Berita

Key Strategy: Qodari Bicara Prabowo Punya Hubungan Baik dengan Trump, Putin dan Xi Jinping

Key Strategy dalam Membangun Hubungan Global Prabowo Key Strategy - Dalam wawancara terbaru, Muhammad Qodari, seorang pemimpin Badan Komunikasi Pemerintah

Desk Berita
Published Juni 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Key Strategy dalam Membangun Hubungan Global Prabowo

Key Strategy – Dalam wawancara terbaru, Muhammad Qodari, seorang pemimpin Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto, mantan presiden, membangun hubungan yang sangat strategis dengan tokoh-tokoh dunia seperti Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, serta Presiden Tiongkok Xi Jinping. Menurut Qodari, kekuatan hubungan personal Prabowo dengan para pemimpin negara besar memiliki dampak signifikan dalam memperkuat keberadaan Indonesia di panggung internasional.

“Prabowo adalah tokoh yang unik, mungkin satu-satunya orang di dunia yang bisa menjalin hubungan positif dengan kekuatan adidaya seperti AS, Rusia, dan Tiongkok. Beliau memiliki koneksi yang baik dengan Trump, Putin, dan Xi Jinping, yang bisa menjadi pilar dalam strategi diplomatik nasional,” ujar Qodari, dikutip dari Antara, Minggu (31/5/2026).

Menurut Qodari, hubungan tersebut berperan penting dalam menentukan arah kebijakan luar negeri Indonesia. Dengan menyusun key strategy yang tepat, Prabowo dianggap mampu membangun jembatan antara Indonesia dan negara-negara besar, baik dalam urusan ekonomi maupun politik. Dia menekankan bahwa keterlibatan langsung dengan tokoh-tokoh internasional bukan hanya sekadar hubungan formal, tetapi juga melibatkan komunikasi yang dinamis dan saling menguntungkan.

Strategi Diplomasi Indonesia

Dalam pembicaraannya, Qodari menjelaskan bahwa key strategy yang diusung Prabowo memperhatikan aspek keberlanjutan dan keseimbangan. Ia menyatakan bahwa hubungan dengan Trump, Putin, dan Xi Jinping tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi, tetapi juga pada pemahaman mutual tentang isu-isu global yang relevan. Misalnya, dalam isu perubahan iklim, keamanan regional, maupun kerja sama militer.

“Kita bisa melihat bahwa hubungan antara Prabowo dan para pemimpin dunia ini membuka peluang untuk Indonesia menjadi pemain utama dalam berbagai negara. Keterlibatan langsung di tingkat kepala negara bisa mempercepat proses negosiasi dan meningkatkan kredibilitas diplomasi kita,” tambah Qodari.

Qodari menyoroti bahwa key strategy ini membantu Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik yang kian kompleks. Dengan memanfaatkan jaringan personal Prabowo, pemerintah bisa menggarap peluang investasi, perdagangan, serta kolaborasi dalam sektor strategis. Ia juga menyoroti bahwa hubungan dengan Trump, Putin, dan Xi Jinping menjadi bagian dari key strategy yang lebih luas, yaitu membangun kepercayaan bersama di tingkat global.

Mengapa Hubungan Prabowo dengan Tokoh Global Penting?

Kemampuan Prabowo dalam membangun hubungan yang baik dengan tokoh adidaya disebut Qodari sebagai salah satu elemen penting dalam key strategy Indonesia. Menurutnya, kekuatan pribadi Prabowo bisa memperkuat posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional, seperti organisasi perdagangan dunia atau perjanjian bilateral.

“Menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian, kekuatan personal seperti yang dimiliki Prabowo bisa menjadi key strategy yang efektif untuk mewakili kepentingan Indonesia. Ia mampu berbicara secara langsung dengan para pemimpin, tanpa terikat pada keterbatasan prosedur diplomatik,” jelas Qodari.

Qodari juga menggarisbawahi bahwa hubungan antara Prabowo dan Trump, Putin, maupun Xi Jinping bisa menjadi titik temu untuk mengatasi konflik kepentingan. Misalnya, dalam situasi ketegangan antara AS dan Tiongkok, Prabowo bisa menjadi perwakilan Indonesia yang dianggap netral dan mampu membawa solusi kreatif. Selain itu, koneksi ini juga bisa menjadi jembatan bagi negara-negara berkembang yang ingin memperoleh akses ke pasar dan teknologi internasional.

Dengan key strategy yang diusung, Qodari menilai bahwa Prabowo berpotensi menjadi juru bicara utama Indonesia di tingkat global. Ia berharap hubungan tersebut bisa terus dipertahankan dan dikembangkan, agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama dalam kebijakan luar negeri. Dalam konteks ini, Qodari menekankan bahwa key strategy yang dibangun tidak hanya bersifat bilateral, tetapi juga mencakup kerja sama multilateral yang lebih luas.

Leave a Comment