Berita

Topics Covered: Hari Tasyrik 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya Setelah Idul Adha

Hari Tasyrik 2026: Tanggal dan Makna dalam Agama Islam Topics Covered - Hari Tasyrik merupakan momen spesial dalam kalender Islam yang berlangsung setelah

Desk Berita
Published Mei 25, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Hari Tasyrik 2026: Tanggal dan Makna dalam Agama Islam

Topics Covered – Hari Tasyrik merupakan momen spesial dalam kalender Islam yang berlangsung setelah Idul Adha. Umat Muslim digalakkan untuk merayakan kesenian dan tradisi keagamaan selama tiga hari ini. Selain itu, hari Tasyrik juga terkait erat dengan aktivitas berkurban yang masih bisa dilakukan setelah hari pertama perayaan. Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa libur nasional akan mencakup beberapa hari Tasyrik, sehingga masyarakat pun bisa merayakannya secara lebih meriah.

Penjelasan Hari Tasyrik dalam Konteks Islam

Hari Tasyrik dianggap sebagai hari-hari setelah Idul Adha, yang merupakan bagian dari bulan Dzulhijah. Menurut Kementerian Agama, masa ini tetap memberikan ruang bagi umat Muslim yang belum menyembelih hewan kurban untuk melakukannya. Aktivitas penyembelihan bisa dilakukan hingga tiga hari setelah Idul Adha, dan daging hasil kurban biasanya dibagikan kepada keluarga serta orang-orang yang membutuhkan.

“Tasyrik” berasal dari kata Arab “syarraqa” yang berarti mengeringkan atau menjemur daging kurban di bawah sinar matahari. Tradisi ini diwariskan dari masa lalu sebagai cara mengawetkan daging sebelum dikonsumsi. Selain itu, hari Tasyrik juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ketaatan berdoa dan bersyukur kepada Tuhan.

Jadwal Hari Tasyrik 2026 dan Penetapan Tanggal

Berdasarkan sidang isbat yang ditetapkan oleh Kementerian Agama, Hari Raya Idul Adha 2026 jatuh pada 27 Mei. Dengan demikian, Hari Tasyrik 2026 dimulai pada 11 Zulhijah, atau 28 Mei 2026, dan berlangsung hingga 13 Zulhijah. Tanggal-tanggal ini akan menjadi bagian dari libur nasional, sehingga masyarakat bisa mengatur waktu untuk merayakan secara bersama.

Penetapan tanggal Idul Adha dan Tasyrik dilakukan melalui pengamatan hilal yang dilakukan oleh badan astronomi. Kemenag berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait untuk memastikan kesesuaian dengan perhitungan kalender Islam. Dengan adanya dua hari libur berturut-turut, umat Muslim pun memiliki waktu yang cukup untuk menyelesaikan ritual berkurban dan menikmati hasilnya.

Tradisi dan Aktivitas pada Hari Tasyrik

Di samping ritual berkurban, Hari Tasyrik juga menjadi momen untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat. Masyarakat biasanya menghabiskan waktu bersama dalam kegiatan berbagi makanan, melaksanakan doa, serta memperkuat ikatan keagamaan. Tradisi seperti memasak dan mengemas daging kurban juga masih dijaga hingga hari Tasyrik, sebagai bentuk kebersamaan dalam masyarakat.

Menurut riwayat, Nabi Muhammad SAW pernah mengingatkan umatnya untuk memanfaatkan hari Tasyrik sebagai kesempatan berzikir dan berdoa. Tanggal 28 Mei 2026 hingga 30 Mei akan menjadi masa yang penuh makna, karena merupakan hari-hari setelah Idul Adha yang masih bisa diisi dengan kegiatan spiritual dan sosial.

Hari Tasyrik juga sering dihubungkan dengan aktivitas ekonomi, seperti pembelian dan pengemasan daging kurban. Selain itu, masyarakat memanfaatkan momen ini untuk menyusun rencana perayaan Idul Adha berikutnya. Dengan pembagian daging yang berlangsung secara adil, Hari Tasyrik menjadi simbol keberbagian dan keberkahan dalam kehidupan umat Muslim.

Libur Nasional dan Perayaan Hari Tasyrik 2026

Libur nasional Idul Adha 2026 ditetapkan pada Rabu, 27 Mei, dan hari Tasyrik pertama, 28 Mei, juga termasuk dalam jadwal libur bersama. Pemerintah mengharapkan libur ini dapat memudahkan umat Muslim untuk merayakan Idul Adha serta menyempurnakan tradisi berkurban. Kebijakan ini mencerminkan pentingnya kegiatan keagamaan dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia.

Menurut SKB tiga menteri, libur nasional akan berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 27 dan 28 Mei 2026. Pada masa ini, jemaah haji juga menghabiskan waktu di Makkah untuk melakukan lontar jumrah sebagai bagian dari ibadah. Selain itu, umat Muslim di luar kota suci dapat merayakan Tasyrik dengan kegiatan seperti menikmati masakan kurban, berdoa, dan bersyukur atas nikmat Tuhan.

Leave a Comment