Tangsel Perkuat PAUD untuk Tingkatkan Partisipasi Pendidikan Anak Usia Dini
Wahanaberita.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan penguatan terhadap sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini. Upaya ini bertujuan mendorong kenaikan angka partisipasi sekolah di jenjang PAUD. Langkah strategis ini juga mendukung program wajib belajar 13 tahun yang digagas pemerintah, sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sejak dini.
Program Prioritas dalam RPJMD 2025-2029
Kegiatan peningkatan fasilitas PAUD masuk dalam daftar program prioritas yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Tangerang Selatan untuk periode 2025-2029. Melalui pendekatan ini, Pemkot Tangsel berkomitmen memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan setara untuk meraih pendidikan berkualitas.
Wali Kota Benyamin Davnie menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia perlu dimulai sejak usia dini. Penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas harus didukung fasilitas memadai agar anak-anak tumbuh optimal.
Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Karena itu, kita harus memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang baik sejak usia dini agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
Ungkapan tersebut disampaikan Benyamin Davnie dalam keterangan tertulis pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Target 115 Satuan Pendidikan PAUD pada 2026
Rizkia Fitria, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, menjelaskan bahwa program ini menargetkan 115 satuan pendidikan PAUD pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, bantuan telah dialokasikan untuk 72 lembaga melalui APBD Murni 2026. Sisa alokasi akan dilanjutkan melalui anggaran perubahan.
Penetapan lembaga penerima bantuan didasarkan pada hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh pengawas PAUD formal serta penilik pendidikan nonformal. Proses seleksi ini memastikan bantuan tepat sasaran kepada lembaga yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan dukungan.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sarana penunjang pembelajaran. Di antaranya terdapat meja dan kursi anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, serta alat peraga edukatif yang mendukung proses belajar mengajar.
Ada meja, kursi untuk anak-anak, loker penyimpanan tas, papan tulis, alat peraga edukatif, dan kebutuhan lainnya. Pengawas dan penilik memastikan setiap lembaga yang menerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan sarana pembelajaran.
Alokasi Anggaran Rp4 Miliar untuk PAUD
Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengalokasikan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk mendukung program peningkatan sarana dan prasarana PAUD pada tahun 2026. Melalui dukungan fasilitas belajar yang semakin memadai, diharapkan semakin banyak anak mengikuti pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Rizkia Fitria menambahkan bahwa dengan sarana dan prasarana yang lebih baik, angka partisipasi sekolah pada jenjang PAUD diharapkan terus meningkat. Saat ini angkanya sudah mencapai sekitar 90 persen, tetapi pemerintah ingin terus meningkatkannya hingga semakin optimal.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemkot Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah?
Pemkot Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemkot Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah matter?
Pemkot Tangsel Dorong Angka Partisipasi Sekolah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
