Berita

Announced: Viral ‘Pijat India’ Suguhkan Miras, Pemprov DKI Minta Kreator Lebih Bijak

Pemprov DKI Announced Viral 'Pijat India' dan Miras di Danau Sunter, Minta Kreator Lebih Bijak Announced - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta

Desk Berita
Published Juli 19, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Pemprov DKI Announced Viral ‘Pijat India’ dan Miras di Danau Sunter, Minta Kreator Lebih Bijak

Announced – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pernyataan resmi terkait video viral yang menampilkan praktik ‘pijat ala India’ diiringi penyajian minuman keras (miras) di Danau Sunter, Jakarta Utara. Pemprov DKI mengimbau kreator konten untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi melalui media sosial agar tidak menimbulkan kekacauan di ruang publik. Video yang beredar ini menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat dan pihak terkait, sehingga Pemprov DKI mengambil langkah untuk memberikan arahan kepada para pembuat konten.

Langkah Pemprov DKI untuk Mengendalikan Konten Viral

Announced – Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan instruksi untuk mengawasi penggunaan media sosial yang berkaitan dengan aktivitas sosial di ruang umum. Dalam pernyataannya, Chico Hakim, Stafsus Gubernur DKI, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan informasi yang bisa memengaruhi citra kota. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih selektif dalam membagikan berita yang belum terverifikasi, agar tidak menyebarkan misinformasi.

“Announced – Dalam situasi seperti ini, Pemprov DKI berharap kreator konten dan masyarakat umum bisa lebih bijaksana dalam membagikan informasi. Konten yang viral harus memberikan manfaat, bukan malah menciptakan kekacauan di ruang publik,” ujar Chico dalam konferensi pers yang dihadiri oleh sejumlah wartawan.

Announced – Pemprov DKI juga memberikan penjelasan bahwa video viral tersebut menggambarkan kejadian yang tidak sesuai dengan situasi nyata di Danau Sunter. Banyak warga yang mengeluhkan bahwa aktivitas tersebut hanya sebagian kecil dari kehidupan sehari-hari, tetapi menjadi sorotan karena viralnya di media sosial. Dengan Announced ini, pihak berwenang berharap bisa memberikan gambaran yang lebih akurat kepada publik.

Penjelasan dari Satpol PP

Announced – Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok dan Kota Administrasi Jakarta Utara melakukan pemeriksaan langsung di lokasi setelah video viral beredar. Hasilnya, petugas menyatakan bahwa tidak ditemukan adanya praktik ‘pijat ala India’ atau penyajian miras seperti yang ditampilkan dalam video. Kepala Satpol PP mengatakan bahwa konten tersebut lebih mengarah pada penyampaian informasi yang kurang tepat, sehingga memicu kekacauan di masyarakat.

“Announced – Kami telah melakukan klarifikasi terhadap pedagang, warga, dan tokoh masyarakat di sekitar Danau Sunter. Tidak ditemukan aktivitas jasa pijat maupun penyajian miras seperti yang diberitakan dalam video viral tersebut,” jelas Kepala Satpol PP dalam pernyataan resmi.

Announced – Dalam rangka mengoptimalkan penggunaan media sosial, Pemprov DKI mengajak seluruh pihak untuk memperhatikan dampak sosial dari konten yang dibagikan. Ia menekankan bahwa media sosial bisa menjadi alat edukasi, tetapi juga bisa menyebarluaskan berita yang tidak jelas sumbernya. Dengan Announced ini, pihak berwenang berharap masyarakat lebih kritis dalam menerima informasi.

“Announced – Pemprov DKI mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kejelasan informasi. Kami ingin narasi yang dihasilkan dari konten viral bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan malah memicu kebingungan atau kekacauan,” tambah Kepala Satpol PP.

Announced – Selain itu, Pemprov DKI juga mengingatkan para kreator konten agar lebih teliti dalam memproduksi video atau foto yang akan diunggah. Menurut Chico Hakim, konten yang viral tidak hanya berdampak pada citra kota, tetapi juga bisa memengaruhi keputusan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan Announced ini, pihaknya berharap masyarakat lebih percaya pada sumber informasi yang valid.

Leave a Comment