Berita

Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota Bogor, 277 Botol Miras Ilegal Disita

Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota Bogor menggelar operasi gabungan pada Kamis malam (20/8/2026) dan berhasil menyita total 277 botol minuman keras

Desk Berita
Published Agustus 20, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
petugas-menyita-ratusan-botol-miras-ilegal-di-kafe-dan-warung-di-bogor-1787201172796_169
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Petugas Razia Kafe dan Warung di Bogor Amankan 277 Botol Miras Ilegal dari Tujuh Lokasi
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Petugas Razia Kafe dan Warung di Bogor Amankan 277 Botol Miras Ilegal dari Tujuh Lokasi

Wahanaberita.com – Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota Bogor menggelar operasi gabungan pada Kamis malam (20/8/2026) dan berhasil menyita total 277 botol minuman keras berbagai merek serta kategori. Operasi yang melibatkan TNI-Polri bersama aparat pemerintah daerah ini menyasar tujuh titik yang diduga memperdagangkan miras tanpa izin resmi, mulai dari kafe di kawasan permukiman hingga warung kelontong di pinggir jalan. Seluruh botol yang diamankan akan dibawa ke gudang penyimpanan untuk kemudian dimusnahkan sesuai prosedur.

Kasatpol PP Kota Bogor, Pupung Wahyu Purnama, menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan implementasi langsung dari peraturan daerah sekaligus respons atas laporan warga mengenai maraknya peredaran miras ilegal di wilayah kota. Ia menegaskan bahwa tim akan terus melakukan penyisiran secara berkala agar pedagang tidak kembali beroperasi tanpa dasar hukum yang jelas.

“Jumlah minuman yang kita sita semalam ada 277 botol miras dari golongan A, B, dan C. Itu kita amankan untuk nantinya akan dimusnahkan,” ujar Pupung.

Rincian Titik yang Digeledah dan Temuan di Lapangan

Dari tujuh lokasi yang diperiksa, lima di antaranya merupakan kafe yang beroperasi di kawasan permukiman dan pusat perbelanjaan. Dua titik lainnya adalah warung pedagang rokok di pinggir jalan yang turut menjual minuman beralkohol secara diam-diam tanpa memiliki dokumen perizinan apa pun. Petugas Razia Kafe dan Warung memastikan seluruh stok di ketujuh titik tersebut dibawa ke gudang penyimpanan untuk proses pemusnahan berikutnya, sehingga tidak ada botol yang kembali beredar di pasaran.

“Kita penyisiran di tujuh titik ya. (Rinciannya) lima kafe, kemudian warung pedagang rokok di pinggir jalan di dua titik,” kata Pupung.

Menurut Pupung, pemilihan ketujuh lokasi tersebut didasarkan pada laporan masyarakat dan hasil pemantauan rutin Satpol PP selama beberapa minggu sebelumnya. Warga sekitar mengaku lega karena peredaran miras tanpa izin kerap menimbulkan keributan dan gangguan ketertiban di lingkungan mereka.

Status Izin SKPL dan Konsekuensi bagi Pedagang

Pemeriksaan dokumen perizinan mengungkap bahwa mayoritas kafe telah mengantongi SKPL golongan A, yaitu izin penjualan minuman beralkohol dengan kadar di bawah lima persen. Namun, dua kafe ditemukan tidak memiliki SKPL A sehingga seluruh stok miras golongan A di tempat tersebut ikut disita. Untuk kategori yang lebih tinggi—SKPL B (kadar alkohol 5–20 persen) dan SKPL C (di atas 20 persen)—sebagian besar pelaku usaha belum memiliki izin yang sesuai. Akibatnya, seluruh botol miras golongan B dan C yang ditemukan langsung diamankan tanpa pengecualian.

“Pada umumnya semuanya sudah memiliki SKPL A, ada dua kafe yang belum memiliki SKPL A sehingga yang golongan A-nya pun kita amankan,” ungkap Pupung.

“Sedangkan yang lain pada umumnya sudah memiliki SKPL A, tetapi untuk yang SKPL B dan C-nya mereka belum punya, sehingga yang golongan B dan C, (alkohol) 5-20 persen dan di atas 20 persen, itu kita amankan,” imbuhnya.

Bagi pedagang yang ingin berjualan miras secara legal di

Frequently Asked Questions

What is Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota?

Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota matter?

Petugas Razia Kafe dan Warung di Kota matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment