Berita

Kepala BNPB dan Menko PMK Akan Bertolak ke Nagekeo NTT Usai Gempa M 7

Kepala BNPB dan Menko PMK Akan segera melakukan perjalanan ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau langsung kawasan terdampak gempa

Desk Berita
Published Agustus 15, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
rumah-warga-kampung-nggilat-kecamatan-macang-pacar-manggarai-barat-rusak-akibat-gempa-nagekeo-ntt-sabtu-1582026-foto-dok-istim-1786752605579_169
Foto : Mary Davis - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kepala BNPB dan Menko PMK Akan Kunjungi Nagekeo Pasca Gempa M 7 yang Melanda NTT
  2. Related Reading

Kepala BNPB dan Menko PMK Akan Kunjungi Nagekeo Pasca Gempa M 7 yang Melanda NTT

Wahanaberita.com – Kepala BNPB dan Menko PMK Akan segera melakukan perjalanan ke Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau langsung kawasan terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7. Kunjungan ini merupakan respons cepat pemerintah terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut. Kedua pejabat tinggi negara ini dijadwalkan tiba di lokasi untuk memastikan bahwa proses penanganan bencana berjalan dengan optimal dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Gempa bumi berkekuatan M 7 tersebut mengguncang wilayah Nagekeo dan sekitarnya, menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan data yang telah diverifikasi, satu warga meninggal dunia akibat bencana ini. Korban berasal dari Kabupaten Sikka yang berdekatan dengan Nagekeo. Selain itu, empat orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan bervariasi.

Profil Pejabat yang Berkunjung

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, merupakan pejabat yang bertanggung jawab atas koordinasi penanganan bencana nasional. Sementara itu, Menko PMK, Pratikno, memiliki peran strategis dalam memastikan kesejahteraan masyarakat terdampak bencana. Kepala BNPB dan Menko PMK Akan membawa tim teknis untuk melakukan assessment menyeluruh terhadap kondisi di lapangan. Kunjungan ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak.

Kedua pejabat tersebut akan melakukan perjalanan menggunakan helikopter yang telah disiapkan oleh BNPB. Fasilitas udara ini diperlukan mengingat kondisi geografis NTT yang terdiri dari banyak pulau dan memiliki tantangan aksesibilitas. Perjalanan menggunakan helikopter memungkinkan kedua pejabat untuk menjangkau berbagai lokasi terdampak secara efisien.

Detail Kerusakan dan Korban

Sebelumnya, dalam laporan awal disebutkan terdapat dua korban meninggal dunia. Namun, setelah dilakukan verifikasi dan validasi oleh petugas di lapangan, data tersebut diperbarui menjadi satu orang meninggal dunia. Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan akurasi informasi yang disampaikan kepada publik.

Kerusakan infrastruktur yang terjadi cukup signifikan. Dua rumah mengalami kerusakan berat, satu rumah rusak sedang, dan dua rumah lainnya rusak ringan. Selain itu, satu gudang Bulog serta tiga fasilitas umum juga terdampak dengan tingkat kerusakan ringan. Enam kantor pemerintahan pun dilaporkan mengalami gangguan akibat guncangan gempa bumi.

Evakuasi mandiri dilakukan oleh sekitar 2.000 penduduk di Nagekeo sebagai langkah pencegahan. Tindakan ini diambil setelah adanya peringatan dini tsunami menyusul gempa. Di Kota Bima, satu kepala keluarga atau total enam jiwa juga terdampak bencana. Evakuasi ini menunjukkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman lanjutan.

Koordinasi Penanganan Bencana

BNPB telah mengerahkan tim penanganan darurat untuk mendukung pemerintah daerah dalam berbagai aspek. Kegiatan mencakup kajian cepat, penanganan korban, pendataan dampak, hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak. Logistik dan peralatan tambahan juga disiapkan untuk membantu penanganan pascabencana secara komprehensif.

Kepala BNPB juga mengarahkan dukungan satu unit helikopter untuk membantu mobilisasi logistik dan mendukung kebutuhan operasional penanganan darurat, termasuk kemungkinan evakuasi apabila diperlukan. Dukungan udara ini menjadi penting mengingat karakteristik wilayah NTT yang terdiri atas banyak pulau dan memiliki tantangan akses antardaerah.

Selain dukungan teknis, pemerintah juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak terkait. BPBD setempat bekerja sama dengan unsur terkait untuk melakukan verifikasi data secara berkala. Semua informasi bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai dengan perkembangan di lapangan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Gempa Nagekeo

Berapa kekuatan gempa yang melanda Nagekeo? Gempa yang melanda Nagekeo memiliki kekuatan Magnitudo 7, yang termasuk dalam kategori gempa kuat dan dapat dirasakan hingga jarak yang cukup jauh.

Berapa jumlah korban jiwa akibat gempa? Berdasarkan data yang telah diverifikasi, satu warga meninggal dunia akibat gempa. Sebelumnya terdapat laporan dua korban, namun setelah verifikasi data diperbarui.

Apakah ada peringatan tsunami setelah gempa? Ya, peringatan dini tsunami dikeluarkan setelah gempa terjadi. Sekitar 2.000 penduduk di Nagekeo melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah pencegahan.

Siapa saja pejabat yang akan mengunjungi lokasi? Kepala BNPB dan Menko PMK Akan mengunjungi Nagekeo untuk meninjau langsung kawasan terdampak. Kedua pejabat ini membawa tim teknis untuk assessment menyeluruh.

Bagaimana kondisi infrastruktur di Nagekeo? Dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak ringan. Selain itu, satu gudang Bulog, tiga fasilitas umum, dan enam kantor pemerintahan terdampak.

Semua informasi di atas bersumber dari laporan Berton SP Panjaitan, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, yang dilansir Antara pada Sabtu (15/8/2026).

Leave a Comment