Berita

321 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk Dipindah ke Imigrasi Hari Ini

321 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk Dipindah ke Imigrasi Hari Ini 321 WNA Sindikat Judol di Hayam - Hari ini, 321 warga asing yang terlibat dalam sindikat

Desk Berita
Published Mei 10, 2026
Reading time 1 minutes
Conversation No comments

321 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk Dipindah ke Imigrasi Hari Ini

321 WNA Sindikat Judol di Hayam – Hari ini, 321 warga asing yang terlibat dalam sindikat judi online (judol) di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, dibawa ke kantor Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Tindakan ini menjadi bagian dari proses hukum yang terus berlangsung secara bersamaan antara Polri dan instansi terkait.

“Pemindahan ini dilakukan untuk mengarahkan para pelaku ke beberapa lokasi pemeriksaan keimigrasian guna pengembangan kasus,” ujar Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam pernyataan resmi, Minggu (10/5/2026).

Menurut informasi yang diberikan, para WNA tersebut dibagi ke tiga tempat penyimpanan. Rincian penempatan mencakup 150 orang di Rudenim, 150 orang di Direktorat Imigrasi Pusat, dan 21 orang lainnya di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.

Sebelumnya, dalam operasi penggerebekan pada Kamis (7/5), Polri telah menangkap 321 orang yang sedang menjalankan aktivitas judi online. Para pelaku tersebut berasal dari berbagai negara, termasuk Vietnam, Tiongkok, Myanmar, Laos, Thailand, Malaysia, dan Kamboja.

“Para pelaku ditangkap saat sedang melakukan operasional situs judol. Total orang yang diamankan mencapai 321,” tutur Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra di lokasi, Sabtu (9/5).

Wira menjelaskan bahwa para WNA memasuki Indonesia melalui visa wisata. Namun, visa mereka telah habis masa berlakunya, sehingga kini mereka dianggap tidak memiliki status legal untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Asal Negara WNA yang Terlibat

  • Vietnam: 228 orang
  • Tiongkok: 57 orang
  • Myanmar: 13 orang
  • Laos: 11 orang
  • Thailand: 5 orang
  • Malaysia: 3 orang
  • Kamboja: 3 orang

Leave a Comment