Berita

Meeting Results: Demo di Lapas Bollangi Gowa Berujung Perusakan, 8 Provokator Ditangkap

Berujung Perusakan, 8 Provokator Ditangkap Meeting Results - Aksi demonstrasi yang berlangsung di Lapas Bollangi Gowa pada Senin (25/5/2026) berujung pada

Desk Berita
Published Mei 26, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Table of Contents
  1. Demo Lapas Bollangi Gowa Berujung Perusakan, 8 Provokator Ditangkap
  2. Pengembangan Keberlanjutan Diskusi

Demo Lapas Bollangi Gowa Berujung Perusakan, 8 Provokator Ditangkap

Meeting Results – Aksi demonstrasi yang berlangsung di Lapas Bollangi Gowa pada Senin (25/5/2026) berujung pada perusakan dan penangkapan 8 orang provokator. Berdasarkan hasil meeting yang diadakan oleh Ditjenpas Kemenimipas, aksi ini dimulai saat sekitar 40 peserta demonstrasi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Pemerhati Hukum (AMPH) melakukan unjuk rasa tanpa izin resmi dari kepolisian, baik Polres Gowa maupun Polsek Bontomarannu.

Latar Belakang Aksi

Menurut jubir Ditjenpas, Rika Aprianti, aksi ini didorong oleh kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah dalam pengelolaan lapas. Para peserta aksi menyampaikan tuntutan mereka melalui meeting yang telah mereka persiapkan secara matang. Meeting Results ini mencakup diskusi tentang kondisi tahanan, penggunaan alat bantu hukum, serta kesesuaian prosedur dalam penanganan kasus di lapas tersebut.

Dalam meeting Results, para peserta aksi menekankan pentingnya transparansi dalam proses pemeriksaan dan pemasyarakatan. Mereka juga menyoroti adanya pelanggaran hak-hak tahanan, termasuk kurangnya perlindungan terhadap para narapidana yang dianggap tidak adil. Aksi demonstrasi yang dijadwalkan sejak awal berlangsung tanpa adanya pengumuman resmi, sehingga menimbulkan ketidakpastian bagi masyarakat sekitar.

“Aksi demonstrasi ini diawali dengan meeting yang diadakan di satu tempat terpencil, di mana para peserta menegaskan keinginan mereka untuk menyampaikan aspirasi langsung ke pihak berwenang,” tutur Rika dalam siaran persnya.

Perkembangan Aksi dan Tindakan Pihak Kemenimipas

Setelah meeting berlangsung, aksi demonstrasi dilakukan dengan menyerbu Lapas Sungguminasa. Para peserta aksi melakukan tindakan merusak, seperti menabrakkan motor ke pintu ruang P2U, melemparkan kaca, dan merusak sarana kunjungan bagi warga binaan. Fasilitas seperti tempat duduk dan perlengkapan penjara juga tidak luput dari kerusakan. Selain itu, terjadi pembakaran ban yang mengganggu lalu lintas di sekitar lapas.

Meeting Results menunjukkan bahwa Kemenimipas langsung mengambil langkah tindakan setelah menerima laporan. Kepala lapas bersama tim berkoordinasi dengan Polsek Bontomarannu dan Koramil 1409-03 untuk memastikan keamanan dan menghentikan aksi yang semakin memanas. Dalam meeting tersebut, mereka menyepakati penahanan delapan orang yang dianggap sebagai penggerak utama aksi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dua di antara delapan orang provokator ditemukan mengandung narkoba. Kemenimipas menegaskan bahwa penahanan ini dilakukan sebagai bentuk kebijakan meeting results yang menekankan perlunya penegakan hukum secara tegas. “Kita tidak ingin aksi seperti ini terulang lagi, jadi meeting results kita harus dijalankan secara disiplin,” jelas Rika.

Pengembangan Keberlanjutan Diskusi

Meeting Results juga menyebutkan bahwa pihak Kemenimipas berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan ruang diskusi. Mereka berencana mengadakan forum terbuka untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyelesaikan sengketa yang muncul. “Seluruh pengaduan dan layanan akan diproses sesuai dengan prosedur standar,” imbuh Rika.

Sebagai tindak lanjut dari meeting results, Kemenimipas berencana melakukan evaluasi terhadap sistem pengelolaan lapas di Gowa. Mereka juga akan memperkuat kerja sama dengan kepolisian untuk mencegah aksi serupa di masa depan. “Meeting results ini menjadi langkah penting untuk memperbaiki proses pengelolaan lapas dan menjaga ketertiban,” tambah Rika.

Leave a Comment