tahun 2023 ini paling banyak, Pak. Bulan November saja ada tiga bayi yang ditinggal kabur,” katanya.

Menurut Dewi, para orang tua sengaja meninggalkan bayi di depan pagar panti pada malam hari. Beberapa memanjat pagar, sementara lainnya menyelinap lewat tas. Masalah ini menjadi bagian dari Solving Problems yang perlu ditangani dengan solusi berkelanjutan, baik melalui bantuan finansial maupun sosialisasi kebijakan perlindungan anak.

Panti saat ini didukung oleh empat perawat dan enam pengasuh, dengan biaya operasional setiap bulan mencapai sekitar Rp100 juta. Biaya ini mencakup gaji perawat, susu, pampers, serta kebutuhan sehari-hari anak.

“Perawat perempuan dibayar Rp200 ribu per hari, laki-laki Rp300 ribu. Itu baru untuk perawat dan pengasuh,” jelas Dewi.

Pengembangan Jangka Panjang

Sebagai bagian dari Solving Problems, pihak panti menargetkan peningkatan kualitas layanan dengan memperluas jumlah pengasuh dan perawat. Bantuan yang diberikan oleh Andre Rosiade diharapkan menjadi fondasi untuk program jangka panjang yang melibatkan kemitrahan dengan komunitas lokal.

“Saya tidak bisa lama-lama di sini. Sementara ini, saya beri Rp25 juta untuk membantu. Nanti juga ada sembako sepuluh paket. Kalau ada masalah, segera kabari Ibu Ida atau tim kami di Padang,” ujarnya.

Panti bayi ini juga memiliki izin resmi berupa Nomor AHU-0001910-AH.01.04 Tahun 2020 dan SIUP Nomor 0003/ILKS/DPMPTSP/2024. Donasi dapat disalurkan ke rekening BSI Syariah nomor 7293299816 atas nama LKS Anak Balita Jasmin Nabila. Dengan Solving Problems yang terus dilakukan, pihak panti berharap bisa memberikan perlindungan lebih baik bagi bayi-bayi yang terlantar.

Sebagai langkah konkrit dalam Solving Problems, pihak panti mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Andre. Mereka berharap dukungan ini bisa menjadi bentuk kepedulian yang berkelanjutan, sehingga anak-anak terlantar tidak lagi menjadi korban keputusan orang tua yang menyedihkan. Dengan komitmen Solving Problems, panti berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan penuh kasih sayang bagi bayi-bayi yang membutuhkan.

Leave a Comment