Berita

Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad Agar Kembali Belajar Tanpa Beban Biaya

Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad yang kesulitan administrasi. Banyak keluarga di Jakarta masih berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya

Desk Berita
Published Agustus 10, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
kenneth-dprd-dki-bantu-siswa-smk-al-irsyad-agar-kembali-belajar-tanpa-beban-biaya-1786372089822
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad Tanpa Beban Biaya
  2. Related Reading

Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad Tanpa Beban Biaya

Wahanaberita.com – Kenneth DPRD DKI Bantu Siswa SMK Al-Irsyad yang kesulitan administrasi. Banyak keluarga di Jakarta masih berjuang memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Tunggakan administrasi sekolah dan biaya seragam sering menjadi penghambat utama bagi siswa untuk belajar dengan nyaman. Melalui pengaduan warga, Hardiyanto Kenneth, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, memutuskan memberikan bantuan pribadi.

Bantuan Dana Pribadi untuk Ibrahim

Kenneth menggunakan dana dari gaji dan tunjangan pribadinya untuk melunasi tunggakan administrasi sekaligus menebus seragam sekolah bagi siswa SMK Al-Irsyad di Jakarta Pusat bernama Ibrahim. Bantuan ini diberikan agar proses belajar tidak terhambat oleh masalah administrasi maupun kelengkapan atribut sekolah.

Saya menerima pengaduan dari salah satu warga yang tengah menghadapi kesulitan dalam melunasi tunggakan administrasi pendidikan di SMK Al-Irsyad, Jakarta Pusat. Siswa yang bersangkutan belum bisa mengambil seragam karena masih ada tunggakan. Setelah mendengar langsung kondisinya, saya putuskan untuk membantu menggunakan dana dari gaji dan tunjangan saya. Saya ingin proses pendidikan siswa ini dapat terus berjalan tanpa hambatan.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kenneth pada Senin, 10 Agustus 2026. Pria yang akrab dipanggil Bang Kent ini menekankan bahwa pendidikan seharusnya tidak terhambat oleh persoalan biaya administrasi maupun kelengkapan sekolah.

Pendidikan Hak Setiap Anak

Pendidikan adalah hak setiap siswa dan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan administrasi. Bagaimana siswa bisa semangat belajar kalau ke sekolah saja masih pakai baju seadanya karena belum membayar seragam sekolahnya. Skema bantuan ini menggunakan uang saya pribadi, uang gaji dan tunjangan yang saya sisihkan. Ketika saya mengetahui ada siswa yang kesulitan, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan membantu semampunya. Bantuan ini bentuk kepedulian agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan dengan tenang dan bermartabat.

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta tersebut menyatakan bahwa kepedulian terhadap akses pendidikan tidak boleh hanya dibebankan kepada pemerintah. Seluruh elemen masyarakat juga memiliki peran penting untuk memastikan tidak ada siswa yang kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi.

Saya berharap langkah ini dapat menjadi penyemangat bagi berbagai pihak untuk ikut bergotong royong membantu siswa-siswa yang mengalami kesulitan ekonomi. Jangan sampai lagi ada siswa yang malu ke sekolah hanya karena tidak mempunyai seragam. Pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan tidak ada siswa yang putus sekolah atau kehilangan kesempatan belajar karena kendala biaya administrasi dan perlengkapan sekolah.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Bantuan Kenneth

Apa jenis bantuan yang diberikan Kenneth kepada siswa SMK Al-Irsyad? Kenneth memberikan bantuan berupa pelunasan tunggakan administrasi dan pembelian seragam sekolah menggunakan dana pribadi dari gaji dan tunjangan.

Siapa saja yang bisa mendapatkan bantuan serupa? Siswa dari keluarga kurang mampu yang mengalami kesulitan administrasi, belum memiliki seragam, buku, atau sepatu sekolah dapat mengajukan bantuan melalui pengaduan warga.

Bagaimana cara melaporkan siswa yang membutuhkan bantuan? Masyarakat dapat menyampaikan informasi kepada Kenneth atau melalui pengaduan warga yang kemudian diteruskan kepada Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.

Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII ini juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan perlindungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui skema bantuan yang lebih tepat sasaran.

Ke depan, saya juga akan terus mendorong pemerintah DKI Jakarta agar memperkuat kebijakan perlindungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, mulai dari pembebasan tunggakan, bantuan seragam gratis, hingga beasiswa. Sehingga persoalan tunggakan administrasi dapat diminimalkan melalui mekanisme bantuan yang tepat sasaran. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa, sehingga setiap siswa harus diberikan kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya.

Kent mengajak masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi apabila menemukan siswa yang terancam putus sekolah akibat kesulitan ekonomi. Selama masih diberikan rezeki dan kesehatan, selama ada ruang untuk membantu, ia akan berupaya hadir menggunakan kemampuan yang dimiliki.

Leave a Comment