Berita

Ini yang Digali Polisi dari Selebgram Keanu di Kasus Penipuan Hanania Travel

Ini yang Digali Polisi dari Selebgram Keanu dalam Kasus Penipuan Hanania Travel Ini yang Digali Polisi dari Selebgram - Keanu Angelo, seorang selebgram yang

Desk Berita
Published Juni 9, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ini yang Digali Polisi dari Selebgram Keanu dalam Kasus Penipuan Hanania Travel

Ini yang Digali Polisi dari Selebgram – Keanu Angelo, seorang selebgram yang populer dengan nama panggung Muhammad Miftahuda, tengah menjadi fokus pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan penipuan yang melibatkan Hanania Travel. Pemeriksaan ini berlangsung sebagai bagian dari penyelidikan terhadap PT Khazanah Tamma International, perusahaan yang dikaitkan dengan skema pemalsuan informasi untuk menarik calon jamaah umrah. Sumber terpercaya menyatakan bahwa polisi mencari bukti-bukti konkret tentang keterlibatan Keanu dalam proses penipuan tersebut, terutama dalam hal kerja sama endorse, transaksi keuangan, dan peran sosial media dalam menyebarkan informasi.

Keanu Diperiksa sebagai Saksi dan Alur Penyelidikan

Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa pemeriksaan terhadap Keanu berlangsung selama enam jam, dengan 28 pertanyaan yang diberikan kepada penyidik. Menurut Budi, penyelidikan melibatkan penggalian informasi mengenai kerja sama antara selebgram dan Hanania Travel, termasuk kontrak kerja, pembayaran, serta legalitas perusahaan tersebut. “Ini yang Digali Polisi dari selebgram Keanu mencakup penggunaan akun media sosial untuk memperkuat promosi dan kejelasan peran dalam skema penipuan,” jelas Budi saat dihubungi Senin (8/6/2026).

Dalam proses penyelidikan, polisi juga menelusuri bagaimana Keanu menggunakan pengaruhnya di platform digital untuk menarik minat calon jamaah. Penyidik memperhatikan apakah ada penipuan berupa pengambilan uang muka atau pengembalian dana yang tidak sesuai dengan janji. Selain itu, mereka memeriksa apakah ada transaksi keuangan yang tidak terdokumentasi atau sengaja disembunyikan oleh perusahaan untuk menipu konsumen.

“Ini yang Digali Polisi dari Keanu menunjukkan upaya memverifikasi alur dana dan tanggung jawab selebgram dalam penyelidikan kasus penipuan Hanania Travel,” ujarnya.

Penjelasan Keanu dan Bukti yang Diserahkan

Keanu menjelaskan bahwa ia tidak menerima uang endorse dari Hanania Travel, meskipun telah diberangkatkan untuk melakukan umrah. Ia mengaku hanya mempromokan pengalaman pribadinya selama perjalanan tersebut, tanpa ada kesepakatan formal atau pembayaran yang jelas. “Ini yang Digali Polisi dari Keanu mencakup pengungkapan bahwa promosi dilakukan secara gratis sebagai imbalan perjalanan,” katanya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Sebagai bukti, Keanu membawa rekening koran yang menunjukkan bahwa tidak ada aliran dana dari Hanania Group ke rekening pribadinya. Menurut penjelasannya, kerja sama tersebut bersifat barter, di mana ia memperoleh tiket umrah sebagai pertukaran dengan promosi di media sosial. “Saya hanya diberi trip umrah, lalu membagikan pengalaman selama di sana. Tidak ada keuntungan finansial yang jelas,” tambah Keanu.

“Ini yang Digali Polisi dari Keanu mencakup pengujian kredibilitasnya sebagai influencer. Saya juga memberikan bukti-bukti lengkap mengenai alur dana dan kesepakatan dengan perusahaan,” jelasnya.

Penetapan Tersangka dan Pengembangan Kasus

Polda Metro Jaya telah menetapkan bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan, sebagai tersangka atas dugaan penipuan dan penggelapan dana. Penetapan ini menunjukkan bahwa penyelidikan tidak hanya berfokus pada selebgram, tetapi juga pada manajemen perusahaan yang menjadi pihak utama. Penyidik berharap melalui pemeriksaan Keanu, mereka dapat memperjelas bagian peran yang dimainkan oleh pihak-pihak lain dalam skema penipuan tersebut.

Sejauh ini, Keanu dianggap tidak terlibat secara langsung dalam penggelapan dana, tetapi diajukan sebagai saksi untuk melengkapi bukti. Pemeriksaan selanjutnya akan mencakup influencer lainnya yang diduga terkait dengan penipuan. “Ini yang Digali Polisi dari Keanu bisa menjadi kunci untuk mengungkap seluruh jaringan penipuan Hanania Travel,” kata Budi Hermanto.

Bagaimana Kasus Ini Terjadi?

Kasus penipuan Hanania Travel terungkap setelah banyak konsumen mengeluhkan pengalaman tidak sesuai harapan. Menurut sumber terpercaya, perusahaan tersebut menawarkan paket umrah dengan biaya yang terjangkau, tetapi terdapat kesepakatan tambahan yang tidak dideklarasikan secara jelas. Beberapa jamaah dilaporkan menyetor uang muka sebelum keberangkatan, lalu tidak menerima layanan yang dijanjikan.

Ini yang Digali Polisi dari Keanu juga mencakup penelusuran bagaimana perusahaan memanfaatkan jaringan selebgram untuk membangun kepercayaan konsumen. Banyak influencer diberi insentif berupa perjalanan umrah, lalu diharapkan membagikan pengalaman mereka ke media sosial. Dengan cara ini, Hanania Travel dianggap mampu menarik minat jamaah dalam jumlah besar, meskipun ada indikasi kesengajaan dalam pemalsuan informasi.

Langkah Selanjutnya dan Dampak Kasus

Penyidik Polda Metro Jaya menegaskan bahwa mereka masih terus memperluas investigasi, termasuk menggali informasi dari influencer lain dan pihak terkait. “Ini yang Digali Polisi dari Keanu akan mendukung proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan adanya kelalaian atau kesengajaan dalam skema penipuan tersebut,” imbuh Budi.

Kasus ini juga menjadi perhatian publik terhadap peran selebgram dalam promosi produk atau jasa. Banyak yang mempertanyakan kredibilitas influencer dan bagaimana mereka memperoleh insentif tanpa transparansi. Dengan pemeriksaan Keanu, Polda Metro Jaya berharap mampu memberikan jawaban atas kecurigaan masyarakat tentang kejadian serupa di masa lalu.

Leave a Comment