Melindungi Tuah Marwah

Polda Riau Bekali 70 Polwan Kemampuan Public Speaking dan Negosiasi

Kepolisian Daerah Riau kembali menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan yang strategis. Kapolda Riau

Desk Melindungi Tuah Marwah
Published Agustus 5, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Polda Riau Bekali 70 Polwan dengan Kemampuan Public Speaking dan Negosiasi
  2. Related Reading

Polda Riau Bekali 70 Polwan dengan Kemampuan Public Speaking dan Negosiasi

Wahanaberita.com – Kepolisian Daerah Riau kembali menunjukkan komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan yang strategis. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, secara konsisten mendorong pengembangan kapasitas para perempuannya dalam bertugas. Inisiatif terbaru adalah pemberian materi public speaking dan negosiasi kepada 70 anggota wanita yang diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau.

Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 5 Agustus 2026 ini menghadirkan narasumber berpengalaman untuk membimbing para peserta. Linda Nur Lestari, SE, CMT, menjadi salah satu pembicara utama yang berbagi ilmu tentang teknik komunikasi efektif. Pelatihan ini dirancang khusus untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi para Polwan dalam berbagai situasi tugas.

Program Peningkatan Kompetensi Polwan

Karo SDM Polda Riau, Kombes Boy Jeckson Situmorang, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian integral dari program peningkatan kompetensi Polwan yang menjadi perhatian utama Kapolda Riau. Sebagai Pembina Harian Polwan, Kombes Boy turut mendorong terlaksananya program tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polwan, khususnya dalam kemampuan komunikasi, kepercayaan diri dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Biro SDM Polda Riau dalam mendukung program Kapolda Riau di bidang peningkatan kualitas personel. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Polwan diharapkan semakin profesional, percaya diri dan mampu menjadi komunikator yang efektif di tengah masyarakat. Dengan kemampuan public speaking yang semakin baik, Polwan diharapkan tidak hanya tampil sebagai sosok yang profesional dalam menjalankan tugas Kepolisian, tetapi juga mampu menjadi representasi Polri yang humanis, komunikatif dan dekat dengan masyarakat.

Materi dan Metode Pelatihan

Selama pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan teori, tetapi juga mengikuti praktik dan roleplay activity untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dalam berbagai situasi yang dihadapi saat bertugas. Sejumlah materi yang diberikan meliputi teknik berbicara dan berperilaku sebagai Polwan negosiator ketika menghadapi masyarakat dalam aksi demonstrasi, teknik berbicara di depan kamera dan media sosial, Impactful Communication and Public Speaking, hingga praktik komunikasi melalui simulasi.

Pada hari pertama, pelatihan diikuti 35 Polwan yang berasal dari Polresta Pekanbaru, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditreskrimum, Ditlantas, Ditbinmas, SPKT dan Bidhumas Polda Riau. Jumlah peserta yang sama juga mengikuti pelatihan pada hari kedua. Metode praktik dan roleplay menjadi bagian penting dalam pelatihan karena peserta dapat langsung mempraktikkan teknik komunikasi yang telah dipelajari.

Pentingnya Kemampuan Komunikasi bagi Polwan

Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensa, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Kapolda Riau untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Polwan.

“Ini merupakan salah satu program Bapak Kapolda Riau untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Polwan. Public speaking sangat penting karena Polwan dalam pelaksanaan tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dituntut mampu berkomunikasi dengan baik dalam berbagai situasi,” ujar Vera, dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Menurut Vera, kemampuan komunikasi bukan hanya dibutuhkan ketika Polwan memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kemampuan negosiasi, penyampaian informasi maupun komunikasi melalui media.

“Polwan harus mampu berbicara dengan tenang, humanis, percaya diri dan tepat sasaran. Baik saat memberikan pelayanan, menghadapi masyarakat, melakukan negosiasi ketika terjadi demonstrasi, maupun saat menyampaikan informasi melalui kamera dan media sosial,” jelasnya.

Frequently Asked Questions

Apa tujuan utama pelatihan public speaking dan negosiasi bagi Polwan?

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi Polwan dalam berkomunikasi dengan masyarakat. Kemampuan public speaking sangat penting karena Polwan dalam pelaksanaan tugas bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dituntut mampu berkomunikasi dengan baik dalam berbagai situasi.

Siapa saja narasumber yang terlibat dalam pelatihan ini?

Narasumber yang terlibat termasuk Linda Nur Lestari, SE, CMT, serta para pejabat Polda Riau seperti Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Karo SDM Kombes Boy Jeckson Situmorang, dan Pakor Polwan AKBP Vera Taurensa.

Berapa jumlah peserta yang mengikuti pelatihan?

Sebanyak 70 Polwan mengikuti pelatihan yang dibagi menjadi dua hari. Setiap hari diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari berbagai unit di Polda Riau termasuk Polresta Pekanbaru, Ditsamapta, Ditpamobvit, Ditreskrimum, Ditlantas, Ditbinmas, SPKT dan Bidhumas.

Kapan dan di mana pelatihan ini dilaksanakan?

Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4 hingga 5 Agustus 2026 di wilayah Polda Riau. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Riau sebagai bagian dari program peningkatan kompetensi Polwan.

70 Polwan Polda Riau dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam public speaking dan negosiasi, Rabu (5/8/2026). Foto: dok. Istimewa

Leave a Comment