Berita

Pihak Sekolah di Jaksel Dukung Polisi Usut Temuan Ratusan Senpi hingga Sabu

Pihak Sekolah di Jaksel Dukung langkah kepolisian dalam menelusuri kasus penemuan ratusan senjata api serta air gun yang ditemukan di ruang kerja mantan ketua

Desk Berita
Published Agustus 6, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Sekolah di Jaksel Mendukung Penyelidikan Polisi atas Temuan Senjata dan Sabu
  2. Related Reading

Sekolah di Jaksel Mendukung Penyelidikan Polisi atas Temuan Senjata dan Sabu

Wahanaberita.com – Pihak Sekolah di Jaksel Dukung langkah kepolisian dalam menelusuri kasus penemuan ratusan senjata api serta air gun yang ditemukan di ruang kerja mantan ketua yayasan. Instansi pendidikan swasta yang berlokasi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap proses investigasi yang sedang berlangsung. Para pihak sekolah berharap proses penyelidikan dilakukan secara komprehensif dan transparan untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

Hermawanto, kuasa hukum yang mewakili pihak sekolah, menyampaikan bahwa penyimpanan senjata di lingkungan pendidikan merupakan hal yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Menurutnya, keberadaan senjata di lokasi tersebut tidak diperbolehkan karena berpotensi membahayakan keselamatan para peserta didik dan staf pengajar yang setiap hari beraktivitas di area tersebut.

“Buat kami sebagai sekolah, yang jelas penyimpanan senjata di tempat sekolah pasti dilarang oleh undang-undang. Pasti dilarang, pasti tidak diperbolehkan. Kenapa? Karena senjata itu pasti berbahaya. Dari situlah kami meminta kepolisian untuk sangat serius, transparan dan profesional untuk menuntut perkara ini,” kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Detail Temuan dan Proses Hukum

Awalnya, senjata-senjata tersebut teridentifikasi saat kegiatan bongkar-muat barang berlangsung pada tanggal 10 hingga 11 Juli 2026. Total sebanyak 995 pucuk senjata berhasil ditemukan di dalam ruangan tersebut. Sehari sebelumnya, tepatnya pada malam hari tanggal 5 Agustus, pihak sekolah kembali menemukan beberapa unit senjata tambahan yang menambah jumlah temuan secara signifikan.

Selain senjata, Hermawanto juga mengonfirmasi adanya temuan narkotika serta sekitar 30 keping CD berisi konten dewasa di lokasi yang sama. Ia menekankan bahwa lokasi penyimpanan barang-barang tersebut berada di dalam lingkungan sekolah, yaitu area yang setiap hari dimanfaatkan oleh para peserta didik untuk kegiatan belajar mengajar. Hal ini menjadi perhatian utama karena menyangkut aspek keselamatan anak-anak.

“Yang menjadi perhatian utama kami adalah lokasi penyimpanan barang-barang tersebut berada di lingkungan sekolah, yaitu tempat yang setiap hari digunakan oleh peserta didik untuk belajar. Apa pun status hukum barang tersebut nantinya, penyimpanan perlengkapan dalam jumlah demikian besar di kawasan pendidikan menimbulkan pertanyaan serius mengenai aspek keselamatan, serta kepatuhan terhadap ketentuan perizinan dan tata kelola penyimpanan,” jelasnya.

Posisi Sekolah terhadap Proses Investigasi

Pihak sekolah menunjukkan sikap menghormati terhadap jalannya proses hukum setelah laporan resmi disampaikan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Mereka juga menghindari kesimpulan terburu-buru mengenai keterlibatan pihak lain dalam kepemilikan senjata-senjata tersebut. Hermawanto menambahkan bahwa perkembangan terbaru menunjukkan bahwa kasus ini tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan sepele.

Jumlah dan jenis barang yang ditemukan menuntut penyidikan lebih mendalam mengingat implikasinya terhadap kepentingan hukum yang lebih luas, termasuk aspek keamanan nasional. Ada indikasi kuat bahwa mungkin ada perdagangan senjata secara ilegal yang melibatkan berbagai pihak. Status hukum masing-masing barang tetap menjadi kewenangan penyidik untuk dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, balistik, serta penelitian terhadap legalitas perizinannya.

“Status hukum masing-masing barang tetap menjadi kewenangan penyidik untuk dibuktikan berdasarkan hasil pemeriksaan forensik, balistik, serta penelitian terhadap legalitas perizinannya,” kata dia.

Investigasi Kepolisian

Korps Polri melalui Polres Metro Jakarta Selatan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif terkait temuan senjata di salah satu ruangan sekolah swasta di Pondok Pinang. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo, mengonfirmasi bahwa institusi tersebut telah menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan senjata yang terdiri dari air gun dan senjata api.

“Bahwa benar Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima Laporan dari masyarakat terkait temuan senjata (terdiri dari air gun dan senjata api) yang tersimpan disalah satu ruangan di yayasan sekolah yang berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Joko Adiwibowo, kepada wartawan, Kamis (6/8).

Joko menjelaskan bahwa sebelum laporan resmi dibuat, polisi juga telah menerbitkan laporan model A yang berkaitan dengan temuan tersebut. Laporan model A ini dibuat sesaat setelah kejadian ditemukan, menunjukkan respons cepat dari pihak kepolisian terhadap insiden ini. Proses investigasi masih berlanjut dengan melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan tidak ada kelalaian dalam penyimpanan senjata.

“Bahwa sebelum adanya laporan polisi dimaksud, Polres Jakarta Selatan telah membuat laporan polisi model A yang dibuat sesaat setelah ditemukannya kejadian dimaksud,” ujarnya.

Frequently Asked Questions

Berapa jumlah senjata yang ditemukan di sekolah Jaksel? Total sebanyak 995 pucuk senjata berhasil ditemukan di dalam ruangan, termasuk air gun dan senjata api. Penemuan ini terjadi selama kegiatan bongkar-muat barang pada tanggal 10 hingga 11 Juli 2026.

Apa saja barang lain yang ditemukan selain senjata? Selain senjata, pihak sekolah juga menemukan narkotika dan sekitar 30 keping CD berisi konten dewasa di lokasi yang sama. Semua barang tersebut disimpan di area yang setiap hari digunakan oleh peserta didik.

Bagaimana posisi pihak sekolah terhadap kasus ini? Pihak Sekolah di Jaksel Dukung penuh terhadap proses investigasi kepolisian. Mereka meminta penyidikan dilakukan secara transparan dan profesional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Apakah ada laporan resmi yang sudah dibuat? Ya, Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat dan juga membuat laporan polisi model A sesaat setelah ditemukannya kejadian. Proses investigasi masih berlanjut hingga saat ini.

Leave a Comment