Berita

Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Akan Diumumkan Sekitar 2 Pekan Lagi

Polda Metro Jaya memastikan bahwa hasil ekshumasi jenazah Sutrimo akan diumumkan setelah seluruh rangkaian uji laboratorium forensik rampung. Kabid Humas

Desk Berita
Published Agustus 19, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
kabid-humas-polda-metro-jaya-kombes-budi-hermanto-1786089469736_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Akan Diumumkan dalam Rentang Waktu Dua Pekan
  2. Related Reading

Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Akan Diumumkan dalam Rentang Waktu Dua Pekan

Wahanaberita.com – Polda Metro Jaya memastikan bahwa hasil ekshumasi jenazah Sutrimo akan diumumkan setelah seluruh rangkaian uji laboratorium forensik rampung. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyampaikan pada Rabu (19/8/2026) bahwa proses penyidikan perkara kematian Sutrimo telah berjalan dan sejauh ini 27 orang saksi sudah diperiksa. Ia menegaskan bahwa data forensik dari Laboratorium Forensik (Labfor) diperkirakan baru tersedia dalam satu hingga dua minggu ke depan.

Tahapan Ekshumasi di Banyumas dan Pemeriksaan Mediko-Legal

Penggalian makam dilakukan pada Rabu (12/8) di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Operasi tersebut melibatkan personel Polda Metro Jaya serta tim dokter forensik dan berlangsung sekitar tiga setengah jam, mulai pukul 09.30 hingga 13.00 WIB. Setelah jenazah diangkat, pemeriksaan luar langsung disampaikan oleh Profesor Ahmad Yudianto di lokasi.

Sementara itu, analisis bagian dalam—yang mencakup uji DNA, pemeriksaan jaringan tubuh, serta identifikasi zat-zat yang ditemukan pada jenazah—masih dalam proses di Labfor. Budi Hermanto menjelaskan bahwa pengumuman resmi baru dapat dilakukan setelah ahli forensik menyerahkan laporan lengkapnya. Dengan demikian, hasil ekshumasi jenazah Sutrimo akan menjadi dasar penetapan penyebab kematian yang sesungguhnya.

“Kita menunggu dari hasil laboratorium forensik terkait tentang hasil ekshumasi. Ekshumasi itu bongkar makam. Ada pemeriksaan luar sudah disampaikan oleh Profesor Ahmad Yudianto, dan yang ketiga adalah pemeriksaan bagian dalam. Pemeriksaan bagian dalam ada DNA, jaringan, termasuk zat yang ditemukan ini masih menunggu hasil satu sampai dua minggu. Nanti itu yang disampaikan oleh ahlinya.”

Kronologi Kejadian dan Respons Kepolisian

Peristiwa bermula pada Kamis (23/7) ketika Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Petugas segera mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, tim medis menyatakan bahwa upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban dinyatakan meninggal dunia.

Menyusul kematian tersebut, keluarga dan publik mendesak penyelidikan mendalam. Polda Metro Jaya kemudian membuka jalur penyidikan formal, memeriksa puluhan saksi, dan memutuskan untuk melakukan ekshumasi guna memperoleh bukti ilmiah yang objektif. Seluruh langkah itu bertujuan memastikan bahwa hasil ekshumasi jenazah Sutrimo akan menjawab pertanyaan penyebab kematian secara definitif.

FAQ: Informasi Praktis Terkait Kasus

Kapan hasil ekshumasi jenazah Sutrimo akan diumumkan? Berdasarkan keterangan Kombes Budi Hermanto, data dari Labfor diperkirakan turun dalam satu hingga dua minggu setelah penggalian makam pada 12 Agustus 2026. Pengumuman resmi akan disampaikan oleh ahli forensik yang menangani sampel.

Apakah pemeriksaan luar sudah selesai? Ya. Profesor Ahmad Yudianto telah menyampaikan temuan pemeriksaan luar langsung di lokasi ekshumasi pada 12 Agustus. Yang masih tertunda adalah analisis bagian dalam berupa uji DNA, jaringan, dan identifikasi zat.

Berapa jumlah saksi yang sudah diperiksa? Hingga 19 Agustus 2026, kepolisian telah memeriksa 27 orang saksi dalam perkara ini. Jumlah tersebut dapat bertambah seiring berjalannya proses penyidikan.

Di mana ekshumasi dilakukan? Penggalian makam berlangsung di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dan dilaksanakan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya beserta dokter forensik.

Leave a Comment