Berita

Historic Moment: Layanan Corridor Gate Percepat Embarkasi Jemaah Haji, Khofifah Puji Imigrasi

Layanan Corridor Gate Percepat Embarkasi Jemaah Haji, Khofifah Puji Imigrasi Historic Moment - Sebuah Historic Moment tercipta dalam dunia haji ketika Layanan

Desk Berita
Published Juni 2, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Layanan Corridor Gate Percepat Embarkasi Jemaah Haji, Khofifah Puji Imigrasi

Historic Moment – Sebuah Historic Moment tercipta dalam dunia haji ketika Layanan Corridor Gate resmi diterapkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Internasional Juanda. Layanan ini menjadi bagian dari upaya Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Ditjenim Kemenimipas) untuk mengoptimalkan proses embarkasi jemaah haji, mempercepat waktu penyelesaian administrasi, serta meningkatkan pengalaman selama perjalanan ibadah. Dengan sistem ini, jemaah haji tidak lagi harus mengeluarkan paspor secara manual, melainkan hanya menunjukkan iris mata mereka melalui layar kecil yang terpasang di titik embarkasi.

Proses Embarkasi yang Lebih Efisien

“Dengan layar kecil ini, jemaah haji hanya perlu memperlihatkan iris mata mereka, sehingga tidak lagi diperlukan pengambilan paspor. Proses embarkasi menjadi lebih efisien,” tutur Khofifah dalam video yang diterima detikcom pada Selasa (2/6/2026).

Layanan Corridor Gate merupakan inovasi teknologi yang menggabungkan pengenalan wajah dan irisan mata. Sistem ini dirancang untuk mengurangi waktu tunggu selama pembuatan paspor, yang sebelumnya memakan waktu beberapa jam atau bahkan hari. Khofifah mengungkapkan bahwa adopsi teknologi ini membantu mengatasi rasa lelah jemaah haji yang sering terjadi setelah menghabiskan waktu lama di Arab Saudi dan dalam perjalanan udara dari Tanah Air ke negara tujuan. “Semua upaya ini dilakukan dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian, serta mengoptimalkan digital ecosystem,” pungkas Khofifah, menegaskan komitmen Kemenimipas untuk memberikan layanan yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat.

Implikasi Teknologi dan Kebutuhan Masa Depan

Implementasi Corridor Gate di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda menandai langkah signifikan dalam modernisasi layanan imigrasi Indonesia. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan kecepatan, tetapi juga meminimalkan risiko kesalahan manusia selama proses pemeriksaan. Jemaah haji bisa langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus menunggu lama, terutama pada masa-masa puncak seperti saat pembukaan musim haji. Selain itu, layanan ini juga membantu mengurangi antrian di area embarkasi, menjadikannya lebih efektif dalam mengelola jumlah jemaah yang besar.

Ditjenim Kemenimipas menyatakan bahwa Corridor Gate merupakan bagian dari visi pemerintah dalam mempercepat proses keberangkatan jemaah haji ke tanah suci. Sistem ini dirancang agar selaras dengan kebutuhan masa depan, khususnya dalam konteks digitalisasi layanan publik. “Penggunaan teknologi ini memberikan efek domino positif, karena memudahkan jemaah haji sekaligus meningkatkan kredibilitas dan kemudahan sistem imigrasi,” tambah Khofifah. Dengan inovasi ini, jemaah haji dapat memulai perjalanan mereka lebih cepat, sehingga lebih fokus pada ibadah yang menjadi tujuan utama.

Respon Positif dari Jemaah dan Stakeholder

Penyempurnaan proses embarkasi ini mendapat sambutan positif dari jemaah haji dan berbagai stakeholder terkait. Banyak jemaah yang merasa lega karena tidak lagi dihimpit oleh prosedur yang rumit. “Saya kagum dengan inovasi ini. Prosesnya jauh lebih cepat, dan tidak membuat saya kewalahan,” ungkap salah satu jemaah haji yang ditemui di area embarkasi. Selain itu, pihak Imigrasi juga memperoleh apresiasi dari Kementerian Agama, yang menyatakan bahwa sistem ini dapat menjadi referensi bagi penyempurnaan layanan keberangkatan dalam masa depan.

Penggunaan Corridor Gate juga diperkuat oleh ketersediaan data yang akurat dan up-to-date. Sistem ini terintegrasi dengan database nasional, sehingga bisa memastikan bahwa setiap jemaah yang melalui proses embarkasi telah memenuhi persyaratan administratif yang dibutuhkan. Khofifah menekankan bahwa semua upaya untuk mempercepat embarkasi ini dilakukan dengan tetap menjaga kualitas dan kehati-hatian, terutama dalam hal keamanan. “Dengan Historic Moment ini, kita melihat potensi transformasi dalam pengalaman jemaah haji selama keberangkatan, yang merupakan bagian dari upaya kita untuk memajukan digitalisasi layanan haji.”

Sebagai bagian dari perjalanan haji yang lebih efisien, Layanan Corridor Gate menunjukkan komitmen Kemenimipas untuk mempercepat seluruh rangkaian proses haji, mulai dari pendaftaran hingga keberangkatan. Dengan inovasi ini, jemaah haji tidak hanya terbantu secara waktu, tetapi juga secara emosional, karena merasa lebih tenang dan terlayani dengan baik. Khofifah berharap layanan ini bisa menjadi contoh keberhasilan dalam penerapan teknologi untuk memudahkan masyarakat dalam menghadapi perjalanan bersejarah seperti haji. “Saya yakin Historic Moment ini akan menjadi bagian dari sejarah keberhasilan Kemenimipas dalam meningkatkan kualitas layanan,” pungkasnya.

Leave a Comment