Berita

Komnas HAM Dukung Polisi Usut Kematian Sutrimo: Kita Akan Monitor

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan respons positif terhadap kasus kematian yang terjadi secara misterius pada seorang pria bernama

Desk Berita
Published Juli 29, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : James Thomas - wahanaberita.com

Komnas HAM Mendukung Penyelidikan Kematian Sutrimo

Wahanaberita.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan respons positif terhadap kasus kematian yang terjadi secara misterius pada seorang pria bernama Sutrimo. Kejadian ini berlangsung di area depan klinik kecantikan yang terletak di kawasan Jakarta Selatan. Lembaga tersebut menyatakan dukungannya penuh terhadap Polda Metro Jaya dalam melakukan penyelidikan menyeluruh terkait peristiwa ini.

Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyampaikan pernyataan kepada awak media pada hari Rabu, tanggal 29 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa pihaknya mendorong serta mendukung langkah kepolisian dalam melakukan penyelidikan mendalam.

Posisi Komisioner dan Langkah Selanjutnya

Saurlin P. Siagian, yang menjabat sebagai Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, juga menyampaikan dukungan serupa. Ia berharap agar kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian Sutrimo secara transparan kepada masyarakat luas.

“Kita dukung aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, untuk mengusut tuntas kasus ini supaya penyebab kematiannya terang benderang,” jelas Saurlin.

Lebih lanjut, Saurlin menambahkan bahwa saat ini pihaknya akan melakukan pemantauan terhadap penanganan yang dilakukan oleh kepolisian. Langkah ini diambil untuk memastikan proses penyelidikan berjalan dengan baik dan transparan.

Investigasi Kepolisian Berlanjut

Aparat penegak hukum masih terus melakukan pendalaman terhadap penyebab tewasnya Sutrimo di lokasi klinik kecantikan tersebut. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pasti kematian korban.

Polisi juga telah kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi yang berada di Jalan Kramat Pela RT 11/RW 11, Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan telah menerjunkan tim khusus untuk mengusut kasus ini.

Tim tersebut bertugas memetakan rangkaian peristiwa sekaligus mengungkap penyebab kematian korban. Berdasarkan informasi yang beredar, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.

Sutrimo disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah. Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan verifikasi terkait identitas dan latar belakang korban.

“Masih didalami,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Minggu (26/7).

Leave a Comment