Berita

Special Plan: Joint Operation Lapas Cipinang-Bareskrim Bongkar Narkoba di B Fashion Hotel

Operasi Gabungan Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Kasus Narkoba di B Fashion Hotel Special Plan, atau Rencana Khusus, menjadi strategi utama dalam

Desk Berita
Published Mei 16, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Operasi Gabungan Lapas Cipinang dan Bareskrim Bongkar Kasus Narkoba di B Fashion Hotel

Special Plan, atau Rencana Khusus, menjadi strategi utama dalam pengungkapan narkoba di B Fashion Hotel yang dilakukan oleh tim gabungan Lapas Cipinang dan Bareskrim Polri. Operasi ini selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026, yang berfokus pada penanggulangan peredaran narkoba serta tindak kejahatan terkait dalam lingkungan institusi pemasyarakatan dan hotel. “Special Plan ini adalah salah satu upaya pencegahan awal terhadap narkoba di sektor publik, khususnya tempat penginapan,” jelas Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Jakarta, Wachid Wibowo, Jumat (15/5/2026).

Penguatan Pengawasan di Lingkungan Lapas

Dalam rangka menerapkan Special Plan, Lapas Cipinang telah memperketat kegiatan pengawasan, termasuk deteksi dini, razia rutin, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran di dalam institusi tersebut. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan bebas narkoba, serta mengendalikan perangkat elektronik ilegal yang sering digunakan sebagai sarana transaksi gelap. Wachid Wibowo menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi penyimpangan, baik dari warga binaan maupun petugas. “Special Plan ini memastikan bahwa setiap langkah pemeriksaan di lapas dilakukan secara transparan dan profesional,” tambahnya.

“Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap pelaku narkoba, termasuk mereka yang bersembunyi di balik bisnis hotel. Jika ditemukan pelaku, termasuk petugas, akan dikenai hukum sesuai ketentuan,” kata Wachid Wibowo, dalam wawancara terpisah.

Koordinasi Sinergis dalam Penyelidikan Narkoba

Koordinasi antara Lapas Cipinang dan Bareskrim Polri menjadi kunci keberhasilan Special Plan dalam mengungkap jaringan narkoba di B Fashion Hotel. Tim Satgas NIC yang dipimpin Kombes Kevin Leleury mengatakan bahwa kerja sama intensif dengan pihak lapas mempercepat proses penyelidikan. “Dengan Special Plan, kami mampu mengoptimalkan sumber daya dan informasi yang tersedia, sehingga kasus ekstasi dan vape berbahan etomidate terungkap secara efisien,” ujarnya.

“Selama operasi, tim lapas dan Bareskrim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap staf dan pengunjung. Special Plan ini bukan hanya sekadar rencana, tetapi komitmen untuk menjaga integritas institusi pemasyarakatan,” tambah Kevin Leleury.

Dalam proses penyelidikan, tim memanfaatkan data kegiatan perekaman dan laporan dari pelaku bisnis hotel. “Koordinasi ini memungkinkan kami mengidentifikasi keberadaan narkoba secara lebih akurat dan cepat,” jelas Kevin. Ia menekankan bahwa Special Plan memberikan kerangka kerja yang terpadu untuk mengatasi masalah narkoba di sektor layanan publik.

Deteksi Narkoba di B Fashion Hotel

Kasus narkoba di B Fashion Hotel terungkap setelah Dania Eka Putri, dikenal dengan nama panggilan Mami Dania atau Tania, ditangkap dalam operasi bersama oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim dan Satgas NIC. “Pelaku menyatakan bahwa hotel masih menjadi tempat peredaran narkoba secara terselubung, dengan transaksi hanya dilakukan oleh kapten hotel,” terang Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim, Brigjen Eko Hadi Santoso, Kamis (14/5/2026).

“Special Plan membantu kami menghubungkan informasi dari dalam lapas dengan kegiatan bisnis di luar, seperti hotel. Dengan demikian, seluruh jaringan penyalahgunaan narkoba dapat diungkap lebih luas,” kata Eko Hadi Santoso.

Operasi ini juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap tempat hiburan dan kamar hotel yang sering digunakan untuk penyembunyian narkoba. “Special Plan memberikan wawasan tentang pola distribusi narkoba yang tersembunyi dalam bisnis jasa,” tambah Eko. Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini menjadi contoh nyata bagaimana kerja sama antarlembaga dapat memperkuat upaya pencegahan narkoba.

Implikasi Special Plan untuk Kebijakan Nasional

Implementasi Special Plan tidak hanya fokus pada operasi di B Fashion Hotel, tetapi juga menjadi model bagi pengawasan narkoba di sektor lain. “Kebijakan ini dirancang untuk mencegah peredaran narkoba di tempat-tempat yang rentan, seperti hotel dan pusat hiburan,” terang Kevin Leleury. Ia menambahkan bahwa Special Plan juga melibatkan pelatihan bagi staf lapas dan petugas Bareskrim dalam mengenali indikator keberadaan narkoba.

Dalam konteks nasional, Special Plan berperan dalam menyelaraskan upaya pemerintah untuk mengurangi konsumsi narkoba di kalangan masyarakat. “Kami berharap program ini dapat diperluas ke berbagai sektor, termasuk transportasi dan pariwisata,” ujar Kevin. Ia menegaskan bahwa penegakan hukum terhadap pelaku narkoba di B Fashion Hotel menjadi bukti efektivitas Special Plan dalam menangkal kejahatan berbasis jaringan.

Sebagai bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Special Plan terus ditingkatkan untuk menjangkau area-area kritis. “Dengan pendekatan yang lebih luas, kami berupaya menekan penggunaan narkoba di lingkungan yang mudah menjadi sarana kejahatan,” tutup Wachid Wibowo. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam memperkuat keamanan dan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba.

Leave a Comment