Berita

Polisi Belum Bisa Komunikasi dengan Atlet Golf Jesslyn di LN: HP Tak Aktif

Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat sedang melakukan upaya intensif untuk menelusuri dugaan penculikan yang menimpa Jesslyn Wijaya Lay. Hingga saat ini

Desk Berita
Published Juli 27, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : James Thomas - wahanaberita.com

Investigasi Kasus Jesslyn Wijaya Lay Masih Berjalan, Polisi Belum Terhubung dengan Atlet Golf Tersebut

Wahanaberita.com – Tim Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat sedang melakukan upaya intensif untuk menelusuri dugaan penculikan yang menimpa Jesslyn Wijaya Lay. Hingga saat ini, pihak kepolisian belum berhasil menjalin komunikasi langsung dengan atlet golf tersebut. Salah satu kendala yang dihadapi adalah nomor ponsel Jesslyn yang tercatat tidak aktif.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi hal tersebut saat dihubungi media pada Senin (27/7/2026).

“Sudah (dihubungi), nggak aktif,” ujarnya singkat.

Penyelidikan masih terus dilakukan oleh kepolisian. Koordinasi juga berlangsung dengan keluarga Jesslyn untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai keberadaan sang atlet. Namun, hingga kini belum ada perkembangan signifikan dari pihak keluarga.

“Belum ada perkembangannya, keluarganya belum ada yang datang, belum ada yang kasih info,” tambah Roby.

Perjalanan Jesslyn ke Luar Negeri

Dugaan penculikan pertama kali dilaporkan pada Senin malam, 13 Juli 2026. Meskipun laporan resmi telah dicabut, Polres Metro Jakarta Pusat tetap melanjutkan investigasi. Hasil penelusuran awal menunjukkan bahwa Jesslyn sebenarnya terbang ke luar negeri bersama ibu dan tantenya.

“(Terbang) Bersama ibu dan bibinya. Terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur lalu ke Bangkok,” jelas AKBP Roby Saputra saat ditemui wartawan pada Kamis (23/7/2026).

Menurut Roby, sejauh ini kepolisian belum mampu berkomunikasi dengan keluarga Jesslyn. Hal ini menyebabkan pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah benar terjadi penculikan atau tidak.

Calon Suami Meragukan Kabar Penculikan

Evan (37), calon suami Jesslyn, menyatakan ketidakpercayaannya terhadap informasi penculikan. Kuasa hukum Evan, Andi Darti, menjelaskan bahwa Jesslyn akan segera menikah dengan kliennya dalam waktu dekat. Ia juga menyebutkan bahwa Jesslyn sudah lama tidak tinggal bersama orang tuanya.

“Dia keluar dari rumah orang tuanya. Dia hidup di apartemen, tinggal di apartemen di daerah Pluit, sudah hampir 10 bulan. Nah, si Jesslyn ini itu juga dalam waktu dekat juga akan segera menikah dengan Evan,” kata Andi Darti pada Rabu (22/7/2026).

Evan sempat mengantar Jesslyn membeli kue hingga ke restoran tempat perayaan ulang tahun nenek Jesslyn pada 13 Juli 2026. Awalnya, Jesslyn tidak merespons undangan tersebut. Namun, setelah teman dekatnya meneruskan undangan dari tante Jesslyn, Jesslyn akhirnya hadir.

Evan mengantar pacarnya ke restoran dan menunggu di dekat lokasi acara. Jesslyn diminta membawa kue ulang tahun dan sempat membelinya bersama Evan.

Kronologi Kehilangan Kontak

Evan masih bisa berkomunikasi dengan Jesslyn hingga pukul 19.00 WIB. Namun, sekitar pukul 21.30 WIB, Evan mulai tidak dapat menghubungi Jesslyn. Ia pun mendatangi restoran tempat acara ulang tahun keluarga Jesslyn.

Di restoran, Evan masih melihat kue ulang tahun yang dibeli Jesslyn. Ia kemudian meminta keterangan dari berbagai saksi, termasuk kerabat, tukang parkir, dan pegawai restoran. Mereka menyatakan bahwa Jesslyn diculik oleh orang tidak dikenal.

“Nah, akhirnya dia diberi tahu ada peristiwa Jesslyn diikat matanya, dibekap, baru digendong secara paksa, dimasukkan ke mobil. Jesslyn sempat memberontak, minta tolong, sempat keluar dari mobil tetapi didorong lagi,” ceritanya.

Evan terus mencoba menghubungi Jesslyn melalui ponsel, email, dan media sosial tanpa mendapatkan respons. Ia juga melacak sinyal ponsel Jesslyn.

“Evan juga minta tolong ke temannya untuk mencari tahu posisi HP-nya Jesslyn. Menurut Evan, HP-nya masih memancar dari rumah orang tuanya yang di Ancol, yang di Puri Jimbaran,” kata Darti.

Evan kemudian melapor ke polisi dan ikut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di restoran. Sayangnya, mereka tidak menemukan rekaman CCTV karena perangkatnya rusak. Hal ini menambah kecurigaan Evan terhadap kejadian tersebut.

Leave a Comment