Berita

Truk SDA yang Angkut Puing Jalan Amblas Terperosok di Lenteng Agung

k di Lenteng Agung Insiden Jalan Amblas di Jagakarsa Truk SDA yang Angkut Puing Jalan - Di Jalan Raya Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan

Desk Berita
Published Mei 29, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Truk SDA yang Angkut Puing Jalan Amblas Terperosok di Lenteng Agung

Insiden Jalan Amblas di Jagakarsa

Truk SDA yang Angkut Puing Jalan – Di Jalan Raya Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, terjadi kerusakan jalan yang cukup signifikan. Bagian permukaan jalan mengalami longsor dan terbuka lebar. Truk yang menjadi bagian dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jaksel, yang sedang mengangkut sisa-sisa puing untuk perbaikan, terperosok ke dalam lubang yang terbentuk.

Pada Jumat (29/5/2026) pukul 11.30 WIB, detikcom melihat truk tersebut berada di lokasi kejadian. Saat melintasi permukaan jalan yang tidak stabil, kendaraan terjebak hingga menyebabkan lubang di sisi kanan jalan. Akibatnya, beberapa pengendara harus menghentikan kendaraan mereka sementara petugas melakukan evakuasi.

Motorcyclist terpaksa mengambil jalur alternatif melalui jalan kecil untuk menghindari daerah yang terus mengalami kerusakan. Dinas SDA bersama petugas lain sedang berupaya mengangkat truk dari dalam lubang dengan bantuan eksavator. Proses evakuasi memakan waktu hingga pukul 12.00 WIB, saat lalu lintas akhirnya dibuka.

Penjelasan Petugas

Kasatpel Dinas SDA Kecamatan Jagakarsa, Sartono, memberikan keterangan tentang penyebab kejadian. Menurutnya, kerusakan jalan diakibatkan oleh usia saluran air yang sudah tidak cukup kuat.

“Penyebabnya adalah karena saluran air yang sudah mengalami keropos akibat usia. Ada crossing dengan saluran berukuran sekitar 3 meter, tetapi mungkin sudah tidak lagi memperkuat struktur,” ujarnya kepada wartawan di lokasi.

Sartono menambahkan, jatuhan puing dari jalan tidak menghalangi aliran air. Namun, sebagian dari saluran air tersebut masih mengalami erosi akibat tanah yang tergerus.

“Alhamdulillah, air tetap bisa mengalir lancar. Hanya sekitar sepertiga dari saluran itu yang jatuh, tetapi tidak sampai menahan aliran. Sebagian kecil justru terbawa tanah, dan akan dibersihkan sementara,” jelasnya.

Saat ini, petugas polisi dan Dishub masih bekerja keras untuk menangani kondisi jalan yang rusak. Lalu lintas sementara dibuka dengan satu jalur untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan.

Leave a Comment