Berita

Visit Agenda: MPR RI Dorong Nasionalisme Lewat Lomba Baris-Berbaris Tingkat Kaltara

Visit Agenda: MPR Dorong Nasionalisme dengan Lomba Baris-Berbaris Kaltara Visit Agenda - Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan, MPR RI menggelar

Desk Berita
Published Mei 24, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Visit Agenda: MPR Dorong Nasionalisme dengan Lomba Baris-Berbaris Kaltara

Visit Agenda – Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan, MPR RI menggelar acara Visit Agenda yang bertajuk Lomba Baris-Berbaris Tingkat Kalimantan Utara (Kaltara) di lapangan Kantor Walikota Tarakan, Kota Tarakan, pada hari Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menarik perhatian sejumlah peserta dari seluruh wilayah Kaltara, menunjukkan upaya pemerintah dan lembaga negara dalam membentuk generasi muda yang lebih disiplin dan memiliki semangat nasionalisme.

Konteks Nasionalisme dalam Pembangunan Daerah

MPR RI mengutamakan peran Visit Agenda sebagai wadah untuk membangun rasa cinta tanah air di kalangan pelajar. Kegiatan ini berupaya menangkal pengaruh globalisasi dan teknologi informasi yang bisa mengaburkan identitas budaya serta kebangsaan generasi muda. Dengan melibatkan peserta dari berbagai sekolah menengah di Kaltara, MPR berharap menumbuhkan jiwa nasionalisme yang kuat melalui aktivitas yang kreatif dan bermakna.

Pelaksanaan lomba ini juga menjadi momen penting dalam meningkatkan kekompakan antar pelajar. Setiap regu yang tampil harus menunjukkan ketelitian dan kesatuan dalam formasi baris-berbaris, sekaligus memperlihatkan kemampuan dalam pengibaran bendera. Keberhasilan dalam Visit Agenda tidak hanya bergantung pada teknik, tetapi juga pada pemahaman terhadap makna bendera sebagai simbol kebangsaan.

Persiapan dan Peran Pihak Terkait

Persiapan acara Visit Agenda telah dilakukan secara matang oleh MPR RI dan PPI Kalimantan Utara. Kepala Biro Umum Setjen MPR RI, Herry Putra, menegaskan bahwa acara ini merupakan kolaborasi yang strategis untuk menyebarkan nilai-nilai nasionalisme. “MPR RI menginginkan adik-adik peserta di sini menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” ujarnya, menambahkan bahwa teknologi informasi yang berkembang pesat bisa memengaruhi kepercayaan diri generasi muda.

Di sisi lain, Mohammad Mat Noor, Ketua Pelaksana, berharap Visit Agenda bisa menjadi ajang untuk menguji kemampuan dan semangat peserta. “Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta,” katanya, yang juga menekankan pentingnya objektivitas dalam penilaian oleh dewan juri.

Perjalanan ke Tingkat Nasional

Lomba Baris-Berbaris Tingkat Kaltara bukan hanya ajang lokal, tetapi juga merupakan langkah awal menuju kompetisi nasional. Sebanyak 30 provinsi di Indonesia ikut serta dalam Visit Agenda ini, dan 10 regu terbaik dari Kaltara akan melaju ke Jakarta untuk babak final pada akhir Agustus mendatang. Kehadiran dewan juri dan pelatih dari berbagai latar belakang akan memastikan penilaian yang adil dan berimbang.

“Di Jakarta nanti, adik-adik akan bertemu dengan peserta dari berbagai provinsi. Perbedaan budaya jangan dijadikan kelemahan, tetapi jadikan sebagai kekuatan untuk membangun jaringan persaudaraan,” kata Herry Putra, yang juga menegaskan bahwa Visit Agenda bertujuan menciptakan kebanggaan akan identitas Indonesia di tingkat internasional.

Kompetisi yang Membangun Kepribadian

Kegiatan Visit Agenda menawarkan peluang bagi peserta untuk mengasah bakat dan kepercayaan diri. Dengan berpartisipasi, para pelajar belajar menghargai kebersamaan, ketelitian, serta tanggung jawab atas tugas yang diberikan. Selain itu, lomba ini juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antar sekolah dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam konteks kebangsaan.

Dalam Visit Agenda kali ini, sejumlah sekolah seperti SMKN 2 Tarakan, SMAN 1 Tanjung Palas Timur, SMAN 2 Tarakan, SMAN 1 Tanjung Selor, dan SMAN 1 Nunukan turut berpartisipasi. Hadir pula Dennis Taufik Rachman, Kepala Bagian Pengelolaan Barang Milik Negara dan Akomodasi Setjen MPR RI, yang mendukung penyelenggaraan acara. Dengan kompetisi ini, MPR RI berharap menciptakan wadah nasionalisme yang dinamis dan berkelanjutan.

“Kita harus melihat Visit Agenda bukan hanya sebagai lomba, tetapi sebagai sarana membangun karakter dan semangat persatuan,” tutur Mat Noor, menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Leave a Comment