Berita

Announced: Massa Gelar Demo di Cikini Malam-malam Tolak Kenaikan BBM

BBM Berlangsung di Cikini Malam Hari Announced - Sejumlah massa melakukan aksi unjuk kekuatan di wilayah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai bentuk

Desk Berita
Published Juni 11, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Aksi Demonstrasi Tolak Kenaikan Harga BBM Berlangsung di Cikini Malam Hari

Announced – Sejumlah massa melakukan aksi unjuk kekuatan di wilayah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan harga BBM nonsubsidi. Aksi tersebut dihentikan oleh polisi karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Demonstran menilai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diberlakukan pemerintah membebani masyarakat, terutama pelaku usaha kecil dan rumah tangga. Berlangsung pada malam hari, aksi ini menjadi sorotan publik karena memicu kegaduhan di sekitar Jalan Cikini Raya.

Detail Aksi dan Alasan Penolakan

Aksi demonstrasi yang Announced dilakukan pada Rabu (10/6/2026) ini terjadi tanpa adanya koordinasi dengan pihak keamanan. Massa berkumpul di sekitar kawasan Cikini dengan membawa tumpukan ban, tandon air, dan berbagai alat perekat. Menurut laporan, kegiatan ini berlangsung hingga pukul 21.30 WIB sebelum polisi menghentikannya. Penolakan terhadap kenaikan BBM yang mulai berlaku sejak awal bulan ini didukung oleh berbagai kelompok masyarakat, termasuk warga sekitar dan pelajar.

Penyebab utama aksi ini terkait kebijakan kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dinilai tidak adil oleh masyarakat. Kenaikan harga bahan bakar ini, yang berdampak signifikan pada biaya transportasi dan kebutuhan sehari-hari, memicu keluhan luas. Massa menganggap kebijakan tersebut tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat umum dan inflasi yang terus meningkat. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi melalui tarian dan nyanyian yang menggema di sekitar lokasi aksi.

Di sisi lain, Kapolsek Metro Menteng, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menghentikan aksi karena tidak ada persiapan dan koordinasi sebelumnya. Ia menegaskan bahwa polisi telah memberikan peringatan sebelumnya, tetapi massa tetap melanjutkan aksi hingga kejadian memicu kekacauan. “Announced aksi dilakukan tanpa pemberitahuan, sehingga kita harus mengambil langkah tegas untuk mengamankan kawasan,” tuturnya.

Kondisi Setelah Aksi Berakhir

Situasi di kawasan Cikini kini telah kembali stabil setelah aksi dihentikan. Massa yang terlibat mengalir ke jalan-jalan sekitar, sementara polisi melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol. Berbagai saksi mata menyatakan bahwa aksi ini menimbulkan kekacauan di sekitar kawasan, termasuk kejadian kericuhan yang mengakibatkan kerusakan properti. Warga sekitar mengeluhkan gangguan pada aktivitas harian, seperti lalu lintas dan toko-toko yang tertutup sementara.

Announced kebijakan kenaikan BBM ini juga memicu berbagai respons dari masyarakat. Beberapa organisasi kemasyarakatan mengkritik pemerintah karena tidak melibatkan masyarakat dalam diskusi kebijakan sebelum diterapkan. Sementara itu, para pengusaha menilai bahwa kenaikan harga BBM berdampak langsung pada biaya operasional, sehingga memperparah tekanan ekonomi. Massa yang turut serta menilai kebijakan ini tidak transparan dan kurang memperhatikan kepentingan masyarakat luas.

Dalam keterangannya, Braiel menambahkan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap kebijakan BBM yang berlaku. “Announced aksi ini menunjukkan kekuatan rakyat dalam menyuarakan isu yang mereka anggap penting,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian terus memantau situasi dan siap memberikan penjelasan lebih lanjut terkait proses pengumuman kebijakan tersebut.

“Announced aksi dilakukan tanpa pemberitahuan, sehingga kita harus mengambil langkah tegas untuk mengamankan kawasan,” ujar AKBP Braiel Arnold Rondonuwu. Ia menegaskan bahwa kebijakan kenaikan harga BBM harus disertai dengan persiapan yang memadai agar tidak memicu ketegangan.

Leave a Comment