Berita

Key Strategy: Lampu Monas hingga Bundaran HI Dipadamkan 1 Jam, Jakarta Hemat Rp 108 Juta

Key Strategy: Jakarta Hemat Rp 108 Juta dengan Pemadaman Lampu Monas hingga Bundaran HI Pemadaman Energi untuk Lestarikan Lingkungan Key Strategy - Dalam

Desk Berita
Published Juni 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Key Strategy: Jakarta Hemat Rp 108 Juta dengan Pemadaman Lampu Monas hingga Bundaran HI

Pemadaman Energi untuk Lestarikan Lingkungan

Key Strategy – Dalam upaya memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Key Strategy dengan memadamkan lampu di area kota yang menjadi simbol penting, seperti Monas dan Bundaran HI. Aksi ini berlangsung selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB, dan berhasil menghemat biaya listrik sebesar Rp 108.693.752 atau sekitar Rp 108 juta. Strategi ini merupakan bagian dari perencanaan jangka panjang untuk mengurangi penggunaan energi dan menciptakan kesadaran lingkungan di masyarakat.

Detail Kegiatan dan Dampaknya

Pemadaman listrik yang diadakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, menciptakan suasana gelap khas Jakarta, terutama di sekitar Monas dan Bundaran HI. Langkah ini diambil untuk menunjukkan bahwa Key Strategy tidak hanya tentang penghematan biaya, tetapi juga tentang menjaga keberlanjutan lingkungan. Dengan mematikan lampu selama satu jam, Jakarta mampu mengurangi emisi karbon sebanyak 60,14 ton CO2e serta menghemat penggunaan listrik sekitar 75,18 MWh, berdasarkan data dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya.

“Melalui Key Strategy ini, Pemprov DKI Jakarta ingin mengajak seluruh masyarakat mengurangi dampak lingkungan secara bersama-sama. Pemadaman lampu bukan sekadar cara memangkas pengeluaran energi, tetapi juga sebagai bentuk komitmen dalam menghadapi tantangan perubahan iklim,” kata Dudi Gardesi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, dalam wawancara pada hari Minggu, 14 Juni 2026.

Kolaborasi dan Partisipasi Masyarakat

Kegiatan Key Strategy di Jakarta melibatkan kerja sama antara pemerintah, pengusaha, komunitas, dan warga. Seluruh lampu di area Monas hingga Bundaran HI dipadamkan untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang keberlanjutan. Dudi menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat berperan dalam keberhasilan aksi ini. Masyarakat diharapkan turut serta mematikan alat elektronik yang tidak digunakan, seperti televisi, laptop, atau lampu kamar, sebagai bagian dari Key Strategy yang lebih luas.

Strategi ini sejalan dengan Instruksi Gubernur DKI Jakarta tahun 2021, yang mendorong penghematan listrik secara berkala. Dengan melakukan pemadaman selama satu jam, Jakarta menunjukkan komitmen untuk mengurangi emisi karbon dan menciptakan kebiasaan hemat energi di kalangan warga. Dudi menekankan bahwa langkah kecil seperti mematikan lampu saat tidak diperlukan dapat berkontribusi besar dalam jangka panjang.

Penghematan Energi dan Manfaatnya

Pemadaman lampu yang dilakukan selama satu jam pada malam 13 Juni 2026 menunjukkan bahwa Key Strategy bisa menjadi solusi efektif dalam menghadapi krisis energi. Dengan mengurangi penggunaan listrik, Jakarta tidak hanya menghemat biaya tetapi juga mengurangi beban lingkungan. Emisi karbon yang berhasil dikurangi mencapai 60,14 ton CO2e, yang setara dengan penghematan energi sebesar 75,18 MWh. Angka ini menunjukkan peran penting perubahan kecil dalam menciptakan dampak besar.

Key Strategy ini juga menjadi contoh bagus bagaimana inisiatif pemerintah bisa diadopsi oleh masyarakat. Dudi menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berupaya untuk memperkuat kebijakan yang bertujuan menurunkan konsumsi energi. Dengan memadukan langkah-langkah konkret seperti pemadaman lampu, kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat adopsi gaya hidup ramah lingkungan di berbagai wilayah.

Komitmen ke Sustainabilitas Energi

Pemadaman lampu yang dilakukan Jakarta bukanlah kegiatan spontan, melainkan bagian dari rencana yang matang. Key Strategy ini dilakukan dengan mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan secara menyeluruh. Dudi Gardesi menegaskan bahwa perubahan kecil, seperti mematikan perangkat elektronik di malam hari, adalah cara sederhana untuk mencapai tujuan penghematan energi yang lebih besar.

Dengan langkah-langkah seperti ini, Jakarta berharap bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menghadapi tantangan lingkungan. Key Strategy yang dilakukan pada malam 13 Juni 2026 menunjukkan bahwa penghematan energi bisa dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Selain itu, aksi ini juga memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya berpartisipasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Leave a Comment