Latest Update: Prabowo Apresiasi Inovasi Polri di Acara Panen Jagung dan Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan
Latest Update – Dalam acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri yang digelar pada hari Sabtu (16/5/2026) di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo Subianto mengungkapkan kepuasan terhadap berbagai inovasi yang ditampilkan oleh institusi keamanan nasional tersebut. Acara ini menandai keberhasilan Polri dalam merangkul peran baru sebagai penunjang keberlanjutan pangan dan energi, serta menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan solusi yang berkualitas. Prabowo menyampaikan apresiasi khusus terhadap Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran yang terus menghadirkan inovasi di setiap kesempatan.
Peran Polri dalam Transformasi Jagung Menjadi Energi Baru
Acara ini menjadi momentum penting untuk menyoroti inovasi-inovasi yang diusung Polri, terutama terkait transformasi bongkol jagung menjadi briket arang. Prabowo memuji upaya tersebut sebagai bentuk adaptasi terhadap tantangan krisis energi global yang saat ini mengancam kestabilan perekonomian negara. “Saya lega, kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak, tenang, kita bisa bikin briket arang dari bongkol jagung.’ Waduh. Luar biasa,” kata Prabowo dalam wawancara eksklusif.
Dalam konteks pertanian yang terus berkembang, Polri tidak hanya fokus pada penguasaan keamanan, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam pengembangan sumber daya lokal. Jagung, sebagai tanaman pangan yang cukup luas ditanam di Indonesia, kini diubah menjadi alternatif energi yang ramah lingkungan. Prabowo menyoroti bahwa inovasi ini menunjukkan kemampuan Polri untuk berpikir kreatif di luar ruang lingkup tradisional mereka. “Ini bukan soal muji-muji lho. Aku pelit juga kalau kasih penghargaan. Tapi saya ingin objektif,” lanjutnya.
Keterlibatan Prabowo dalam Acara Kuartal II: Mengapa Inovasi Selalu Menarik
Prabowo juga mengakui bahwa ia secara rutin diundang untuk menghadiri acara yang memperlihatkan kreativitas Polri. Ia mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam acara kuartal II ini bukan sekadar kebetulan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menyaksikan perubahan nyata. “Habis itu jagung. Dua kali ya, kau undang saya panen raya? Tiga kali? Udah tiga kali, ketiga ini. Habis itu ada ini, ada pameran stand-stand itu, ya kan? Dan ada selalu bukti inovasi, inovasi, inovasi, ya. Aku, saya gembira, bukan saya pura-pura,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Kegiatan panen jagung yang dihadiri Prabowo bukan hanya sekadar upacara, tetapi juga menjadi ajang promosi inovasi teknologi dan pemanfaatan sumber daya alam. Polri memperlihatkan berbagai penelitian dan penerapan yang mampu mengubah limbah pertanian menjadi barang bernilai. Prabowo mengapresiasi hal ini, karena menurutnya, inovasi seperti ini menjadi bukti bahwa institusi keamanan tidak hanya berkonsentrasi pada tugas tradisional, tetapi juga berpartisipasi dalam isu-isu keberlanjutan. “Terima kasih, Kapolri. Terima kasih, Polisi. Polisi RI kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu, bener nggak? Minta reformasi, reformasi ya kan? Tapi kalian sekarang buktikan,” tambahnya.
Dalam sejumlah kesempatan sebelumnya, Prabowo juga menyebutkan bahwa inovasi Polri bisa menjadi contoh untuk pihak luar, termasuk warga negara asing. Ia menegaskan bahwa proyek briket arang dari bongkol jagung memperlihatkan keberhasilan yang signifikan. “Tadinya bongkol itu dibuang, ya? Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa ini,” imbuhnya. Hal ini menunjukkan bahwa Prabowo tidak hanya memuji inovasi, tetapi juga mengharapkan adanya kolaborasi lebih lanjut antara Polri dan sektor lainnya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kehadiran Prabowo dalam acara ini juga menjadi kesempatan bagi Polri untuk menegaskan visi mereka dalam membangun keberlanjutan pangan dan energi. Dengan mengundang tokoh politik yang terkenal dengan prestasi dan kreativitas, Polri berharap mampu memperkuat reputasinya sebagai lembaga yang selalu mengikuti perkembangan zaman. “Latest Update ini menunjukkan bahwa Polri terus beradaptasi dan menawarkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini,” pungkas Prabowo, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menghadapi tantangan global.
Acara Groundbreaking Gudang Ketahanan Pangan Polri juga menjadi bagian dari inisiatif nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Prabowo menyampaikan bahwa keberhasilan ini tidak hanya membantu perekonomian lokal, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menghadapi krisis energi. “Latest Update ini adalah bukti bahwa inovasi tidak hanya bisa dilakukan di sektor swasta, tetapi juga oleh lembaga pemerintah seperti Polri,” kata Prabowo, menyoroti peran Polri dalam mendorong pengembangan teknologi hijau.
Dengan keterlibatan Prabowo, acara ini diharapkan bisa menjadi pemicu untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara optimal. Ia menekankan bahwa inovasi yang dihadirkan Polri, seperti briket arang dari jagung, mampu memberikan dampak positif yang signifikan. “Latest Update ini adalah tantangan bagi semua pihak untuk terus berpikir kreatif dan menciptakan alternatif energi yang lebih ramah lingkungan,” tutup Prabowo, menegaskan komitmennya terhadap inovasi sebagai bagian dari reformasi institusi keamanan. Tonton juga video “Prabowo Sebut Briket Jagung dari Polri Miracle: WNA Boleh Nyontek” untuk mengetahui lebih lanjut.
