Melindungi Tuah Marwah

Important Visit: Operasi PETI di Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Musnahkan 12 Rakit Dompeng

Penting: Polsek Cerenti Musnahkan 12 Rakit Dompeng di Sungai Kuantan Important Visit - Dalam rangka Important Visit yang dilakukan oleh jajaran Polsek

Desk Melindungi Tuah Marwah
Published Juli 3, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Penting: Polsek Cerenti Musnahkan 12 Rakit Dompeng di Sungai Kuantan

Important Visit – Dalam rangka Important Visit yang dilakukan oleh jajaran Polsek Cerenti, operasi penertiban terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di Sungai Kuantan berlangsung hari ini, Kamis (2/7/2026). Kegiatan ini menggandeng TNI serta pihak pemerintah kecamatan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mengatasi penyebab kerusakan ekosistem sungai. Fokus utama operasi menjangkau area Desa Koto Cerenti dan Desa Kampung Baru, Kecamatan Cerenti, di mana sebanyak 12 rakit dompeng berhasil dihancurkan.

Latar Belakang Operasi PETI

Penambangan emas ilegal di Sungai Kuantan telah lama menjadi keluhan masyarakat. Aktivitas ini dianggap mengganggu alur sungai, merusak habitat ikan, serta mencemari air tanah. Dalam Important Visit, petugas melakukan pemeriksaan terhadap beberapa lokasi rawan PETI, mengungkap keberadaan perahu-perahu yang digunakan untuk menambang secara sembarangan. Sebelum operasi dimulai, masyarakat telah menyerahkan laporan tentang penyebab kerusakan lingkungan, sehingga kepolisian memutuskan untuk mengambil tindakan langsung.

Kapolsek Cerenti: Langkah Tegas untuk Lingkungan

Kapolsek Cerenti, Iptu Peri Padli, menjelaskan bahwa operasi ini dilakukan sebagai bentuk respons terhadap laporan masyarakat. “Dalam Important Visit ini, kami menindak operasi PETI yang merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar. Rakit dompeng yang digunakan selama ini sudah mengganggu aliran air dan mengurangi kualitas ekosistem,” tegasnya. Operasi dimulai dengan menemukan dua rakit di Desa Koto Cerenti, yang langsung dihancurkan dengan cara merusak dan membakar untuk memastikan tidak bisa digunakan kembali. Langkah serupa diulang di Desa Kampung Baru, di mana sepuluh rakit PETI ditemukan dan dihancurkan di tempat. Total, 12 unit rakit dompeng berhasil ditertibkan dalam satu hari, menunjukkan komitmen jajaran kepolisian dalam Important Visit ini. Pemusnahan dilakukan secara terencana untuk mencegah aktivitas penambangan ilegal kembali beroperasi.

Dampak PETI pada Lingkungan

PETI di Sungai Kuantan menimbulkan berbagai dampak negatif. Karena penggunaan alat berat dan bahan kimia seperti merkuri, aliran sungai menjadi tidak stabil, dan air tercemar. Selain itu, habitat ikan terganggu, menyebabkan penurunan populasi biota air. Dalam Important Visit, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana mengatakan, “Penambangan ilegal tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga merusak kelestarian lingkungan. Kami berupaya menghentikan aktivitas ini secara bertahap untuk menjaga keseimbangan ekosistem.”

Kerja Sama dengan TNI dan Pemerintah

Operasi PETI ini tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi juga didukung oleh TNI serta pemerintah kecamatan. Koordinasi yang intens dilakukan untuk memastikan semua rakit dompeng dihancurkan secara efektif. “Kerja sama antara Polri, TNI, dan pemerintah kecamatan sangat penting dalam Important Visit ini. Dengan sinergi ini, kami dapat mengatasi masalah PETI yang terus berulang,” jelas Kapolres. Selain itu, petugas juga membagikan informasi tentang kerusakan lingkungan akibat PETI kepada warga sekitar sebagai bentuk edukasi.

Pendapat Masyarakat dan Tanggung Jawab Bersama

Masyarakat Desa Koto Cerenti dan Kampung Baru menyambut baik tindakan penertiban oleh Polsek Cerenti. Banyak warga menyatakan bahwa PETI telah menyebabkan berkurangnya hasil tangkapan ikan dan kerusakan fisik pada lingkungan. “Kami berharap Important Visit ini menjadi awal dari peningkatan kualitas hidup masyarakat, karena lingkungan yang sehat adalah aset berharga,” ungkap salah satu warga. Kapolres menekankan bahwa masyarakat diminta untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktif dalam menjaga lingkungan. “Jika mengetahui adanya aktivitas PETI, segera laporkan ke Call Center 110 atau langsung ke polisi terdekat. Sinergi antara warga dan aparat adalah kunci keberhasilan Important Visit ini,” pungkas Kapolres. Kegiatan penertiban diharapkan menjadi contoh bagus dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Persiapan untuk Operasi Berikutnya

Selain menyelesaikan operasi hari ini, Polsek Cerenti juga berencana mengadakan Important Visit berulang dalam waktu dekat untuk mengecek kembali kondisi Sungai Kuantan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan TNI dan pemerintah kecamatan untuk memastikan tidak ada rakit dompeng yang digunakan kembali. Operasi ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak menambang secara sembarangan,” kata Iptu Peri Padli. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memberikan bantuan teknis dan logistik kepada warga yang ingin beralih ke aktivitas penambangan legal. Dengan Important Visit yang diadakan kali ini, diharapkan ada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan serta mengurangi dampak negatif dari PETI. Kegiatan ini menunjukkan komitmen serius pihak berwajib dalam menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat.

Leave a Comment