Berita

Visit Agenda: Nilai dari Bung Karno hingga Kini, Said Abdullah: Trisakti

Ziarah ke Makam Bung Karno Diselenggarakan dalam Rangka Haul dan Bulan Bung Karno Visit Agenda - Dalam rangka peringatan Haul Bung Karno yang jatuh pada bulan

Desk Berita
Published Juni 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ziarah ke Makam Bung Karno Diselenggarakan dalam Rangka Haul dan Bulan Bung Karno

Visit Agenda – Dalam rangka peringatan Haul Bung Karno yang jatuh pada bulan Juni, acara Visit Agenda tahun ini kembali digelar dengan mengunjungi makam Soekarno di Blitar, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan tokoh partai, termasuk Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, yang turut menyampaikan pesan penting terkait nilai-nilai Bung Karno yang masih relevan hingga kini. Visit Agenda ini tidak hanya sekadar upacara ziarah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenang peran besar Bung Karno dalam membangun bangsa Indonesia.

Megawati dan Said Abdullah: Trisakti sebagai Fondasi Kemandirian

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menjadi salah satu figur sentral dalam acara Visit Agenda ini. Ia menekankan bahwa nilai-nilai Bung Karno, terutama Trisakti, tetap menjadi pedoman dalam menjalankan kebijakan pemerintah. Said Abdullah, ketua DPD PDIP Jawa Timur, menambahkan bahwa Trisakti—yang berarti kebebasan politik, kemandirian ekonomi, dan kepribadian budaya—masih relevan dalam menghadapi tantangan global saat ini.

“Trisakti adalah warisan terpenting Bung Karno. Nilai-nilainya terus dihayati dan diterapkan, baik dalam kebijakan ekonomi maupun upaya mempertahankan keutuhan bangsa Indonesia,” kata Said Abdullah saat ziarah di Makam Bung Karno, Blitar, Minggu (14/6/2026).

Dalam Visit Agenda yang diadakan pada hari itu, para peserta juga mengenang perjuangan Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mengembangkan ideologi Pancasila. Mereka menyampaikan doa serta harapan agar nilai-nilai tersebut terus dipegang erat oleh generasi muda Indonesia. Said Abdullah menegaskan bahwa Trisakti bukan hanya konsep historis, tetapi juga prinsip yang mendorong penguatan kedaulatan bangsa.

Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Pangan: Trisakti di Era Modern

Salah satu bentuk implementasi Trisakti yang relevan hingga kini adalah komitmen pemerintah terhadap kemandirian ekonomi. Megawati menyebutkan bahwa visi menuju swasembada pangan dan ketahanan ekonomi nasional menjadi bagian dari agenda Visit Agenda tahun ini. “Kita harus menjaga ketahanan pangan dan kebebasan politik sebagai warisan Bung Karno,” ujarnya dalam sambutan di acara tersebut.

“Kita memperjuangkan swasembada pangan sebagai bagian dari Trisakti. Hal ini menunjukkan bahwa Bung Karno bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga panduan untuk masa depan,” tambah Said Abdullah, yang sekaligus menjadi pengingat bahwa Visit Agenda ini bertujuan mengenalkan Trisakti kepada masyarakat secara lebih luas.

Kehadiran tokoh PDIP seperti Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat; Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto; serta Ketua DPP PDIP Bidang UMKM dan Ekonomi Digital, Prananda Prabowo, menegaskan bahwa Visit Agenda ini tidak hanya simbolis, tetapi juga sebagai ajang kolaborasi dalam mewujudkan Trisakti. Mereka menegaskan bahwa penghargaan terhadap Bung Karno harus diiringi tindakan nyata dalam membangun bangsa yang mandiri dan sejahtera.

Bung Karno sebagai Penjaga Kemerdekaan

Sebagai bagian dari Visit Agenda, acara ini juga menjadi momen untuk mengenang peran Bung Karno sebagai pelopor kemerdekaan Indonesia. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan bahwa tanpa kontribusi Bung Karno, Indonesia mungkin belum bisa merdeka hingga kini. “Beliau adalah penjaga sejarah yang mampu menggambarkan semangat persatuan dan perjuangan bangsa,” ujarnya.

“Tanpa Bung Karno, kemungkinan besar Indonesia masih menjadi koloni. Masyarakat harus terus mengingat perjuangan beliau dalam memperjuangkan kemerdekaan,” tambah Syauqul Muhibbin, yang mengharapkan Visit Agenda menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya kemandirian nasional.

Kehadiran Bupati Blitar, Rijanto, serta sejumlah kader PDIP dari tingkat DPC juga menegaskan bahwa Visit Agenda ini memiliki dampak sosial yang luas. Mereka berharap acara ini mampu menyatukan perhatian publik terhadap sejarah bangsa dan menginspirasi generasi muda untuk terus menjunjung nilai-nilai Trisakti. Acara ini diharapkan menjadi salah satu Visit Agenda yang paling berkesan karena menggabungkan penghormatan dan refleksi terhadap perjuangan Bung Karno.

Di samping itu, Visit Agenda tahun ini juga menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Para peserta ziarah diberikan kesempatan untuk mengetahui lebih dalam tentang kehidupan Bung Karno sehari-hari dan peran beliau dalam mengembangkan kebijakan yang mengacu pada Trisakti. Mereka berharap pengunjung bisa merasakan semangat perjuangan Bung Karno, yang kini tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

Leave a Comment