Berita

New Policy: Putri Zulhas Sebut Pesan Presiden soal SDA Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Putri Zulhas: New Policy untuk Memperkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pengelolaan SDA New Policy - Sebagai bagian dari upaya pembangunan yang berkelanjutan

Desk Berita
Published Mei 20, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Putri Zulhas: New Policy untuk Memperkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pengelolaan SDA

New Policy – Sebagai bagian dari upaya pembangunan yang berkelanjutan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya implementasi kebijakan baru yang fokus pada pengelolaan sumber daya alam (SDA) untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dalam pidatonya, Jokowi menggarisbawahi bahwa SDA Indonesia harus menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan, bukan hanya sekadar komoditas ekspor. Putri Zulkifli Hasan, seorang tokoh politik dan anggota DPR RI, menyambut positif pesan ini, mengingat kebijakan baru ini memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.

Strategi Pengelolaan SDA dalam New Policy

Putri menegaskan bahwa New Policy yang diusung pemerintah bertujuan mengubah cara pengelolaan SDA dari model tradisional ke sistem yang lebih transparan dan berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan ini harus mendorong hilirisasi industri, yaitu proses memperluas nilai tambah dari bahan mentah menjadi produk siap konsumsi. Dengan demikian, keuntungan ekonomi dari SDA tidak hanya terkonsentrasi di sektor pertambangan, tetapi juga menyebar ke industri manufaktur, perdagangan, dan layanan. “New Policy ini menjadi peluang untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif,” kata Putri dalam wawancara terpisah.

Pada pelaksanaannya, New Policy diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan dengan mengoptimalkan manfaat SDA bagi masyarakat lokal. Putri menyoroti pentingnya regulasi yang mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan mengenai penggunaan SDA. Ia juga menekankan perlunya inovasi teknologi untuk memastikan eksploitasi SDA tidak merusak lingkungan, sekaligus meningkatkan efisiensi dalam produksi energi dan komoditas lain.

Kebijakan New Policy dan Penciptaan Lapangan Kerja

Dalam wawancara dengan media, Putri Zulkifli Hasan memaparkan bahwa New Policy juga menjadi alat untuk meningkatkan jumlah lapangan kerja di sektor SDA. Menurutnya, sektor pertambangan dan energi memiliki potensi besar dalam menyerap tenaga kerja, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya mengandalkan sektor pertanian. “Pembangunan berkelanjutan tidak bisa tercapai tanpa peningkatan kesejahteraan rakyat melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan,” tambah Putri, yang juga menjabat sebagai pimpinan Komisi XII DPR RI.

Kebijakan New Policy diharapkan mampu mengatasi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat pedesaan dan daerah terpencil. Putri menjelaskan bahwa dengan menekankan ekonomi kerakyatan, pemerintah bisa mengurangi risiko ketimpangan antara daerah penghasil SDA dan daerah lain. Ia juga mengungkapkan bahwa perlu ada kebijakan yang memberikan insentif kepada masyarakat lokal untuk berpartisipasi dalam pengelolaan SDA, termasuk melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Putri menyoroti peran penting New Policy dalam mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim. Ia mengatakan bahwa pemerintah harus terus mendorong transisi ke energi terbarukan, seperti solar dan hidro, sebagai bagian dari kebijakan yang berkelanjutan. Dengan New Policy, Putri berharap bahwa kekayaan alam Indonesia tidak hanya menjadi sumber penerimaan negara, tetapi juga alat untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara nasional.

Kebijakan New Policy juga menitikberatkan pada aspek kesehatan ekonomi dan lingkungan. Putri menegaskan bahwa penguasaan SDA harus sejalan dengan perlindungan lingkungan hidup, agar tidak mengakibatkan degradasi ekosistem. Ia menambahkan bahwa New Policy harus diimbangi dengan kebijakan lingkungan yang ketat, termasuk pengawasan terhadap emisi karbon dan penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan. “New Policy ini bukan hanya tentang pengelolaan SDA, tetapi juga tentang tanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” pungkas Putri.

Dalam konteks globalisasi, New Policy diharapkan mampu menjawab tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia. Putri menyatakan bahwa pemerintah harus fokus pada peningkatan kualitas produk SDA, agar bisa bersaing di pasar internasional. Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini perlu didukung oleh kebijakan industri yang mendorong inovasi dan pengembangan teknologi. Dengan demikian, ekonomi kerakyatan tidak hanya menjadi kesejahteraan jangka pendek, tetapi juga fondasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Leave a Comment