Viral Pemotor di Jaksel Pukuli Pasutri di Jalanan, Polisi Selidiki
Peristiwa Antarkendaraan di Tebet Menggelombangkan Perhatian Publik
Viral Pemotor di Jaksel Pukuli Pasutri –
Perdebatan antar pengendara sepeda motor di area Tebet, Jakarta Selatan, memicu tindakan penyelidikan oleh polisi. Konflik tersebut berawal dari cekcok antar pemotor, yang memanas akibat kesalahpahaman saat melintas di Jalan Saharjo.
Dalam video yang viral, yang dilihat oleh detikcom pada Rabu (1/7/2026), terlihat pengunggah menarik sepeda motornya sambil membawa anak kecil yang sedang menangis. Anak yang masih berusia balita tampak sedang menangis dan terlihat cemas.
Sa (30), pemilik video tersebut, menceritakan peristiwa yang terjadi pada Selasa (30/6). Dia mengaku kejadian berawal saat pelaku berteriak kasar sementara mereka mencoba melaju lurus di Jalan Saharjo.
“Pelaku berasal dari arah Pancoran, ingin belok ke Tebet (lampu hijau), sedangkan kami berada di jalur ke Pancoran dari Saharjo (lampu merah). Kami berada di sebelah kiri jalan, maju sedikit karena ada pengendara dari belakang yang ingin belok ke kiri langsung. Kami tidak menutup jalan pelaku, jalanan sangat leluasa, tidak ada benturan. Tapi tiba-tiba pelaku mendekati kami dan menghina dengan kata-kata kasar,” ujarnya dalam caption unggahannya.
SA menyebutkan suaminya, yang mengendarai motor, telah meminta maaf kepada pelaku. Namun, menurutnya, pelaku menyebut dirinya sebagai orang kaya dengan pengaruh anggota hingga memulai aksi pukulan.
“Suami saya memohon maaf dan berbicara lembut, karena ada pengendara dari belakang yang ingin belok ke kiri langsung. Namun, pelaku yang menyebut dirinya sebagai orang kaya dengan pengaruh anggota ini justru menyalahkan kami di depan anak kecil kami,” katanya.
Selanjutnya, pelaku sempat menyerang suami SA. Ia menjelaskan bahwa setelah pukulan pertama, pasangan pelaku turut memukuli mereka.
“Saya balas pukulan si pelaku ini, dan kami berdebat. Warga sekitar akhirnya memisahkan kami. Saya sudah duduk di motor untuk ke Polsek, tapi cewek dari pelaku menyerang saya dari belakang. Suami saya tidak terima, turun dari motor, anak saya dipegang warga, dan pelaku menendangnya. Kami memiliki bukti video dari warga sekitar,” imbuhnya.
Menurut SA, anaknya terus menangis dan takut setelah insiden tersebut.
“Anak saya nggak berhenti nangis dan ketakutan,” tambahnya.
Kapolsek Tebet, AKP Ischak, memberikan konfirmasi bahwa pihaknya telah memantau peristiwa tersebut. Korban disebutkan telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Tebet.
“Terkait kejadian yang dimaksud, Polsek Tebet sudah memantau. Saat ini, laporan dari korban telah diterima,” kata AKP Ischak saat dihubungi.
Peristiwa ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Polsek Tebet sesuai dengan prosedur yang berlaku.
