Berita

Cak Imin Lantik 19.675 Pengurus DPC se-Indonesia

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Imin, resmi melantik 19.675 pengurus Dewan Pengurus

Desk Berita
Published Juli 23, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Sandra Wilson - wahanaberita.com

Cak Imin Lantik 19 675 Pengurus DPC PKB se-Indonesia di Taman Fatahillah Jakarta Barat

Wahanaberita.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Imin, resmi melantik 19.675 pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Pelantikan massal ini menjadi salah satu agenda penting menjelang puncak peringatan Hari Lahir PKB yang ke-28. Dalam kesempatan ini, Cak Imin Lantik 19 675 Pengurus secara simbolis di hadapan para perwakilan dari berbagai daerah.

Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta

Acara bersejarah ini digelar di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di Taman Fatahillah, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (22/7/2026). Kehadiran para pengurus DPC dari seluruh Indonesia menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program organisasi. Ketua DPP PKB, Abdul Halim Iskandar, mengungkapkan bahwa sebanyak 2.570 kader hadir secara fisik di Jakarta untuk mewakili keseluruhan 19.675 pengurus DPC yang sedang dilantik dalam acara tersebut.

“Jumlah pengurus DPC se-Indonesia hari ini yang sudah dikeluarkan SK-nya oleh DPP sebanyak 19.675 personel. Dan insyaallah semuanya ini adalah orang-orang terpilih,” ujar Abdul Halim dalam sambutannya.

Menurut penjelasan Abdul Halim, setiap DPC di seluruh Indonesia diwakili oleh lima orang pengurus yang hadir dalam acara pelantikan simbolis tersebut. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel yang menerima pelantikan malam itu. Kehadiran para pengurus ini merupakan bukti komitmen mereka terhadap perjuangan PKB di tingkat daerah.

“Pada malam hari ini, kami mohon berkenan Ketua Umum untuk melantik 19.675 personel pengurus DPC se-Indonesia, yang diwakili oleh lima orang pengurus per DPC se-Indonesia sehingga jumlah yang hadir dilantik pada malam hari ini adalah 2.570 personel. Tepuk tangan untuk para pengurus DPC yang malam hari ini dilantik,” tambahnya.

Seleksi Ketat untuk Posisi Ketua DPC

Abdul Halim juga menginformasikan bahwa DPP sebelumnya telah menyeleksi 1.816 kandidat untuk posisi Ketua DPC. Melalui mekanisme seleksi yang panjang, termasuk uji kelayakan dan kompetensi (fit and proper test) yang melibatkan psikolog dari lembaga pendidikan tinggi serta lembaga psikologi profesional, akhirnya terpilih 514 orang sebagai Ketua DPC PKB se-Indonesia. Proses seleksi ini memastikan bahwa hanya kandidat terbaik yang mendapatkan kepercayaan untuk memimpin organisasi di tingkat daerah.

“Sebanyak 1.816 kandidat tersebut dibawa ke forum musyawarah cabang dan ditindaklanjuti dengan uji kelayakan dan kompetensi (fit and proper test), baik yang bersifat profesional dengan melibatkan pihak ketiga, para psikolog dari lembaga pendidikan tinggi maupun lembaga psikologi profesional. Dan alhamdulillah, dari 1.816 tersebut lahirlah 514 Ketua DPC se-Indonesia,” paparnya.

Saat berada di lokasi, Cak Imin secara langsung melantik para pengurus DPC. Para pengurus yang dilantik kemudian mengucapkan sumpah dan janji untuk memperjuangkan cita-cita PKB serta siap melaksanakan berbagai tugas organisasi. Pelantikan ini menandai dimulainya periode baru bagi pengurus DPC dalam menjalankan amanah organisasi.

Mekanisme Musyawarah-Mufakat Tanpa Voting

Dalam kesempatan terpisah, Cak Imin menjelaskan bahwa pemilihan pengurus DPC kini menggunakan mekanisme musyawarah-mufakat. Ia menegaskan bahwa sistem voting tidak lagi digunakan dalam menentukan jajaran pengurus DPC. Pendekatan ini dipilih untuk menghindari konflik internal dan memastikan semua pihak merasa dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.

“Ya, karena kita sudah punya pengalaman panjang dalam mengelola organisasi. Sehingga kompetisi internal itu sudah tidak perlu lagi, karena kompetisi internal pasti membawa luka bagi yang kalah. Sebab itu tidak boleh ada yang terluka, semua harus terlibat dan memutuskan bersama-sama,” jelas Cak Imin.

Menurutnya, pendekatan baru ini merupakan cara pengelolaan organisasi yang lebih partisipatif. Meskipun sudah memasuki periode kedua, metode ini terus disempurnakan dengan penambahan psikotes serta uji kelayakan dan kepatuhan. Cak Imin Lantik 19 675 Pengurus dengan penuh semangat dan optimisme untuk masa depan PKB yang lebih baik.

“Ini cara baru pengelolaan organisasi yang lebih partisipatif. Sebetulnya ini sudah periode yang kedua, tetapi terus disempurnakan dengan psikotes serta uji kelayakan dan kepatuhan (fit and proper test),” imbuhnya.

Leave a Comment