Internasional

Trump Usul Suriah Perangi Hizbullah Jika Israel Tak Mampu

Trump Sarankan Suriah Perangi Hizbullah Jika Israel Tidak Mampu Trump Usul Suriah Perangi Hizbullah Jika - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam

Desk Internasional
Published Juni 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Trump Sarankan Suriah Perangi Hizbullah Jika Israel Tidak Mampu

Trump Usul Suriah Perangi Hizbullah Jika – Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dalam wawancara dengan AFP pada Rabu (17/6/2026), mengungkapkan rekomendasinya bahwa Suriah seharusnya mengambil peran utama dalam memerangi Hizbullah jika Israel tidak mampu menghadapinya. Menurut Trump, kelompok Hizbullah, yang didukung oleh Iran dan memiliki hubungan erat dengan pemerintah Suriah, merupakan ancaman besar terhadap stabilitas wilayah tersebut. Ia menilai bahwa dengan kekuatan militer Suriah yang lebih besar, tugas mengusir Hizbullah dari Lebanon bisa dilakukan lebih efektif dan cepat dibandingkan kebijakan Israel yang selama ini dikritik.

Histori Konflik Hizbullah dan Peran Suriah

Sebelumnya, Trump menyoroti peran Suriah dalam menyebarkan gerakan Hizbullah di Lebanon. Menurutnya, kehadiran Hizbullah di wilayah tersebut tidak bisa dipisahkan dari pengaruh Suriah yang telah memimpin konflik sipil di negara itu hampir selama 14 tahun. Ia mengakui bahwa pemerintahan Suriah saat ini, yang dipimpin oleh Presiden Ahmed al-Sharaa, berhasil mengendalikan situasi setelah kekacauan yang terjadi sejak tahun 2011. Namun, Trump juga mengkritik kebijakan Israel yang terus mengintensifkan serangan terhadap Hizbullah, mengakibatkan kerusakan luas dan korban jiwa di tengah rakyat Lebanon.

“Saya menyarankan Israel agar Suriah mengambil alih pekerjaan memerangi Hizbullah, karena saya yakin Ahmed al-Sharaa akan melakukannya dengan lebih baik,” ujarnya.

Kritik Trump terhadap Kebijakan Israel di Lebanon

Dalam KTT G7 di Prancis, Trump memberikan kritik tajam terhadap tindakan militer Israel yang terus menyerang wilayah Lebanon. Ia menilai pemerintahan Benjamin Netanyahu kurang mampu mengendalikan konflik ini, terutama karena serangan terhadap Hizbullah sering kali berujung pada rasa tidak adil terhadap penduduk sipil. Trump menekankan bahwa kebijakan Israel yang berlebihan, seperti serangan ke apartemen atau tempat umum, justru memperparah kerusakan dan mengorbankan warga Lebanon yang tidak terlibat dalam perang.

“Saya tidak senang dengan cara Israel menangani Lebanon dan Hizbullah. Mereka bisa menyelesaikan tugas itu lebih cepat,” katanya.

Trump menilai bahwa Israel, sebagai negara yang menguasai wilayah perang di Lebanon, terlalu sering melakukan serangan yang mengorbankan rakyat sipil. Ia mencontohkan bahwa serangan terhadap Hizbullah tidak selalu tepat sasaran, karena banyak warga Lebanon yang hidup di daerah yang menjadi sasaran. Menurut Trump, jika Suriah bisa melakukan tugas tersebut dengan lebih akurat, itu akan mengurangi tekanan pada rakyat Lebanon.

Potensi Koalisi Regional dan Dampak Politik

Rekomendasi Trump ini menimbulkan perdebatan mengenai potensi koalisi regional antara Suriah dan Israel. Meski sebelumnya terjadi konflik antara kedua negara, Trump menilai hubungan kembali bisa diperbaiki jika Suriah berperan sebagai mitra dalam melawan Hizbullah. Ia mengungkapkan bahwa pemerintahan Suriah saat ini mungkin lebih stabil dibandingkan masa lalu, terutama setelah ia mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan sebelumnya yang dianggap kurang efektif.

Di sisi lain, Trump juga menyoroti kebijakan Iran yang terus memperkuat Hizbullah melalui dukungan militer dan finansial. Ia menilai bahwa kehadiran Iran di Suriah dan Lebanon memperumit situasi, dan memerlukan pendekatan lebih terpadu dari negara-negara Arab dan Barat untuk menyelesaikan konflik ini. Dengan menyerahkan tugas melawan Hizbullah kepada Suriah, Trump berharap dapat memangkas pengaruh Iran secara langsung di wilayah tersebut.

Trump Usul Suriah Perangi Hizbullah juga menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. Sejumlah kritikus mengatakan bahwa tindakan ini bisa memperkuat hubungan Suriah dengan Iran, sementara pihak lain melihatnya sebagai langkah untuk memperkuat koalisi antara Suriah dan Arab Saudi yang sebelumnya terjalin. Dalam konteks geopolitik, keputusan Trump ini bisa mengubah dinamika perang di Lebanon dan memengaruhi hubungan antara negara-negara Arab dengan Israel.

Leave a Comment