Berita

Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard: Prajurit Tak Tuntut Balas Jasa

Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard: Prajurit Tak Tuntut Balas Jasa Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard - Dalam upacara pemakaman militer yang digelar

Desk Berita
Published Juni 1, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard: Prajurit Tak Tuntut Balas Jasa

Menhan Sjafrie Kenang Sosok Ryamizard – Dalam upacara pemakaman militer yang digelar Senin (1/6/2026) di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin secara khusus mengenang sosok Ryamizard Ryacudu, mantan Menteri Pertahanan Jenderal (purn) yang meninggalkan warisan abadi dalam dunia pertahanan Indonesia. Sjafrie, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Ryamizard adalah seorang prajurit yang tak pernah mengharapkan balas jasa, tetap berjuang di medan perang dari pangkat rendah hingga posisi tertinggi. Pemakaman ini menjadi momen penting untuk mengenang peran nyata dan keunggulan kepemimpinan Ryamizard dalam membangun kemampuan TNI serta menjunjung nilai-nilai luhur keadilan dan integritas.

Sosok Penginspirasi dalam Kepemimpinan Militer

Ryang, yang meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) sore setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, merupakan contoh teladan bagi seluruh prajurit TNI. Sebagai mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) yang menjabat di bawah masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri, ia mampu membangun semangat kerja sama dan profesionalisme di dalam institusi militer. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Menteri Pertahanan dalam kabinet pertama di bawah Presiden Joko Widodo, memperkuat peran serta kontribusinya terhadap kestabilan nasional.

“Ryang bukan hanya seorang prajurit yang berdedikasi tinggi, tetapi juga sosok yang mampu membawa perubahan dalam cara pengambilan keputusan dan tata kelola pertahanan Indonesia,” ungkap Sjafrie dalam sambutan yang disampaikannya pada upacara tersebut.

Kepemimpinan Ryamizard dikenang karena kemampuannya menggabungkan prinsip keadilan dengan kekuatan tindakan nyata. Menhan Sjafrie menyampaikan bahwa selama masa jabatannya, Ryamizard selalu menekankan kejujuran dan transparansi, baik dalam tugas operasional maupun administratif. Hal ini membuatnya menjadi figuran yang dihormati oleh rekan sejawat maupun bawahannya, bahkan di masa pensiunnya.

Nilai Luhur dalam Dedikasi Prajurit

Ryang juga dikenang karena komitmennya dalam memberikan penghargaan kepada prajurit yang bekerja keras tanpa mengharapkan imbalan. Sjafrie menegaskan bahwa Ryamizard mampu menginspirasi para prajurit untuk tetap menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. “Menhan Ryamizard adalah prajurit yang tidak hanya memikirkan keberhasilan, tetapi juga berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil selalu memberikan manfaat bagi kepentingan rakyat dan negara,” tutur Sjafrie.

Bersamaan dengan upacara pemakaman, Sjafrie juga menekankan pentingnya mempertahankan semangat patriotisme dan dedikasi yang menjadi ciri khas Ryamizard. Ia berharap para prajurit TNI saat ini dapat meneladani sikap kerja keras, integritas, dan loyalitas yang diperlihatkan oleh mantan Menhan tersebut. Selama masa kepemimpinannya, Ryamizard terkenal mampu membangun hubungan harmonis antara komando dan prajurit, serta menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan tanggung jawab.

Kemajuan Pertahanan dalam Era Kepemimpinan Ryamizard

Kepemimpinan Ryamizard memberikan dampak signifikan dalam pengembangan kemampuan pertahanan Indonesia. Ia dikenang sebagai tokoh yang mendorong modernisasi TNI dan efisiensi dalam pengelolaan anggaran. Selama menjabat sebagai Menhan, Ryamizard berhasil mengarahkan kebijakan yang lebih terarah ke pembangunan pasukan, terutama dalam bidang teknologi dan logistik. Sjafrie, sebagai penggantinya, menyatakan bahwa Ryamizard selalu menekankan pentingnya kesiapan pasukan untuk menghadapi tantangan masa depan.

“Ryang memberikan peran penting dalam memastikan bahwa TNI tidak hanya siap menghadapi ancaman luar, tetapi juga bisa menjadi pelindung masyarakat dalam kondisi darurat,” kata Sjafrie, yang menegaskan bahwa Ryamizard meninggalkan jejak besar dalam pembangunan pertahanan nasional.

Dalam sebuah pernyataan, Menhan Sjafrie menambahkan bahwa kisah kehidupan Ryamizard menjadi sumber motivasi bagi generasi prajurit muda. Ia mengingat betapa Ryamizard selalu bersikap tegas dalam menjalankan tugas, baik saat masih dalam pangkat rendah maupun sebagai menteri. “Dedikasi dan ketulusan Ryamizard membuatnya layak disebut sebagai abdi negara yang benar-benar berpengorbanan,” tuturnya, menegaskan bahwa kenangan tentang Ryamizard tidak akan pernah pudar dalam sejarah pertahanan Indonesia.

Penghargaan dan Pengakuan dari Para Komandan

Penghormatan yang diberikan oleh Sjafrie dalam upacara pemakaman juga menjadi bukti bahwa Ryamizard diakui sebagai tokoh yang berpengaruh dalam perjalanan TNI. Menhan saat ini menyampaikan bahwa kedekatannya dengan Ryamizard selama menjabat sebagai Menhan bukan hanya berupa kerja sama, tetapi juga saling menghormati dan belajar dari satu sama lain. “Kita selalu terinspirasi oleh sikap Ryamizard yang tidak pernah mengabaikan tanggung jawab, baik sebagai komandan maupun sebagai seorang prajurit,” ujarnya.

Selain itu, Sjafrie juga menekankan bahwa Ryamizard mampu menyeimbangkan tugas sebagai komandan dengan kehidupan pribadi. Ia sering dikenang karena konsistensinya dalam menjalankan kebijakan, bahkan ketika menghadapi tekanan dari berbagai pihak. “Ryang adalah contoh bahwa keunggulan pertahanan tidak hanya terletak pada peralatan, tetapi juga pada mental prajurit yang siap berjuang tanpa pamrih,” pungkas Menhan Sjafrie, yang menjadi pengganti Ryamizard di posisi strategis.

Warisan Integritas yang Tak Pernah Terkikis

Kisah kehidupan Ryamizard juga menegaskan bahwa integritas adalah nilai inti dalam dunia pertahanan. Sjafrie menyoroti bagaimana Ryamizard tidak pernah memihak tindakan ilegal, bahkan dalam lingkaran kekuasaan. “Dalam era yang sering dipenuhi oleh politik pribadi, Ryamizard tetap menjaga kejujuran dan keadilan. Itulah yang menjadikannya menjadi panutan bagi seluruh prajurit TNI,” kata Sjafrie.

Ryang meninggal dunia dalam usia 76 tahun, meninggalkan warisan yang menginspirasi. Sjafrie, yang sekarang menjabat sebagai Menhan, mengungkapkan bahwa Ryamizard selalu menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang prajurit bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang kesetiaan terhadap negara. “Ia mengajarkan bahwa prajurit TNI adalah kunci keamanan dan kesejahteraan rakyat Indonesia,” imbuh Menhan, menjelaskan bahwa kenangan tentang Ryamizard akan terus hidup dalam setiap tugas yang dilaksanakan oleh anggota TNI.

Leave a Comment