Berita

Meeting Results: Prabowo Puji Dapur Polri Saat Sidak: Nasinya Nggak Kalah Sama Resto Jepang

Prabowo Puji Dapur Polri: Nasinya Nggak Kalah Sama Resto Jepang Meeting Results: Acara Sidak Makan Bergizi Gratis Diwarnai Pujian untuk Dapur Polri Dalam

Desk Berita
Published Juni 4, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Prabowo Puji Dapur Polri: Nasinya Nggak Kalah Sama Resto Jepang

Meeting Results: Acara Sidak Makan Bergizi Gratis Diwarnai Pujian untuk Dapur Polri

Dalam Meeting Results acara konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Rabu (3/6/2026), mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus terhadap kualitas masakan yang disajikan oleh dapur Polri. Acara tersebut menjadi momentum bagi Prabowo untuk mengevaluasi langsung menu yang disediakan dalam program tersebut.

Di acara tersebut, Prabowo mengatakan, “Baru-baru ini saya menghadiri acara makan bersama Pak Tony Robbins di sebuah sekolah. Dapur yang digunakan di sana menurut saya sangat memuaskan. Tapi tiba-tiba saya tertawa? Justru bagus, kalau agak baik berarti memang bagus,” ujarnya dengan nada santai.

Kunjungan tak terduga Prabowo bersama Tony Robbins, seorang motivator dari Amerika Serikat, terjadi di SMPN 111 Jakarta pada hari Selasa (2/6/2026). Dalam acara ini, Prabowo secara langsung mencicipi makanan yang disiapkan untuk peserta MBG, termasuk para siswa. Ia menilai nasi yang disajikan memiliki rasa yang memadai dan tekstur yang lezat, mirip dengan hidangan dari restoran Jepang.

Penilaian Makanan Dapur Polri dan Komentar tentang Porsi

Seusai mencicipi makanan, Prabowo menyampaikan bahwa nasi yang dihidangkan cukup enak dan tidak kalah dengan hidangan dari resto Jepang. Namun, ia juga menyoroti bahwa menu tersebut disiapkan khusus untuk hadirinya. “Saya curiga ini disiapkan khusus untuk saya, karena sudah tahu presiden akan datang. Kalau saya datang lagi, jangan beritahu dulu, biar saya terkejut,” imbuhnya dengan ekspresi tertawa.

Pujian Prabowo tidak hanya terbatas pada nasi. Ia juga menyebut lauk tempe orek yang disajikan sangat lezat, meski porsinya dianggap terlalu sedikit. “Tapi oke, ini untuk siswa SMP. Kalau saya mungkin akan lebih banyak,” jelasnya, menunjukkan penyesuaian terhadap kebutuhan target audiens.

Di sisi lain, sayur labu campur jagung juga disebut cukup enak oleh Prabowo. Namun, ia menambahkan bahwa porsi makanan terbatas. “Pak Tony dan saya makan, dia orangnya besar. Dalam hati, dia merasa kasihan pada anak-anak Indonesia,” pungkasnya sambil tertawa.

Prabowo memanfaatkan Meeting Results ini untuk menyoroti peran Polri dalam memastikan kualitas makanan bagi masyarakat. Ia menilai bahwa dapur Polri telah mampu menghasilkan masakan yang tidak hanya memenuhi standar gizi tetapi juga memiliki rasa yang menarik. “Dapur Polri ini tidak kalah enaknya dengan resto Jepang, jadi sangat layak diapresiasi,” tegasnya.

Program Makan Bergizi Gratis dan Keberlanjutan

Program MBG yang menjadi fokus Meeting Results tersebut bertujuan memberikan akses makanan bergizi kepada masyarakat berpenghasilan rendah. Prabowo menilai inisiatif ini penting karena bisa meningkatkan kesehatan dan nutrisi para peserta. “Selain nasi dan tempe orek, sayur labu campur jagung juga bagus. Jadi, keseluruhan menu sudah baik,” katanya.

Menurut Prabowo, porsi yang disajikan wajib diperbaiki agar lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen. “Kalau nasi dan sayur itu cukup, tapi lauk bisa ditambah,” saran mantan KSAD tersebut. Ia juga menegaskan bahwa program ini perlu dipertahankan dan diperluas ke lebih banyak sekolah di Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Prabowo berharap Polri terus berperan aktif dalam memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat. “Saya berpikir ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan anak-anak Indonesia, terutama dalam hal gizi,” katanya.

Sebagai bagian dari Meeting Results, Prabowo juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan instansi seperti Polri dalam mengembangkan program MBG. Ia menyampaikan bahwa dengan makanan yang enak dan sehat, partisipasi masyarakat dalam program ini akan meningkat. “Karena jika makanannya enak, anak-anak lebih tertarik makan,” jelasnya.

Leave a Comment