Berita

Kapolda Jambi Pantau Langsung Pemadaman Karhutla, Perkuat Sinergi dengan Stakeholder

Kapolda Jambi, Irjen Krisno H. Siregar, melakukan pemantauan langsung terhadap upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Muaro Jambi. Kunjungan ini

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
kapolda-jambi-irjen-krisno-h-siregar-bersama-bnpb-memantau-pemadaman-karhutla-1786616201442_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kapolda Jambi Pantau Langsung Pemadaman Karhutla
  2. Related Reading

Kapolda Jambi Pantau Langsung Pemadaman Karhutla

Wahanaberita.com – Kapolda Jambi, Irjen Krisno H. Siregar, melakukan pemantauan langsung terhadap upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah Muaro Jambi. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan seluruh titik api telah berhasil dipadamkan dan proses pengawasan terus berlanjut guna mencegah munculnya kembali api. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder terkait penanganan karhutla.

Pemantauan ini dilaksanakan bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen TNI Budi Irawan, pada Rabu (12/8/2026). Keduanya menggunakan pesawat bersayap tetap milik BNPB untuk meninjau kondisi lahan dari ketinggian. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam menangani masalah kebakaran yang semakin sering terjadi.

“Kami bersama BNPB, Korem 042/Garuda Putih dan BPBD Provinsi Jambi melakukan pemantauan langsung dari udara untuk memastikan kondisi kebakaran,” ujar Irjen Pol. Krisno dalam keterangannya.

Luas Lahan Terdampak dan Upaya Pemadaman

Berdasarkan hasil pemantauan, lebih dari 50 hektare lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, terdampak kebakaran dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Patroli udara menggunakan pesawat fixed wing BNPB bertujuan untuk melihat kondisi lahan yang sebelumnya terbakar sekaligus memastikan upaya pemadaman Satgas Karhutla Provinsi Jambi berjalan optimal.

Krisno menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan api di sejumlah titik lahan gambut telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Proses pendinginan ini sangat penting karena lahan gambut memiliki karakteristik yang memungkinkan api bertahan di bawah permukaan tanah.

“Alhamdulillah, api sudah padam, namun masih ada asap sehingga pendinginan dan pemantauan terus dilakukan,” ujarnya.

Pentingnya Pendinginan dan Penegakan Hukum

Kapolda Jambi dan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB meninjau penanganan karhutla di Muaro Jambi. (Foto: Dok. Polda Jambi)

Irjen Krisno menekankan bahwa pendinginan dan pemantauan penting dilakukan pada lahan gambut karena api berpotensi kembali muncul apabila proses pendinginan belum dilakukan secara menyeluruh. Lahan gambut yang masih panas dapat memicu kembali kebakaran bahkan setelah terlihat padam dari permukaan.

Irjen Krisno menambahkan bahwa Polda Jambi akan menyelidiki penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab setelah kondisi lahan dinyatakan aman. Penegakan hukum akan dilakukan secara tegas untuk memberikan efek jera bagi pelanggar.

“Setelah api dipastikan padam dan kondisi lahan aman, kami akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan siapa yang bertanggung jawab. Penegakan hukum akan kami lakukan secara tegas,” tegasnya.

Saat ini, Polda Jambi telah menerima enam laporan polisi dan menangani tujuh tersangka terkait perkara kebakaran hutan dan lahan. Kasus-kasus ini akan terus diproses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

“Kami mohon dukungan masyarakat. Kami akan terus melakukan penyelidikan secara profesional dan memberikan pembaruan perkembangan kasusnya,” kata Irjen Krisno.

Imbauan kepada Masyarakat

Satgas Karhutla telah melakukan berbagai upaya penanganan. Upaya tersebut mulai dari pemadaman melalui jalur darat hingga operasi pengeboman air atau water bombing. Berbagai metode ini diterapkan untuk memastikan api dapat dipadamkan secara efektif dan efisien.

Irjen Krisno mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan. Dia mengimbau warga tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar. Kebiasaan ini perlu diubah untuk mencegah kebakaran di masa mendatang.

“Jangan membakar sampah sembarangan karena bisa menjadi penyebab kebakaran. Apalagi membuka lahan kemudian dibakar. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Sinergi Lintas Instansi

Sementara itu, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan mengatakan hasil pemantauan menunjukkan api telah berhasil dipadamkan, tetapi pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.

Hasil pemantauan menunjukkan api telah berhasil dipadamkan, tetapi pendinginan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul, kata Budi Irawan.

Satgas Karhutla Provinsi Jambi bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan pendinginan hingga lokasi dinyatakan aman. Sinergi lintas instansi juga terus diperkuat untuk memastikan penanganan karhutla berjalan cepat, terukur, dan efektif.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Karhutla di Jambi

Berapa luas lahan yang terdampak kebakaran di Muaro Jambi?

Berdasarkan pemantauan terbaru, lebih dari 50 hektare lahan gambut di Desa Persiapan Air Merah, Kecamatan Sungai Gelam, terdampak kebakaran dalam satu minggu terakhir.

Siapa saja yang terlibat dalam pemantauan udara?

Pemantauan udara dilakukan oleh Kapolda Jambi, Irjen Krisno H. Siregar, bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menggunakan pesawat bersayap tetap milik BNPB.

Berapa jumlah tersangka yang telah ditangani?

Polda Jambi telah menangani tujuh tersangka terkait perkara kebakaran hutan dan lahan dari enam laporan polisi yang diterima.

Apa yang dilakukan setelah api dipadamkan?

Setelah api dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pemantauan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Setelah kondisi aman, penyelidikan penyebab kebakaran akan dilakukan.

Bagaimana cara masyarakat mencegah kebakaran?

Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena kedua aktivitas ini berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan.

Leave a Comment